Ada banyak contoh kerja part time yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Tidak hanya mahasiswa atau generasi muda, pekerjaan ini juga bisa dilakukan oleh berbagai kalangan, termasuk mereka yang sudah memiliki pekerjaan tetap.
Kerja part time merupakan jenis pekerjaan dengan jam kerja yang lebih singkat dibandingkan pekerjaan penuh waktu dan umumnya bersifat sementara. Sistem kerja ini memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk menyesuaikan waktu dengan aktivitas lainnya.
Penghasilan pekerja part time biasanya dihitung berdasarkan durasi kerja atau total jam yang dijalani. Alasan seseorang memilih kerja part time pun beragam, mulai dari mencari penghasilan tambahan, menabung, hingga mengisi waktu luang secara produktif. Apa saja? Yuk, simak!
Skill Apa yang Banyak Dicari untuk Kerja Part Time?
Kerja part time atau paruh waktu berarti kita bekerja dalam beberapa jam per minggu saja, biasanya kurang dari 7 jam/hari atau 30-35 jam/minggu. Berbeda dengan pekerjaan full time yang bisa dilakukan 8-9 jam dalam sehari atau 40-45 jam per minggu. Disini artinya pekerja paruh waktu bisa dilakukan oleh pelajar, orang tua, atau cocok untuk kita yang ingin menambah uang tambahan.
Nah, Teman Belajar juga harus paham kalau skill yang paling dibutuhkan di tahun ini dan yang akan datang adalah kombinasi antara skill digital: AI, data analyst, cybersecurity, dan digital marketing, serta soft skills: berpikir kritis & analitis, problem solving, kreativitas. Semua skill ini juga harus didukung dengan kemampuan berbahasa asing, loh. Hal ini karena ternyata kerja part time sering direkrut oleh perusahaan luar negeri. Maka, ini sangat penting agar Teman Belajar aware dengan adaptasi skill yang terus berkembang.
Contoh Kerja Part Time di Bidang Digital
1. Content Writer
Profesi content writer semakin diminati seiring meningkatnya kebutuhan konten digital oleh perusahaan maupun organisasi. Konten yang dihasilkan sangat beragam, mulai dari artikel, blog, materi pemasaran, hingga unggahan media sosial. Pekerjaan ini cocok bagi kamu yang gemar menulis, kreatif, dan mampu menyampaikan informasi dengan jelas.
2. Copywriting
Teman Belajar yang jago nulis dan bikin copy yang engaging, menjadi freelance copywriter adalah peluang yang besar. Copywriter banyak dibutuhkan di berbagai industri apalagi untuk kebutuhan konten digital di berbagai platform digital. Misalnya, untuk deskripsi produk, materi marketing, konten, hingga kebutuhan aset digital perusahaan.
3. Graphic Design

Graphic designer bertanggung jawab dalam membuat dan mengedit materi digital marketing maupun cetak, seperti logo, brosur, iklan, hingga desain website. Profesi ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan maupun pelaku usaha untuk memperkuat identitas visual mereka.
Jika kamu punya skill mengedit gambar dan foto serta berpengalaman dalam desain website, peluang untuk bekerja sebagai graphic designer paruh waktu terbuka cukup luas.
4. UI/UX Designer
UI/UX Designer adalah profesi yang berfokus pada perancangan tampilan (User Interface) dan pengalaman pengguna (User Experience) pada sebuah aplikasi atau website. Dalam posisi part time, UI/UX Designer biasanya bertugas membuat wireframe, mockup, hingga prototype, serta memastikan desain mudah digunakan dan nyaman bagi pengguna.
Contoh kerja part time ini cocok untuk kamu yang memiliki ketertarikan pada desain digital, memahami perilaku pengguna, dan mampu bekerja dengan tools desain seperti Figma atau Adobe XD. Jam kerja yang fleksibel membuat posisi ini ideal sebagai job part time, baik untuk mahasiswa atau profesional.
5. Website Developer

Website Developer adalah pekerjaan yang bertanggung jawab dalam membangun, mengembangkan, dan memelihara sebuah website. Sebagai pekerja part time, tugasnya dapat berupa pembuatan halaman website, perbaikan bug, optimasi performa, hingga penyesuaian fitur sesuai kebutuhan klien.
Posisi ini cocok bagi kamu yang memiliki kemampuan pemrograman seperti HTML, CSS, JavaScript, atau framework tertentu. Pekerjaan paruh waktu sebagai website developer umumnya sering punya fleksibilitas waktu dan dapat dikerjakan secara remote.
6. Virtual Assistant
Virtual assistant (VA) adalah profesi yang bertugas membantu satu atau lebih manajer atau eksekutif secara jarak jauh. Pekerjaan ini banyak diminati karena fleksibel dan bisa dikerjakan dari mana saja.
