Focus Group Discussion Adalah Skill Penting: Pengertian, Tujuan, dan Tahapan

Ayu Novia
8 Min Read
Published:
July 11, 2024
Updated:
July 11, 2024

Teman Belajar, pernahkah kamu mengikuti focus group discussion? FGD atau focus group discussion adalah salah satu metode yang sering dipakai untuk membantu rekrutmen atau bahkan pengembangan suatu produk.

Kali ini, Tim Belajarlagi akan memandu kita dalam memahami tujuan hingga tahapan focus group discussion yang supaya kita berpeluang besar meraih posisi impianmu, terutama ketika mengikuti seleksi di dunia kerja. Simak selengkapnya melalui artikel berikut ini, ya!

Focus Group Discussion Adalah Metode Interview yang Terstruktur

Mengumpulkan beberapa individu dengan latar belakang atau pengalaman serupa untuk melakukan percakapan secara mendalam mengenai subjek tertentu adalah tujuan dari focus group discussion. Tidak heran jika FGD sering disebut sebagai metode interview dan screening kerja yang cukup efektif.

Setiap peserta FGD akan didorong untuk terlibat dalam dialog dengan anggota lainnya. Interview dalam focus group discussion biasanya melibatkan 8 sampai 12 orang dengan moderator yang memimpin jalannya percakapan. Tugas moderator adalah memastikan hasil percakapan sah dan mengurangi bias dalam diskusi.

Moderator dalam FGD berperan menghasilkan diskusi yang “daging” sembari melakukan penilaian terhadap setiap kandidat. Perlu kemampuan untuk menguasai situasi dan kondisi agar FGD berjalan dengan nyaman.

Umumnya, penentuan peserta di setiap sesi diskusi berdasarkan pada latar belakang hingga target demografi tertentu. Perusahaan berhak menentukan bahwa diskusinya akan berlangsung dengan jenis kelamin, usia, atau ras masing-masing kandidat.

Baca Juga: Contoh Memperkenalkan Diri Saat Interview

Tipe-tipe Focus Group Discussion

Pemilihan jenis focus group discussion biasanya bergantung pada kebutuhan perusahaan. Seberapa banyak kandidat yang ingin dievaluasi dalam satu waktu? Berapa banyak budget yang tersedia dalam perekrutan kandidat? 

tipe fgd

Biasanya, beberapa tipe FGD terbagi dalam beberapa kategori berikut:

Dual moderator

Seperti namanya, akan ada dua moderator yang memimpin jalannya diskusi. Yang satu bertugas memastikan kelancaran dialog, sedangkan yang satu lagi memastikan bahwa semua pertanyaan berhasil dibahas.

Two way

FGD dua arah melibatkan dua kelompok terpisah yang berdiskusi mengenai suatu topik pada waktu berbeda. Ketika satu kelompok melakukan studi tertentu, grup yang satu lagi melakukan observasi. Disinilah banyak perspektif baru muncul sehingga memperdalam pembahasan subjek lebih lanjut.

Mini

Tipe FGD ini mencakup empat sampai lima peserta sepanjang sesi diskusi.

  • Client involvement: Pakai focus group discussion ini ketika klien memintanya. Jangan lupa undang pihak-pihak klien yang berkaitan dengan diskusi ini.
  • Participant-moderated: Satu atau lebih peserta mengambil peran sebagai moderator.
  • Online: Focus group discussion ini menggunakan media daring untuk mengumpulkan opini dan feedback. Ada tiga peran didalam percakapan online, yaitu observer, moderator, dan responden.

Baca Juga: Cara Cerdas Jawab “Pencapaian Terbesar Dalam Hidup” Saat interview

Apa Tujuan Focus Group Discussion?

Secara umum, focus group discussion berpengaruh dalam pengambilan keputusan berdasarkan data real-time, baik online maupun offline. Hal ini memang tidak berbeda jauh dari tujuannya diadakan ketika perekrutan karyawan baru.

Bagi perusahaan

1. Insight baru bagi internal usaha

Lewat sesi feedback yang interaktif sepanjang sesi, penyelenggara akan mengungkap ide dan kekhawatiran yang mungkin diabaikan oleh perusahaan. Padahal, poin-poin tersebut justru penting dan dicari oleh pelanggan.

Proses pengumpulan data yang cermat akan mendukung pengambilan keputusan untuk memastikan pemahaman para pemilik bisnis terhadap audiens.

2. Mengambil data dalam waktu singkat dengan budget minim

Sama seperti prosedur pengumpulan data lainnya, pelaksanaan focus group discussion juga memerlukan waktu dan uang. Jika dilakukan secara efektif, biayanya dapat ditekan dan masih sebanding dengan hasil yang akan diperoleh.

Dibandingkan repot-repot menebak kemauan target pasar, FGD dapat menjadi jalan pintas terbaik. Nominalnya lebih kecil daripada pembiayaan untuk trial error pada produk atau jasa yang kita sediakan. kita juga berkesempatan menyasar demografi yang beragam dengan memfasilitasi sekelompok perwakilan prospek pelanggan.

