7+ Cara Memulai Bisnis Cuci Sepatu, Cetak Rekor Penjualan Seperti dr.Tirta

Aldean Moch Rafli
8 Min Read
Published:
June 3, 2024
Updated:
June 19, 2024

Apakah kamu ingin memulai bisnis cuci sepatu? Peluang bisnis jasa ini memang sedang banyak dibutuhkan banyak orang. Tetapi jangan salah, kamu harus memiliki pengetahuan dan perencanaan yang matang sebelum memulai bisnis ini. Ada pula tips dan cara tertentu agar bisnis ini bisa berkembang terus menerus. 

Simak di bawah ini, ya!

Tips dan Cara Bisnis Cuci Sepatu

1. Menganalisa Prospek Bisnis Cuci Sepatu

Cara bisnis cuci sepatu yang pertama adalah menganalisis prospek bisnis cuci sepatu. Evaluasi pasar potensial di area kamu, termasuk permintaan layanan cuci sepatu dan persaingan yang ada di daerah kamu. Pelajari model bisnisnya, sistem, hingga analisa kompetitor agar bisa mengarahkan bisnis cuci sepatu ini akan seperti apa nantinya. Menurut survei dari Statista, industri perawatan sepatu di Indonesia mengalami peningkatan permintaan sebesar 20% pada tahun 2023. Pahami juga tren dan preferensi konsumen sehingga akan membantu menentukan strategi yang tepat untuk bisnis Anda. 

2. Mempelajari Semua Hal Berkaitan dengan Sepatu

Tips dan cara memulai bisnis sepatu ini kuncinya adalah kamu harus memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis sepatu, bahan, dan cara perawatannya. Misalnya, sepatu suede memerlukan teknik pembersihan kering dengan sikat khusus untuk menghindari kerusakan. Menurut ahli perawatan sepatu dari Leather and Footwear Research Institute, pengetahuan tentang bahan dan teknik perawatan yang tepat sangat krusial dalam menjaga kualitas sepatu. 

3. Mempelajari Teknik Perawatan Sepatu

memulai bisnis cuci sepatu

Pelajari teknik-teknik perawatan sepatu dari sumber-sumber terpercaya. Sebuah laporan dari American Leather Chemists Association menyebutkan bahwa penggunaan bahan pembersih yang salah dapat mengurangi umur sepatu hingga 50%. Ikuti pelatihan atau kursus, serta cari tutorial online untuk meningkatkan keterampilan Anda dalam mencuci, membersihkan noda, dan teknik pengeringan yang tepat. Belajarlah dengan ahlinya agar bisa memberikan jasa layanan cuci sepatu yang profesional, bukan abal-abal dan menjadi Top of Mind dibenak orang-orang. Anggap saja biaya yang keluar untuk mengikuti pelatihan adalah biaya investasi. Jika bisnis kamu mampu memberikan layanan yang memuaskan, maka efek jangka panjangnya adalah orang akan senang dan rela untuk kembali menggunakan jasa bisnis cuci sepatu milik kamu.

4. Membuat Perencanaan Bisnis (Business Plan)

Buatlah perencanaan bisnis yang jelas dan terperinci. Tentukan target pasar, strategi pemasaran, analisis keuangan, dan proyeksi pendapatan. Menurut studi dari Harvard Business Review, bisnis dengan perencanaan yang baik memiliki kemungkinan sukses 30% lebih tinggi dibandingkan yang tanpa perencanaan. Perencanaan bisnis yang baik akan menjadi panduan dalam menjalankan usaha dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 

Untuk kamu yang ingin melakukan pemasaran digital tetapi belum memiliki ilmunya, segera investasikan diri kamu mengikuti online bootcamp terpercaya dan bersertifikat hanya di Belajarlagi sehingga kamu bisa memaksimalkan rencana pemasaran digital bisnis cuci sepatu agar tidak merugi. 

Baca Juga: Pelatihan Digital Marketing Terbaik di Indonesia

5. Mempersiapkan Bahan, Peralatan, dan Perlengkapan Usaha

Saat sudah mempelajari, menyiapkan business plan dan mantap untuk memulai bisnis cuci sepatu ini, siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk operasional bisnis. Ini termasuk sabun khusus, sikat, lap microfiber, mesin cuci sepatu, mesin pengering, dan peralatan tambahan lainnya. Investasi dalam peralatan berkualitas tinggi dapat meningkatkan efisiensi kerja hingga 40%, menurut laporan dari Small Business Trends . Pastikan semuanya tersedia dan dalam kondisi baik sebelum memulai operasional agar bis memberikan performa yang maksimal saat melayani customer.