Tugas seorang virtual assistant meliputi menjadwalkan janji, menjawab panggilan telepon, mengelola kalender, hingga melakukan input data. Tak hanya itu, kini juga banyak virtual assistant yang bergerak di bidang spesialisasi tertentu, seperti digital marketing atau business. Pekerjaan ini cocok untuk kamu yang mampu mengerjakan banyak tugas sekaligus, teliti, dan memiliki kemampuan organisasi yang baik. Penghasilan yang diperoleh dapat bervariasi, tergantung pada jenis dan jumlah tugas yang dikerjakan.
7. Social Media Specialist
Social Media Specialist adalah profesi yang bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan strategi media sosial untuk meningkatkan brand awareness dan interaksi audiens. Dalam pekerjaan paruh waktu, tugasnya meliputi perencanaan konten, analisis performa akun, pembuatan caption, serta pemantauan tren media sosial.
Pekerjaan ini cocok bagi kamu yang kreatif, up to date dengan tren digital, dan memahami cara kerja berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan X.
8. Social Media Admin
Contoh kerja part time selanjutnya yakni, social Media Admin bertugas menjalankan operasional harian akun media sosial. Pekerjaan ini biasanya mencakup mengunggah konten sesuai jadwal, membalas komentar dan pesan, serta menjaga interaksi dengan pengikut.
Posisi paruh waktu ini cocok untuk kamu yang teliti, komunikatif, dan aktif menggunakan media sosial. Jam kerja yang fleksibel membuatnya mudah disesuaikan dengan aktivitas lain.
9. Host Live Streaming
Host live streaming adalah pekerjaan yang bertugas memandu siaran langsung, baik untuk promosi produk, hiburan, maupun edukasi. Sebagai host, kamu harus mampu berbicara dengan percaya diri, menarik perhatian audiens, dan berinteraksi secara aktif selama siaran berlangsung.
Pekerjaan part time ini banyak diminati karena fleksibel dan berpotensi memberikan penghasilan tambahan melalui komisi atau bonus performa, serta banyak dibutuhkan di era digital saat ini.
10. AI Trainer
Contoh kerja part time selanjutnya yakni AI Trainer. Pekerjaan ini bertugas membantu melatih sistem kecerdasan buatan agar dapat bekerja dengan lebih akurat. Tugasnya dapat meliputi memberi label data, mengevaluasi hasil AI, serta memberikan umpan balik terhadap respons sistem.
Pekerjaan paruh waktu ini cocok bagi kamu yang teliti, memiliki kemampuan berpikir logis, dan tertarik pada teknologi. Sebagian besar posisi AI Trainer dapat dikerjakan secara remote dengan jam kerja yang fleksibel.
11. Transcriber
Transcriber adalah pekerjaan yang bertugas mengubah rekaman audio menjadi teks tertulis secara akurat. Profesi ini banyak dibutuhkan di berbagai bidang, seperti medis, perkantoran, hingga perusahaan media.
Sebagian besar pekerjaan transcriber menawarkan jadwal kerja yang fleksibel dan tidak selalu membutuhkan pengalaman atau pendidikan tinggi. Modal utama yang diperlukan adalah kemampuan mendengar dengan baik, fokus pada detail, serta keterampilan mengetik yang cepat dan rapi.
12. SEO Specialist

Contoh kerja part time selanjutnya di bidang digital yakni SEO Specialist. Pekerjaan ini adalah orang yang bertanggung jawab untuk meningkatkan pertumbuhan organic traffic di search engine. Pekerjaan ini banyak dibutuhkan oleh beragam industri karena mereka membutuhkan visibilitas bisnisnya agar bisa dijangkau orang lebih banyak. Tak hanya di dalam negeri, banyak project yang berada di luar negeri serta kerja lewat jarak jauh. Jika kamu ingin menemukan peluangnya, aktiflah di Linkedin, Upwork, atau membuat profile di Fiverr.
Baca juga: 20+ Website Freelance Terbaik: Kelebihan dan Kekurangan
Contoh Kerja Part Time di Bidang Non Digital
1. Barista
Barista adalah salah satu pilihan kerja part time yang populer, terutama untuk mengisi waktu di akhir pekan. Seorang barista bertanggung jawab dalam menyiapkan kopi dan minuman lainnya sesuai standar yang telah ditentukan.
Pekerjaan ini membutuhkan keterampilan menyajikan minuman dengan baik serta kemampuan berinteraksi dengan pelanggan. Jam kerja yang fleksibel membuat profesi barista sering dilakukan oleh mahasiswa.
2. Asisten Peneliti
Asisten peneliti merupakan pekerjaan yang cocok bagi mahasiswa atau orang yang senang melakukan research, terutama yang memiliki ketertarikan di bidang akademik dan penelitian. Profesi ini biasanya melibatkan kerja sama langsung dengan dosen atau tim peneliti.
