Apa sih yang membedakan staff dan karyawan? Keduanya sama-sama bekerja untuk sebuah perusahaan, tetapi mengapa ada dua istilah berbeda begitu? Seberapa besar perbedaan peran antara staff dan karyawan?
Pertanyaan-pertanyaan tadi sangat umum dan sering muncul di benak kita. Meski terlihat mirip, ada beberapa perbedaan mendasar antara staff dan karyawan. Mulai dari tipe, tanggung jawab, hingga fasilitas yang diterima.
Agar bisa memahami garis besar perbedaan antara kedua hal tersebut, Tim Belajarlagi sudah menyiapkan ulasan lengkapnya nih. Kita akan sama-sama belajar juga definisi dan penjelasan dari staff maupun karyawan. Simak, ya!
Peran staff dan karyawan dalam perusahaan
Untuk menjalankan bisnis atau usaha, perusahaan perlu mempekerjakan orang-orang dengan keterampilan dan keahlian tertentu. Orang-orang itu nantinya akan bertanggung jawab pada pos atau bagian masing-masing yang secara bersama-sama bergerak untuk kemajuan perusahaan.
Divisi dalam perusahaan juga beragam, tergantung jenis industrinya. Umumnya ada divisi seperti pemasaran, penjualan, finansial, HR, administrasi, operasional, teknis, dan sebagainya. Untuk mengisi divisi tersebut, perusahaan menetapkan adanya staff dan karyawan sesuai keahlian di bidangnya.
Maka, para staff dan karyawan tersebutlah yang akhirnya punya peran penting dalam pergerakan bisnis perusahaan. Setiap kinerja karyawan akan berdampak ke kinerja perusahaan keseluruhan. Sebuah bisnis tidak mungkin berjalan lancar tanpa adanya staff dan karyawan yang bekerja di perusahaan.
Beberapa peran staff dan karyawan dalam perusahaan antara lain:
- Mendorong inovasi dan memberi solusi dalam bisnis
- Membangun budaya kerja yang mencerminkan citra perusahaan
- Memajukan bisnis perusahaan
- Memegang kunci keberlanjutan bisnis untuk jangka panjang
Perbedaan staff dan karyawan
Untuk mempelajari perbedaan staff dan karyawan, kita bisa melihat dari beberapa poin. Mulai dari definisi, tipe, tanggung jawab, fasilitas, jenis perusahaan, hingga waktu libur.
Definisi staff dan karyawan
Menurut KBBI, ada dua definisi staff yang bisa kita cermati:
- Sekelompok orang yang bekerja sama membantu seorang ketua dalam mengelola sesuatu
- Bagian organisasi yang tidak mempunyai hak memberikan perintah, tetapi mempunyai hak membantu pimpinan, memberikan nasihat, dan sebagainya
Dari pengertian tersebut, staff dalam perusahaan berarti orang yang bekerja membantu pekerjaan atasan atau pemimpin pada posisi tertentu. Posisi staff biasanya memungkinkan seseorang untuk bisa naik ke jenjang karier lebih tinggi dalam kurun waktu tertentu. Pada perusahaan, posisi staff kebanyakan merupakan posisi permanen alias tetap.
Saat bekerja sebagai staff, kita akan melakukan tugas dan pekerjaan yang diarahkan oleh pimpinan. Staff juga biasanya punya wewenang spesifik seperti membuat rencana kerja, melakukan kerja pimpinan yang didelegasikan, hingga mengevaluasi sebuah pekerjaan atau proyek.
Menurut riset penulis, karyawan memiliki definisi sedikit berbeda dari staff. Karyawan merupakan orang yang dipekerjakan perusahaan untuk melakukan suatu layanan. Perusahaan nantinya akan memberikan kompensasi dalam bentuk atas layanan karyawan.
Sekilas pengertian ini mirip dengan staff, tetapi yang membedakan adalah statusnya. Staff memiliki status tetap dalam perusahaan, sementara karyawan punya beragam status tergantung kebutuhan perusahaan. Ada yang full time tetap, part time, kontrak, hingga freelance.
Tipe
Di banyak perusahaan, staff hanya memiliki satu tipe, yaitu staff tetap. Itu artinya, seorang staff pastilah berstatus pegawai tetap dan menerima gaji bulanan dengan kenaikan tahunan serta memperoleh beberapa fasilitas. Tidak ada staff yang sifatnya kontrak atau tidak tetap.