Bagi pelamar

1. Ruang eksplorasi diri

Ketika beberapa orang berkumpul dan melakukan pembahasan terhadap sesuatu, kontribusi serta pemahaman akan diperkaya karena ada dinamika dalam kelompok. FGD juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan diri dan mengutarakan jawaban secara terbuka.

Hasilnya digunakan untuk memahami perilaku dan buah pikiran para kandidat ketika menghadapi segala urusan perusahaan.

2. Mengembangkan kompetensi di level berikutnya

Sebagai seorang pelamar, kita berkesempatan bertukar pikiran dengan kandidat lain yang juga mumpuni lolos ke tahap interview selanjutnya. kita berkesempatan mengasah kreativitas dan kemampuan berpikir di level berikutnya.

Akan ada banyak masalah yang berpeluang terjadi di dunia kerja dan umumnya mudah memicu stres. Pikiranmu akan lebih terbuka setelah mengetahui banyak hal yang bisa terjadi di industri pekerjaan tertentu.

Baca Juga: Tips Jitu Agar Langsung Diterima Kerja Saat Interview

Tahapan Focus Group Discussion

tahapan FGD

1. Persiapan

Melingkupi penentuan pihak-pihak yang menjadi moderator. Pastikan moderator mampu menguasai percakapan dan mengarahkan sesi interview FGD. Dilanjutkan dengan menentukan topik dan pembahasan yang menjadi sarana penilaian wawancara.

Selain itu, perusahaan juga menentukan kelompok-kelompok interview berdasarkan pengalaman dan latar belakang tertentu. Pastikan kamu ikut mempersiapkan diri sesuai sesi yang telah ditentukan, ya!

2. Pengaturan teknis FGD

Panitia perusahaan harus memastikan teknik detail dari pelaksanaan focus group discussion. Perlu gladi bersih sebelum acara supaya kandidat maupun pihak perusahaan tidak kebingungan mengikuti alur serta cara kerja dari metode rekrutmen ini.

Umumnya, perusahaan harus menetapkan jadwal yang ideal. Kamu harus tepat waktu ketika datang ke lokasi interview. Tinggalkan kesan yang positif selama mengikuti arahan dan prosesi FGD dari awal sampai akhir.

3. Pelaksanaan focus group discussion

Suasana harus tetap kondusif. Sebagai peserta, hindari hal-hal yang memicu konflik dan kerugian. Pastikan kamu bersikap tenang, terutama ketika memang harus berbeda pendapat dengan kandidat lainnya.

Sesi diskusi akan dimulai dengan pengenalan topik, aturan main, dan gambaran mengenai update hasil FGD di masa depan. Umumnya, sesi akan berlangsung dengan pemaparan studi kasus atau isu. Setiap peserta diberikan hak berbicara dengan batas waktu tertentu (sekitar 3-5 menit).

Moderator bertanggungjawab memastikan bahwa arah pembicaraan tidak keluar jalur. Disini, kemampuanmu berbicara dalam lingkup topik tanpa keluar dari pembahasan akan diuji.

4. Pencatatan dan ringkasan

Sebagai bahan pertimbangan, perusahaan biasanya memang melibatkan beberapa orang selain moderator untuk memantau jalannya diskusi. Tidak jarang, jawabanmu akan direkam sebagai materi penilaian yang objektif.

Ada juga yang menggunakan sistem notulensi untuk mencatat poin penting yang telah disampaikan oleh para pelamar. Dengan menguasai teknik analisis dan mengemukakan pendapat dengan lugas, tentu kamu lebih berpeluang dilirik oleh perusahaan.

5. Pengolahan data dan pengambilan kesimpulan

Pengolahan data yang dimaksud adalah merangkum dan menyaring hasil focus group discussion sebelum menuju tahapan berikutnya. Hasil perekaman atau pencatatan harus ditranskrip supaya perbandingan hasil tiap kandidat jadi jauh lebih efektif.

Penilaian akan didasarkan pada kemampuanmu dalam memecahkan masalah atau berperan dalam menyampaikan opini tentang isu tertentu. HRD dan user perusahaan akan berdiskusi untuk menentukan pelamar yang berhak menuju proses rekrutmen selanjutnya.

Dengan berpartisipasi aktif dan menguasai skill yang mendukung kesuksesan FGD, tentu kamu bisa lolos dari tahapan ini.

Baca Juga: Contoh Isi Email Lamaran Kerja Fresh Graduate dan Jobseeker yang Benar

FGD vs LGD: Apa Bedanya?

Leaderless group discussion dan focus group discussion adalah salah dua pilihan proses rekrutmen kerja suatu perusahaan. Keduanya sama-sama memegang peranan untuk mengadakan diskusi terarah tentang masalah atau isu tertentu.

Ketika FGD dan LGD berlangsung, terjadi pembagian kelompok sebelum kita mendapatkan makalah tentang studi kasus untuk didiskusikan bersama. Pihak perusahaan akan melakukan penilaian lebih lanjut selama prosesnya berlangsung.