6. Melakukan Promosi

Cara bisnis cuci sepatu yang tak kalah penting yakni promosi. Promosi adalah kunci untuk menarik pelanggan. Manfaatkan media sosial, brosur, dan spanduk untuk memperkenalkan layanan dan strategi branding bisnis cuci sepatu kamu. Anda bisa mulai membuat content planning setiap bulan untuk media sosial agar lebih terarah. Jadwalkan campaign apa saja yang akan dilakukan, konten seperti apa yang akan dihadirkan. Jika punya budget lebih, kamu juga bisa melakukan ads/iklan di media sosial atau Google Ads dan jenis digital ads lainnya. Berdasarkan data dari Hootsuite, 70% pelanggan baru ditemukan melalui promosi di media sosial. Berikan penawaran menarik seperti diskon atau paket bundling untuk menarik perhatian pelanggan baru.

Baca Juga: Apa Itu TikTok Ads? Intip Ulasan Lengkapnya di Sini!

7. Melakukan Kolaborasi

Kalau bisnis cuci sepatu sudah berjalan cukup lama, kamu bisa melakukan kolaborasi dengan brand lain untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Ini termasuk bentuk collaborative marketing yang bisa dilakukan dengan brand lain atau dengan KOL (Key Opinion Leader). Ajak brand lain untuk kolaborasi dan tawarkan bentuk kerjasama sesuai kesepakatan. Cerita sukses dari dr. Tirta sebagai pemilik bisnis cuci sepatu Shoes and Care juga pernah berkolaborasi dengan sepatu Kanky, dan berhasil menjual habis 1.200 pasang sepatu dalam 16 menit. Ini bisa menjadi inspirasi bagi para pebisnis yang ingin memulai usaha cuci sepatu.

Baca Juga: Mengulang Kesuksesan Kolaborasi Oreo dengan Brand Lainnya

Baca Juga: Mengulik Strategi Aerostreet yang Suka Sold Out di Produk Kolaborasinya

8. Terus Belajar dan Memberi Pelayanan Terbaik kepada Pelanggan

Tips dan cara memulai bisnis cuci sepatu yang tak kalah penting adalah selalu tingkatkan pengetahuan, keterampilan dalam perawatan sepatu dan pelayanan. Menurut studi kepuasan pelanggan dari PwC, 80% pelanggan kembali menggunakan layanan jika mereka puas dengan pengalaman pertama mereka. Evaluasi dan tingkatkan skill komunikasi hingga teamwork tim bisnis kamu. Dengarkan masukan dan keluhan pelanggan untuk meningkatkan kualitas layanan. Pelayanan yang ramah, cepat, dan memuaskan akan membantu membangun loyalitas pelanggan dan reputasi bisnis yang baik.

Perkiraan Rincian Modal Awal (Tanpa Mesin Cuci, Mesin Pengering, dan Sewa Tempat)

Peralatan Cuci Sepatu

Sikat Sepatu (beberapa jenis untuk berbagai bahan): Rp100.000 - Rp300.000

Sprayer (untuk menyemprotkan air atau cairan pembersih): Rp50.000 - Rp150.000

Lap Mikro Fiber (set): Rp50.000 - Rp100.000

Kain Lap: Rp30.000 - Rp50.000

Baskom (untuk merendam sepatu): Rp50.000 - Rp100.000

Bahan Pembersih

Sabun Khusus Sepatu: Rp100.000 - Rp200.000

Pembersih Kain dan Kulit: Rp100.000 - Rp200.000

Deodoran Sepatu: Rp50.000 - Rp100.000

Pengering:

Kipas Angin atau Blower: Rp200.000 - Rp500.000

Fasilitas Tambahan

Rak Penyimpanan: Rp200.000 - Rp500.000

Meja Kerja: Rp200.000 - Rp500.000

Kursi Kerja: Rp100.000 - Rp300.000

Promosi dan Pemasaran:

Cetak Brosur dan Spanduk: Rp200.000 - Rp500.000

Iklan Online (sosial media, dll.): Rp200.000 - Rp500.000

Lain-lain

Listrik dan Air: Rp100.000 - Rp200.000 per bulan

Biaya Tidak Terduga: Rp200.000

Total Estimasi Modal Awal

Total modal awal yang perlu disiapkan berkisar antara Rp1.680.000 - Rp3.700.000.

Baca Juga: 9 Strategi Branding untuk Meningkatkan Citra dan Positioning

Perkiraan Rincian Total Modal Awal (Dengan Mesin dan Sewa Tempat)

Dengan memasukkan mesin cuci sepatu, mesin pengering, dan sewa tempat, berikut adalah total estimasi modal awal yang perlu disiapkan:

Modal Awal (tanpa mesin dan sewa): Rp1.680.000 - Rp3.700.000

Biaya Tambahan (dengan mesin dan sewa): Rp11.000.000 - Rp45.000.000

Total Modal Awal (Dengan Mesin dan Sewa Tempat)

Total modal awal yang perlu disiapkan berkisar antara Rp12.680.000 - Rp48.700.000.