Sementara, staff biasanya erat kaitannya dengan menjalankan fungsi tertentu. Maka, ada beberapa tipe staff yang umum ada di perusahaan:
- Staff fungsional: Umumnya punya wewenang terbatas, misalnya memberikan instruksi bagaimana suatu pekerjaan dilakukan. Tugas staff ini berfokus pada fungsi yang ditetapkan perusahaan.
- Staff pengendali: Tugas staff ini menjadi pengendali antara staff dengan fungsi masing-masing. Cakupan pekerjaannya juga termasuk mengawasi kinerja antar staff.
- Staff penasihat: Tanggung jawab staff ini adalah memberikan petunjuk ke atasan perihal pemecahan masalah, pemberian pendapat atau usulan, dan memberi saran pengambilan keputusan.
- Staff pelayanan: Staff ini bertugas menjalankan pekerjaan dan layanan yang terpisah dari divisi lain.
Sementara, karyawan memiliki beberapa tipe:
- Karyawan tetap: Karyawan yang bekerja secara penuh untuk perusahaan dan bersifat tetap alias permanen. Karyawan tetap mendapatkan fasilitas perusahaan lebih lengkap daripada yang sifatnya kontrak.
- Karyawan kontrak: Karyawan yang bekerja untuk perusahaan dengan durasi waktu tertentu, tergantung kesepakatan dalam perjanjian kerja. Saat durasi kerja habis, perusahaan punya wewenang meneruskan kontrak atau memberhentikannya.
- Karyawan paruh waktu: Karyawan yang punya durasi waktu kerja per hari lebih pendek daripada karyawan tetap maupun kontrak. Biasanya ada pada rentang 4-5 jam per hari, bergantung pada kebutuhan perusahaan.
- Karyawan lepas: Profesional mandiri yang tidak terikat kontrak kerja penuh pada perusahaan dan biasanya bekerja berdasarkan proyek dengan fleksibilitas kerja cukup tinggi.
Baca juga: Contoh Kontrak Kerja Karyawan PWKT dan PWKTT, Wajib Tahu!
Tanggung jawab

Sekarang kita mencoba melihat perbedaan dari segi tanggung jawab. Peran staff secara umum memiliki tanggung jawab sebagai berikut:
- Mengerjakan pekerjaan dengan tepat sesuai instruksi dan permintaan pimpinan
- Menyiapkan rencana kerja dari pimpinan dan mendistribusikan ke tim yang memerlukan
- Mengerjakan tugas-tugas dari jajaran manajerial
- Menyiapkan dokumen-dokumen terkait kegiatan operasional
- Melakukan tugas administratif yang berkaitan dengan pekerjaan banyak divisi, misalnya menyiapkan ruang rapat, mengambil data, mengatur jadwal perjalanan, membuat catatan rapat, dan sejenisnya
Jika kita mencermati satu per satu tanggung jawabnya, kita bisa bayangkan bahwa pekerjaan staff dilakukan di belakang meja. Nah, hal inilah yang cukup membedakan dengan karyawan. Dengan beragam tipe karyawan yang ada, tidak semua karyawan bekerja di balik meja.
Lingkup kerja karyawan memang lebih luas, yaitu ada yang bekerja di kantor dan lapangan. Tanggung jawab kerjanya pun tergantung pada posisi atau divisi mana yang karyawan tersebut tempati.
Ambil contoh sebuah perusahaan FMCG yang memproduksi makanan ringan. Ada banyak tipe karyawan dengan tanggung jawab berbeda-beda:
- Karyawan lapangan bertanggung jawab menjalankan proses produksi produk dengan baik
- Karyawan HR bertanggung jawab mengelola sumber daya perusahaan, baik yang di lapangan maupun kantor
- Karyawan keuangan bertanggung jawab mengelola finansial perusahaan, baik di skala pabrik maupun pusat
- Karyawan marketing bertanggung jawab menjalankan pemasaran produk-produk yang diproduksi di pabrik
Selain itu, staff biasanya punya pimpinan atau leader yang mengarahkan mengerjakan tugas-tugas. Sementara, karyawan menerima perintah dari atasan langsung pada layer jabatan tertentu (misalnya: supervisor, asisten manajer, manajer, dan seterusnya).
Fasilitas
Perbedaan antara staff dan karyawan berikutnya paling jelas terletak pada fasilitas. Staff adalah pegawai permanen yang tentunya lebih banyak menerima manfaat ataupun fasilitas. Misalnya, kesehatan, transportasi, tunjangan, dan sebagainya.
Sementara, tidak semua karyawan bisa memperoleh fasilitas yang sama karena tergantung statusnya di perusahaan seperti apa (tetap, kontrak, dan lain-lain). Itulah yang kemudian menjadi pembeda jelas dengan staff.
