15+ Contoh Bisnis Digital: Menjanjikan di 2026!

Ayu Novia
8 Min Read
Published:
January 18, 2026
Updated:
January 18, 2026

Contoh bisnis digital yang cocok untuk memulai jalur entrepreneurship atau side hustle yang menguntungkan. Tentu kita pernah dengar istilah produk digital atau affiliate. Menariknya, keduanya adalah jenis bisnis digital yang banyak digandrungi saat ini, terutama oleh para gen Z. Nah, kabar baiknya semua orang bisa memulai perjalanan di dunia bisnis digital, lho!

Menghasilkan cuan di ekosistem digital bahkan bisa memproyeksikan income yang cukup besar, asal kita mengembangkannya secara konsisten. Kali ini, ada lebih dari 15 ide bisnis di kategori digital yang bisa jadi inspirasi bersama. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Daftar Contoh Bisnis Digital

1. Dropshipping

Dropship adalah contoh bisnis digital paling populer karena kita nggak perlu stok barang sendiri. Kita jual produk orang lain kemudian supplier yang handle pengirimannya. Modal awalnya bahkan bisa kita patok gratis, kecuali ingin effort lebih untuk cek sendiri kualitas produknya.

Selain itu, biaya ads juga termasuk modal awal supaya produk yang kita tawarkan punya reach lebih luas. Upayakan fokus di satu niche dulu dengan customer service responsif dan pelayanan mantap supaya toko kita dapat review bagus.

Beberapa platform yang bisa kita pakai adalah Shopee dan Tokopedia. Pastikan kita dapat supplier yang trusted sekaligus produk yang sudah kita pahami betul market-nya saat ini.

2. Content creator

Kalau kamu jago bikin video di Instagram atau TikTok, kenapa nggak sekalian saja jadikan bisnis digital? Banyak brand lokal maupun internasional yang butuh content creator untuk promosikan produk mereka.

Modal awalnya nyaris 0 rupiah karena kita bisa gunakan barang pribadi atau request free sample ke brand terkait. Perkonten bisa dihargai ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah, seiring banyaknya followers dan pertumbuhan engagement akun kita.

Kita juga bisa diundang ke event-event yang diadakan brand di domisili terkait. Selain itu, kita berpeluang bergabung ke komunitas eksklusif dan sebagai gantinya ada output berupa promotional content dari sana.

3. Affiliate marketing

Sekecil apapun audiensnya, kita bisa hasilkan pundi-pundi hanya dengan bikin konten produk, lho. Kamu cukup promosikan lewat link khusus untuk dapatkan komisi setiap kali terjadi pembelian.

Saat ini, e-commerce lokal dan global memakai sistem affiliate yang cukup menguntungkan. Tiap akun bisa dapat 5-15% dari harga total masing-masing produk. Yang menarik lagi, kita nggak perlu handle stok, customer service, atau pengiriman barang. Cukup promosikan saja.

Sebaliknya, kita harus fokus membangun trust audiens supaya mereka melakukan pembelian khusus di link yang kita distribusikan. Konsepnya, dikit-dikit lama-lama jadi bukit. Asalkan kita mau konsisten dan mau belajar untuk buat konten atau media promosi yang bikin audiens “keracun”.

Baca juga: Langkah Mudah Pahami Cara Kerja TikTok Affiliate, Siap Raup Keuntungan!

4. Printing online

Cara kerjanya mirip dropshipping, bedanya kita jualan produk custom, seperti mug, kaos, tote bag, atau poster dengan desain yang dibuat sendiri. Cukup upload, pasang harga jual, biarkan pembeli atur produksi serta pengirimannya.

Bisnis ini cocok untuk orang-orang yang suka design. Bahkan, target market-nya sangat beragam, mulai dari fans anime, perusahaan korporat, sampai komunitas dari berbagai niche untuk dibantu kebutuhan merchandise-nya.

5. Reseller produk digital

Berbeda dengan dropshipping produk fisik, kita bisa jual kembali produk-produk digital, seperti template, plugin, atau software. Margin-nya terhitung lebih besar karena nggak perlu biaya produksi atau pengiriman.

Beberapa contoh bisnis digital ini adalah template Canva, preset Lightroom, template website, atau e-book. Harga jualnya bervariasi, bisa puluhan sampai ratusan ribu tiap produk. Yang menarik, sekali kamu beli master rights atau licensing, kamu bisa jual unlimited tanpa biaya tambahan.

6. Video editing

Dengan booming-nya konten video di berbagai platform, jasa edit video makin dicari. Nggak harus punya skill motion graphic yang advanced karena basic editing saja sudah banyak potential customer yang butuh.