Selain itu, untuk yang ingin praktis, terdapat juga paket usaha cuci sepatu lengkap yang dijual di marketplace seharga Rp2 juta. Paket ini mencakup sembilan botol cleaner 100 ml untuk sepatu dan tas, lima botol leather liquid 100 ml, enam botol parfum, dua sikat leather wax, dua sikat nylon brush, dua sikat premium, tiga sikat kecil, lima lap microfiber, dua spons, satu paket ziplock, satu paket silica gel, satu buku panduan, serta bonus hair dryer dan baskom.

Perkiraan Rincian Harga Layanan

Cuci Sepatu Reguler

Harga: Rp 25.000 - Rp 40.000 per pasang

Cuci Sepatu Premium (termasuk perawatan khusus untuk bahan tertentu)

Harga: Rp 50.000 - Rp 70.000 per pasang

Cuci dan Perawatan Sepatu Kulit

Harga: Rp 60.000 - Rp 100.000 per pasang

Reparasi Kecil (lem, jahit)

Harga: Rp 20.000 - Rp 50.000 per sepatu

Pewangi Sepatu

Harga: Rp 10.000 - Rp 20.000 per pasang

Baca Juga: Mengoptimalkan Bisnis Melalui Monitoring Kinerja Digital Marketing

Kisah Sukses Bisnis Cuci Sepatu dr. Tirta

dr tirta pemilik shoes and care

Dikutip dari Shoes and Care, bisnis cuci sepatu dr. Tirta Mandira Hudhi masih berkuliah di Universitas Gadjah Mada. Awalnya, ia melakukan jual-beli sepatu bekas. Usahanya semakin berkembang setelah terjadinya bencana. Pada 14 Februari 2014, Gunung Kelud meletus dan abu vulkaniknya menyelimuti Yogyakarta. Kondisi ini membuat banyak orang datang ke Shoes and Care untuk membersihkan sepatu mereka.

Perjalanan mengembangkan Shoes and Care tidaklah mudah, terutama saat mendirikan gerai di Jakarta.

Setelah meninggalkan dunia kedokteran, dr. Tirta fokus pada bisnis Shoes and Care. Dalam mengembangkan bisnisnya, ia juga mempekerjakan anak-anak kurang mampu. Dalam akun Twitter @tirta_hudhi, ia menyatakan:

"Gue memutuskan memilih rehat menjadi dokter IGD, dan berjuang demi @shoesandcare untuk anak buah gue yang separuhnya anak jalanan," cuit dr. Tirta.

Bisnis cuci sepatu dr. Tirta kini membuahkan hasil dengan 19 cabang di berbagai kota di Indonesia dan menerima orderan perawatan sepatu dari luar negeri.

Semasa muda, dr. Tirta memiliki sejarah dengan dunia anak jalanan, karena pernah ditampung oleh preman. Dengan latar belakang tersebut, sekitar 60 persen pegawai Shoes and Care adalah mantan napi, anak putus sekolah, anak jalanan, dan anak punk, sementara 50 persen lainnya adalah mahasiswa magang yang ingin belajar.

Kini, Shoes and Care memiliki 17 gerai di Jakarta dan 72 di seluruh Indonesia. Mendirikan satu toko memerlukan modal minimal Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. Tak hanya itu, dr. Tirta juga pernah berkolaborasi dengan sepatu Kanky, dan berhasil menjual habis 1.200 pasang sepatu dalam 16 menit. Ini bisa menjadi inspirasi bagi para pebisnis yang ingin memulai usaha cuci sepatu.

webinar dr tirta cara memulai bisnis cuci sepatu - belajarlagi

Itu tadi pembahasan mengenai cara memulai bisnis cuci sepatu yang ampuh. Kali ini, Belajarlagi memiliki program spesial webinar bersama dr. Tirta yang berjudul Resep Obat Gacor CIPENG: Bikin Bisnis Makin Gacor ala dr. Tirta. Webinar ini akan membahas tentang menjadi leader bisnis cuci sepatu, strategi, hingga tips dan trik ampuh sesuai pengalaman dr. Tirta dalam bertahun-tahun menjalani bisnis cuci sepatu.

Webinar akan dilaksanakan pada 15 Juni 2024, pk. 13.00 WIB

Daftar sekarang di https://bit.ly/drTirtaXBelajarlagi 

Sumber:

Statista. (2023). Industry Demand Increase Report

Leather and Footwear Research Institute. (2022). Shoe Care Techniques

American Leather Chemists Association. (2021). Leather Care and Maintenance

Harvard Business Review. (2020). The Importance of Business Planning

Small Business Trends. (2019). Investment in Quality Equipment

Hootsuite. (2023). Social Media Marketing Trends

PwC. (2021). Customer Satisfaction Study

#
UMKM
Belajarlagi author:

Aldean Moch Rafli

SEO Specialist dengan 2+ tahun pengalaman yang juga merupakan penulis berpengalaman dalam bidang bisnis, keuangan, entertainment, dan edukasi. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.

Jadilah yang pertama tahu

Langganan Newsletter Kami

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.