Hanya ada perbedaan kecil antara keduanya. Kalau FGD, perlu satu orang yang sukarela mengajukan diri sebagai pemimpin jalannya diskusi. Sedangkan, LGD berarti semua orang memiliki hak yang sama untuk menyampaikan aspirasi, persepsi, atau pendapat. Tidak perlu ada seseorang yang mengepalai sebagai pemimpin dan mendominasi dialog.

Tentu, kita harus berani mengajukan diri sebagai pemimpin kalau ingin mendapatkan poin plus FGD dari HRD atau perusahaan. 

Sedangkan di LGD, kita bisa ikut andil dan berpartisipasi lebih untuk merangkum hasil diskusi setelah semua orang berpendapat atau sesi akan selesai. Disinilah kita bisa mendapatkan nilai lebih dalam rekap penilaian kandidat kerja.

Baca Juga: Job Posting vs Job Description, Apa Sih Perbedaannya?

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa saja kelebihan dan kekurangan focus group discussion?

Walau cenderung sederhana dan punya banyak manfaat, simak juga kelebihan maupun kekurangan dari focus group discussion.

Kelebihan:

  • Terjadi diskusi yang luas dan terbuka untuk mempelajari sudut pandang lebih banyak orang dari segi perusahaan.
  • kita lebih mudah memahami persepsi dan mengembangkan skill komunikasi hingga kerja sama dengan tipe orang yang beragam.
  • Terjadi diskusi dinamis untuk membiasakan dirimu terlibat dalam kinerja individu maupun kelompok.
  • Mengetahui masalah umum yang biasa terjadi di perusahaan dan mengambil langkah efektif mengatasinya ketika sudah bekerja

Kekurangan:

  • Membutuhkan waktu dan tenaga lebih untuk memposisikan diri sekaligus mengambil kesempatan mengutarakan pendapat.
  • Moderator bisa kesusahan mengerem peserta karena masing-masing tentu ingin menjadi yang paling dominan di dalam kelompok.

Berapa lama biasanya FGD berlangsung?

Waktu yang ideal untuk melangsungkan FGD adalah dalam rentang 60 sampai 90 menit.

Jika lebih pendek dari 60 menit, tentu akan sulit mengeksplorasi karakter dan kepribadian setiap kandidat secara lebih detail. Tapi kalau lebih dari 90 menit, diskusi bisa menjadi ajang yang kurang produktif karena tentu kita merasa waktunya sudah terambil cukup banyak untuk proses rekrutmen yang satu ini.

Pertanyaan seperti apa yang biasanya dibahas di dalam FGD?

  • Engagement: Pertanyaan yang diajukan untuk mengenal kepribadian setiap peserta dengan pertanyaan yang unik, namun terasa nyaman bila dibahas.
  • Exploration: Pertanyaan inti yang merangkum seluruh aktivitas focus group discussion.

Apa saja yang dinilai dari focus group discussion?

Moderator atau pihak perusahaan akan melakukan beberapa penilaian individu. Berikut beberapa kemampuan yang harus kita latih dari sekarang:

  • Skill Teamwork: Sebagai skill yang harus dikuasai di lingkungan kerja, kemampuan bertukar pikiran dan mengungkapkan solusi berdasarkan kesepakatan tim adalah kuncinya.
  • Problem solving: Umumnya, focus group discussion tidak jauh dari case study yang diberikan moderator. Disinilah kita ditantang sebagai problem solver untuk menanggapi pertanyaan dan memaparkan solusinya secara terstruktur.
  • Skill Komunikasi: Seberapa kemampuanmu sebagai pemantik diskusi yang tetap terarah? Sampaikan pemikiranmu dengan gamblang dan lugas supaya peserta lainnya juga berpendapat mengenai hal yang sama.
  • Emotional quotient (EQ): Tidak semua peserta mempunyai pendapat dan pemikiran yang sama. Tunjukkan apresiasi dan penghargaanmu ketika terjadi perbedaan pendapat tersebut. Latih ketenangan dan konsentrasi supaya kita tidak mudah terperangkap pada emosi yang malah menggagalkan sesu focus group discussion yang sedang diikuti.
  • Analisis: Kemampuan ini dinilai sangat penting, terutama ketika kita diberikan kasus yang cukup kritis. Kaitannya masih erat dengan kemampuan problem solving.

Focus group discussion adalah tahapan penting yang biasa dilewati ketika kita memasuki dunia kerja. Pastikan kita memahami segala hal yang berhubungan dengan FGD demi meraih kesuksesan menuju tahapan rekrutmen berikutnya.

Pelajari skill digital yang mendukungmu melangkah menuju karier impian bersama BelajarLagi. Ada berbagai skill pelatihan yang bisa kita ikuti dengan bimbingan para profesional di bidangnya. Daftar sekarang juga!

Sumber:

https://humansofdata.atlan.com/2017/09/conduct-successful-focus-group-discussion/

https://www.sampoernauniversity.ac.id/understanding-focus-group-discussion-fgd-and-how-to-run-it/#

                                                                                                       

#
Karir
Belajarlagi author:

Ayu Novia

A Strategist and Copywriter with more than 3 years in the creative industry. Passionate in data-driven writing for various niches of content.

Temukan Hal Menarik dan Asyik Lainnya

Yuk, Langganan Newsletter Kami

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.