Kamu bisa hargai per video mulai dari 100-500 ribu per video pendek atau menawarkan paket bulanan untuk content creator yang butuh editor rutin. Banyak YouTuber atau podcaster yang lebih milih outsource editing supaya mereka bisa lebih fokus ke content creation.

Platform untuk cari klien asalnya bisa dari Sribulancer, Instagram sebagai ladang bagi content creator untuk cari editor, atau LinkedIn.

7. Podcast production

Podcast jadi salah satu media yang sedang naik daun di Indonesia. Kalau kamu punya skill audio editing, kamu bisa nawarin jasa podcast editing, mixing, atau bahkan full production service.

Lewat kenaikan konsumsi podcast di Indonesia sebanyak 70% di tahun 2024, inilah timing yang perfect untuk masuk ke industri tersebut. Service yang bisa kamu tawarkan termasuk audio cleanup, mixing, mastering, sampai upload dan distribution ke platform podcast.

Rate-nya biasanya 200-500 ribu per episode untuk editing saja atau offering package deal 5-10 juta per bulan untuk full production.

8. Membership community

Sebelum membuka community, pastikan kita punya pengetahuan dan wawasan yang lebih dari cukup. Barulah kita bisa buat komunitas berbayar di platform Discord, Telegram, atau Patreon. Kita bisa share insight eksklusif, networking, atau akses ke tools tertentu.

Jalankan community dengan membangun real value dan engagement. Baik dari segi ilmu atau hubungannya dengan trend terbaru.

Contohnya, komunitas stock market trading, freelancer, atau design graphic. Kalau kamu sudah punya nama, bisa open membership seharga 50-200 ribu per member tiap jangka waktu tertentu. Kalau kamu bisa dapetin 100 member dengan membership bulanan, hasilnya adalah 5-20 juta recurring income per bulan.

9. Translation

Kalau kamu bilingual atau multilingual, jasa translation bisa jadi passive income yang lumayan. Banyak perusahaan yang butuh penerjemah untuk dokumen, subtitle video, atau translate website.

Rate-nya bervariasi, tapi rata-rata 100-300 ribu per 1000 kata tergantung bahasa dan kompleksitas dokumen. Bahasa yang high-demand contohnya, Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, dan berbagai bahasa Eropa.

Kita bisa dapatkan job untuk lariskan bisnis lewat online platform supaya dapat portofolio atau langsung approach ke perusahaan yang ekspansi ke Indonesia atau sebaliknya.

10. Coaching class

contoh bisnis digital

Kalau kamu expert di bidang tertentu, entah itu fitness, career development, relationship, atau business, kita bisa monetisasi knowledge tersebut lewat program konsultasi atau coaching.

Formatnya berupa one-on-one session seharga 300 ribu hingga 2 juta per sesi atau group coaching program di harga 5 sampai 20 juta untuk program selama 6-12 minggu. Gunakan Zoom untuk session, Notion, atau Google Classroom untuk menyampaikan materi sesuai niche.

11. Bisnis preloved

Bisnis fashion preloved atau thrift masih trending sampai sekarang. Kita bisa mulai dari menjual baju preloved sendiri atau membuka jasa consignment untuk teman atau kerabat yang butuh tempat menjual barang-barangnya.

Platform digital yang biasa digunakan adalah Instagram, TikTok Shop, atau Carousel. Yang penting foto produk kamu proper dan memasang deskripsi jujur soal kondisi barangnya. Selain itu, pasang harga best deal yang masuk akal supaya banyak peminatnya.

Margin-nya cukup besar kalau kita jeli dengan brand atau harga pasarannya. Dengan begitu, kita bisa dapat untung yang cukup dari beberapa barang sekaligus.

Baca juga: 10+ Contoh Iklan Produk yang Menarik untuk Inspirasi Bisnis

12. Paid newsletter

Kalau kamu suka baca Substack, sebenarnya aplikasi ini bisa jadi ladang bisnis yang mengedukasi. Semakin dalam wawasannya, semakin besar minat orang untuk memberikan dukungan lewat subscription berbayar.

Apalagi, pembaca saat ini bisa mengkurasi ilmu-ilmu yang masuk secara mudah lewat smartphone. Mereka bakal relate dengan topik yang sifatnya personal sekaligus menawarkan jalan keluar dari situasi tertentu. Selain menyediakan bacaan dengan akses eksklusif, bangun komunitasnya supaya berkembang.

Algoritma akan membantu konten kita lebih naik karena ada output yang bagus dari segi kualitas audiens serta materinya. Kita bisa patok puluhan ribu rupiah untuk setiap monthly subscription per akun.