Jenis perusahaan
Umumnya, istilah staff lebih sering kita dengar dari tempat kerja berbentuk institusi atau kelembagaan tertentu. Pasalnya, tempat kerja seperti itu lebih condong banyak bekerja di balik meja daripada operasional lapangan.
Sementara, istilah karyawan biasanya ada pada perusahaan swasta, industri yang banyak menyerap tenaga kerja, ataupun usaha bisnis skala menengah seperti toko. Di tempat kerja seperti itulah ada campuran pekerja di belakang layar dan operasional.
Baca Juga: Karyawan Swasta: Definisi, Ciri-ciri, dan Kelebihannya
Waktu libur atau cuti
Baik staff maupun karyawan sama-sama memperoleh hak untuk istirahat dari bekerja. Entah karena sakit ataupun keperluan tertentu. Namun, cakupan hak istirahat untuk staff biasanya lebih luas karena statusnya sebagai pegawai tetap. Staff memiliki hak cuti dan di beberapa perusahaan besar punya kebijakan memberikan waktu libur tertentu.
Sementara, tidak semua karyawan punya hak cuti. Hak cuti hanya perusahaan berikan ke karyawan tetap dan karyawan kontrak. Jenis karyawan paruh waktu dan karyawan lepas biasanya diberi kebebasan untuk libur, tetapi hal tersebut akan berdampak ke jumlah pendapatan yang mereka terima.
Baca Juga: Penghargaan Pegawai: Apa Pentingnya dan Seperti Apa Bentuknya?
Dari penjelasan perbedaan staff dan karyawan tadi, kita tetap bisa menarik hal penting bahwa keduanya punya peran besar ke keberlangsungan perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan pun wajib memberdayakan staff dan karyawan sebaik mungkin guna memajukan bisnis. Salah satunya dengan memberikan pelatihan ke staff dan karyawan.

Corporate Training dari Belajarlagi mampu menjadi rekan terbaik perusahaan dalam menyelenggarakan pelatihan. Baik staff maupun karyawan berpeluang berkembang menjadi lebih inovatif dan kreatif sehingga mampu berkontribusi pada kemajuan perusahaan.
Proses belajar dalam Corporate Training dibuat menyenangkan dan interaktif dengan kurikulum yang komprehensif. Staff dan karyawan akan diajari langsung oleh para profesional berpengalaman. Bukan cuma secara teori, melainkan juga ada praktik-praktik langsung.
Perusahaan dapat menyusun kurikulum bersama-sama dengan Tim Belajarlagi sesuai kebutuhan dan agar tepat sasaran. Materi pelatihannya pun beragam, mulai dari soft skill, digital skill, management skill, sampai sales skill.
Jadi, jangan ragu untuk memperlengkapi staff dan karyawan melalui pelatihan! Investasikan pengembangan bisnis melalui Corporate Training Belajarlagi. Untuk informasi lebih lengkap atau ingin konsultasi terkait Corporate Training, bisa langsung cek di sini.
FAQ
Apakah semua staff termasuk karyawan?
Jika memahami definisinya kembali, maka ya semua staff termasuk karyawan. Setiap orang yang bekerja di sebuah perusahaan bisa kita sebut karyawan. Namun, tidak semua karyawan adalah staff. Pasalnya, ada karyawan yang statusnya bukan pegawai tetap dan bekerja di area lapangan seperti teknisi, operator, dan sejenisnya.
Dari peran kerja, apa perbedaan utama staff dan karyawan?
Staff biasanya punya tugas lebih spesifik dengan tanggung jawab yang bersifat administratif ataupun fungsional. Sementara, karyawan punya peran lebih luas: bisa di belakang meja sampai peran di operasional atau lapangan.
Apakah karyawan punya jenjang karier yang jelas?
Karyawan tetap punya jenjang karier jelas, hanya saja mungkin mengawalinya memang harus dari level bawah dan butuh waktu tertentu untuk berada di posisi manajerial. Pada karyawan di area operasional, fokus utamanya kebanyakan ada pada pengembangan keterampilan, bukan peningkatan karier secara spesifik.
Bagaimana status hukum antara staff dan karyawan?
Di mata hukum, baik staff maupun karyawan haruslah diperlakukan sama sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan tidak boleh berat sebelah dengan memihak salah satu diantaranya. Entah itu tetap atau kontrak, semuanya punya perlindungan hukum di bawah undang-undang ketenagakerjaan.
.webp)


.webp)