Tugas asisten peneliti meliputi pengumpulan dan analisis data, penyusunan materi, serta membantu berbagai kebutuhan yang mendukung jalannya proyek penelitian.
3. Kasir

Bekerja di toko sebagai kasir menjadi salah satu pilihan pekerjaan non-digital yang cukup sering dibuka. Tugas utamanya meliputi melayani pelanggan, memproses transaksi, serta menjaga kebersihan dan kerapian toko. Posisi kasir di Indonesia masih banyak dibuka di supermarket, minimarket, restoran, kafe, dan lainnya. Sayangnya, menurut data U.S. Bureau of Labor Statistics, ternyata di Amerika Serikat, pekerjaan kasir diproyeksikan menurun sekitar 10% dalam 10 tahun ke depan karena otomatisasi. Ini akan berlaku juga di Indonesia mengingat maraknya teknologi AI.
4. Kurir
Contoh kerja part time selanjutnya yakni kurir. Pekerjaan sebagai kurir cocok untuk kita yang menginginkan jam kerja fleksibel dan aktivitas yang lebih dinamis. Tugas utamanya adalah mengantarkan barang ke pelanggan. Melalui pekerjaan ini, kita belajar mengatur waktu dengan baik sekaligus meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan pelanggan. Tapi, kekurangannya adalah mobilitasnya yang tinggi dan banyak menghabiskan waktu di jalanan sehingga kurang cocok bagi kita yang punya waktu luang sedikit.
5. Ojek Online
Driver online jadi pilihan kerja part time yang cocok bagi kamu yang menyukai aktivitas di luar ruangan dan terbiasa dengan rute perjalanan. Selain menawarkan penghasilan yang menarik, pekerjaan ini juga memberikan fleksibilitas waktu kerja.
Dengan sistem kerja yang bebas, kamu dapat menyesuaikan jam operasional sesuai dengan kebutuhan dan waktu luang.
6. Guru Les Privat
Menjadi guru les privat adalah pilihan pekerjaan yang cocok bagi yang memiliki keahlian di bidang tertentu, seperti akademik, bahasa, atau musik. Selain menambah penghasilan, pekerjaan ini juga melatih kemampuan mengajar, komunikasi, dan manajemen waktu.
7. Shopkeeper (Penjaga Toko)
Bekerja sebagai penjaga toko atau shopkeeper memberi pengalaman langsung dalam melayani pelanggan, mengatur stok barang, dan menjaga operasional toko sehari-hari. Pekerjaan ini membantu meningkatkan keterampilan pelayanan, tanggung jawab, dan kedisiplinan.
8. Server / Pramusaji
Pekerjaan sebagai pramusaji cocok bagi kalian yang senang berinteraksi dengan banyak orang. Tugasnya meliputi melayani pesanan, menyajikan makanan, dan memastikan kenyamanan pelanggan. Dari sini, kalian bisa mengasah kemampuan komunikasi, kerja tim, dan pelayanan pelanggan.
9. Videographer / Photographer
Bagi Teman Belajar yang punya minat di bidang kreatif, menjadi videographer atau photographer bisa menjadi pilihan menarik. Pekerjaan ini melibatkan pengambilan dan pengolahan visual untuk berbagai kebutuhan, seperti acara atau konten media sosial, sekaligus mengembangkan kreativitas dan portofolio profesional.
Mengapa Harus Memiliki Skill yang Relevan di Zaman Sekarang?
Itulah tadi contoh kerja part time yang banyak dibutuhkan. Di era digital yang berkembang iini, punya skill yang relevan menjadi kebutuhan penting. Dunia kerja terus berubah mengikuti perkembangan teknologi dan tren industri, sehingga perusahaan cenderung mencari individu yang memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Maka dari itu, teruslah mengembangkan keterampilanmu, maka kamu akan punya nilai plus, baik untuk pekerjaan part time maupun karier jangka panjang.
Ikuti bootcamp dari Belajarlagi serta daftarkan dirimu di sertifikasi BNSP hingga internasional agar skillmu diakui dan mendapat nilai jual. Temukan sertifikasi pilihanmu di CertiHub by Belajarlagi sekarang!
FAQ (Frequently Asked Questions)
Kerja part time dari jam berapa?
Mengacu pada pasal 16 Ayat 1 RPP Pengupahan, menjelaskan bahwa pekerja part time adalah mereka yang bekerja kurang dari 7 jam sehari dan kurang dari 35 jam seminggu. Jadi, kamu bisa mulai bekerja part time tergantung ketentuan dari perusahaan yang merekrut kamu.
Apakah part time bekerja setiap hari?
Jam kerja part time tidak selalu dilakukan setiap hari, tapi bisa dilakukan di beberapa hari atau beberapa shift kerja saja. Pekerjaan part time bahkan bisa juga dilakukan secara seasonal atau musiman, jadi pekerjaannya hanya dilakukan dalam periode waktu tertentu.