13. AI-based prompter

Beberapa perusahaan membutuhkan tools berbasis AI yang spesifik menangani kebutuhan tertentu. Misalnya, AI khusus menghitung income dan outcome, photo editing, hingga AI yang bisa membantu project management. Peluang inilah yang bisa menjadi sumber bisnis digital bagi kita.

Selain merancang sesuai use case, maintenance juga diperlukan oleh perusahaan. Biasanya, jasa bisnis ini bisa dihargai hingga ratusan dolar. Job-nya bisa ditemui di berbagai platform, seperti Upwork atau marketplace AI. Fee akan menyesuaikan pengalaman, jam pengerjaan, dan domisili kita saat ini.

14. Online event

Sebagai medium yang strategis, online event awalnya berkembang pesat ketika pandemi. Semua orang dari berbagai lokasi bisa berkumpul secara daring. Hingga saat ini, masih banyak individu atau bisnis yang menggunakan model engagement seperti ini. Baik itu coach atau konsultan, brand, atau inisiasi komunitas tertentu.

Posisi bisnis digital adalah menyediakan online platform untuk meeting, event template, maupun event update di social media. Fee untuk bisnis digital ini bisa mencapai jutaan rupiah, lho. Apalagi ketika kita dapat tugas untuk membuat materi promosi untuk scope yang lebih luas.

15. Personal branding service

contoh bisnis digital service

Kebutuhan personal branding terus meningkat karena banyak founder dan owner yang ingin bangun kredibilitas di ruang digital. Dengan membuka salah satu contoh bisnis digital ini, kita bertugas merumuskan narasi, message consistency, dan distribusi konten yang sesuai dengan tujuan klien.  

Kita perlu menelaah pengalaman dan pemikiran klien menjadi storytelling yang kuat. Selain menambah networking dengan pihak penting, kita berpeluang meraup pendapatan hingga jutaan rupiah. 

Bagaimana nggak? Reputasi yang baik sangat diperlukan supaya persona brand yang direpresentasikan owner berpengaruh sama kesuksesan mereka di masa depan.

16. Database consulting

Bisnis digital yang mengandalkan data akan membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih presisi. Service-nya termasuk pengolahan data, interpretasi performa bisnis, penyusunan strategi, sampai rekomendasi yang cocok dengan goals bisnis saat itu juga. Sebagai konsultan, kita menyediakan jalan keluar analisis dan pemahaman kuat di industri.

Audit sederhana bisa kita hargai hingga 3 juta rupiah. Jika service ini sifatnya retaining, angkanya bisa tembus puluhan juta per bulan dalam satu kali project. Harganya memang tinggi karena tugas kita secara langsung menurunkan risiko terjadi error dan kerugian jangka panjang.

17. Subscription tools

Kelihatannya masih jarang, tapi sebenarnya ada banyak peminat untuk contoh bisnis digital ini. Langganan multi-app berbayar di satu tempat bisa kita hargai mulai dari 50 ribu per bulan. Nominal ini dinilai cukup menguntungkan sebagai patokan karena ratusan orang bisa saja tertarik dan jadi pelanggan tetap.

Sebanding dengan modal awal untuk membangun sistem dan maintenance. Kita bisa pasang beberapa paket menyesuaikan kebutuhan mereka. Perlu diimbangi juga dengan marketing supaya semakin banyak yang tahu jika ada bisnis seperti ini yang cukup memudahkan mereka.

Kesimpulan

Contoh bisnis digital di atas punya niche dan pilihan industri berbeda sesuai minat serta kemampuan kita. Cocok sebagai sumber penghasilan sampingan yang menguntungkan. Jika sudah punya sistem sendiri, tim, atau maintenance yang sederhana, bisnis digital bisa berjalan sebagai “keran otomatis”.

Nah, buat kamu yang punya bisnis digital dan tertarik untuk meningkatkan jumlah audiens atau funnel tertentu, percayakan sekarang juga pada Belajarlagi Digital Marketing Agency. Dengan pilihan paket yang terjangkau, aktivasi digital marketing ini bakal bantu bisnis kamu semakin melesat. Yuk, konsultasikan kebutuhanmu sekarang juga!

#
Perusahaan
Belajarlagi author:

Ayu Novia

A Strategist and Copywriter with more than 3 years in the creative industry. Passionate in data-driven writing for various niches of content.

Temukan Hal Menarik dan Asyik Lainnya

Yuk, Langganan Newsletter Kami

Topik apa yang paling menarik untuk anda?
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Cookie Consent

By clicking “Accept”, you agree to the storing of cookies on your device to enhance site navigation, analyze site usage, and assist in our marketing efforts. View our Privacy Policy for more information.