Analisis Pasar Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Cara-Caranya

Jessica Dima
8 Min Read
Published:
June 19, 2024
Updated:
June 19, 2024

Analisis pasar merupakan langkah terpenting dalam memulai bisnis, bahkan jauh sebelum memproduksi barang. Bisa dikatakan bahwa analisis pasar adalah kunci kesuksesan dan keberlangsungan sebuah bisnis. Tanpa analisis pasar yang tepat, sebuah usaha bisa jadi berantakan di tengah jalan.

Dalam analisis ini, ada beberapa langkah yang tentunya sangat penuh dengan perhitungan. Kaitannya mulai dari target market, kapasitas produksi, lokasi produksi, distribusi, dan lain-lain. Dari situ bisa kamu bayangkan bahwa analisis pasar harus disiapkan secara mendetail.

Nah, bagaimana cara menyusun analisis pasar bisnis dengan tepat dan cermat? Lalu, apa saja sih peran dan tujuan dari kegiatan analisis ini? Semua jawaban dari pertanyaan tadi bisa kamu temukan lewat artikel berikut ini!

Apa itu analisis pasar?

Melansir dari Semrush, analisis pasar adalah suatu proses mempelajari segala hal yang berkaitan dengan target market sebuah usaha. Ini semacam persiapan untuk memulai sekaligus mengembangkan bisnis hingga jangka waktu panjang.

Dalam berbisnis, melakukan analisis pasar dapat memberikan banyak manfaat. Beberapa di antaranya seperti:

  • Pelaku bisnis dapat memperkirakan ukuran total dan potensi pasar. Dari situ pebisnis bisa tahu apakah usahanya layak dijalankan dan menguntungkan atau tidak.
  • Pelaku bisnis mampu mengidentifikasi target konsumen berdasarkan preferensi mereka. Alhasil, strategi pemasaran pun bisa pelaku bisnis siapkan lebih baik.
  • Pelaku bisnis berkesempatan menganalisis kompetitor sehingga bisa merumuskan rencana pengembangan usaha lebih mendetail untuk mengungguli mereka.

Sederhananya, analisis pasar akan sangat berguna untuk mengembangkan usaha secara lebih cepat dan cerdas. Oleh sebab itu, langkah ini tidak boleh pelaku bisnis lewatkan. Dalam memulai sebuah usaha, memang sejatinya butuh persiapan awal yang panjang sekaligus melelahkan, ‘kan?

Baca Juga: 7+ Cara Memulai Bisnis Cuci Sepatu, Cetak Rekor Penjualan Seperti dr.Tirta

Peran analisis pasar dalam bisnis

Analisis pasar sebuah bisnis tidak hanya sekadar dilakukan pada awal memulai usaha saja. Pada praktiknya, ini dapat menjadi kegiatan berkelanjutan yang bisa perusahaan pakai untuk melakukan pengembangan dan inovasi.

Apalagi jika tingkat kebutuhan dan minat pasar mudah berubah. Tanpa analisis pasar yang efektif, sebuah bisnis mustahil bisa bertahan dalam jangka panjang.

Beberapa peran analisis pasar dalam usaha antara lain sebagai berikut:

  • Memberikan batasan pasar yang relevan, terutama batasan yang berkaitan dengan kompetitor yang punya target market dan produksi barang yang sama.
  • Memeriksa struktur pasar produk secara menyeluruh, misalnya nama produk, analisis daya beli konsumen, dan lain-lain.
  • Memberikan gambaran siapa, bagaimana, dan mengapa konsumen harus membeli produk sebagai bagian dari permintaan industri.
  • Mengidentifikasi prospek bisnis dalam industri guna memahami seberapa layak sebuah bisnis tersebut berjalan.
  • Melakukan analisis merek secara mendalam dan apa pengaruhnya dengan keputusan membeli oleh konsumen.

Baca Juga: Mengapa Market Research Penting?

Tujuan serta manfaat analisis pasar

Secara umum, tujuan utama analisis pasar adalah agar perusahaan mampu memahami betul seperti apa dan bagaimana target market usaha mereka. Pangsa pasar yang besar menjadi modal untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Selain itu, analisis pasar bertujuan untuk:

  • Memahami karakteristik pasar secara lebih jelas
  • Membantu proses perencanaan pemasaran
  • Menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pasar
  • Mengenali lebih lanjut mengenai jenis-jenis pasar
  • Memperkuat dan menyiapkan perusahaan dalam menghadapi kompetisi dengan pesaing

Sementara, manfaat analisis pasar bagi perusahaan antara lain:

  • Menjaring konsumen. Ketika analisis pasar sudah bagus, pebisnis atau perusahaan pasti jauh lebih mudah memperoleh pelanggan yang tepat. Apa yang perusahaan tawarkan telah sesuai dengan kebutuhan konsumen.
  • Meminimalisasi risiko. Potensi risiko adanya kegagalan usaha dapat dikurangi dengan adanya analisis pasar. Cakupan analisis pasar juga ada langkah mitigasi ketika ada hal tidak diinginkan terjadi.
  • Menganalisis kompetitor. Analisis pasar akan mendorong perusahaan untuk memahami apa saja kekuatan dan kelemahan pesaing. Celah ini yang kemudian bisa dijadikan referensi dalam pengembangan produk.
  • Mengambil peluang. Melalui analisis pasar, perusahaan dapat menemukan peluang untuk menciptakan produk yang berbeda dan pastinya sesuai selera konsumen. Dengan begitu, prospek bisnis pun menjadi lebih baik di masa depan.
  • Menjadi trend setter. Ide-ide untuk menjadi pembeda dan trend setter pun biasanya lahir dari proses analisis pasar yang tepat. Ini akan menjadi poin penting dalam menarik hati konsumen.
  • Menyiapkan strategi jangka panjang. Setelah bisnis berjalan, menganalisis pasar secara berkelanjutan akan membuat perusahaan lebih siap dalam membuat rencana jangka panjang. Strategi ini nantinya akan mengarahkan bisnis untuk terus bertahan hingga tahun-tahun mendatang.
  • Menghasilkan keuntungan signifikan. Langkah analisis pasar yang tepat dan cerdas pada akhirnya tentu akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Bahkan, besar kemungkinan keuntungan yang diperoleh pun besar.

Makin jelas ya bahwa tujuan dan manfaat analisis pasar sangat berdampak besar ke sebuah bisnis. Bukan cuma soal target market yang tepat, melainkan juga keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.

Baca Juga: Macam-macam strategi marketing bisnis retail di Indonesia

Cara melakukan analisis pasar

cara melakukan analisis pasar

Analisis pasar memang memegang peran penting dalam sebuah usaha. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana cara melakukannya. Ingat, hanya analisis pasar yang tepatlah yang bisa memberikan potensi keuntungan signifikan.

Langkah-langkah analisis pasar dalam sebuah bisnis gambarannya sebagai berikut:

1. Tentukan tujuan analisis

Perusahaan butuh merenungkan dan berpikir sejenak mengenai tujuan analisis pasar. Apakah karena hendak merilis produk baru dan perlu mengevaluasi pasar? Atau sebenarnya sudah ada produk rilis, tetapi perusahaan butuh mencari saluran pemasaran lebih baik?

Tujuan ini nantinya akan mendasari analisis pasar. Misalnya, perusahaan ingin meluncurkan software akuntansi. Maka, tujuan dari analisis pasar setidaknya bisa memenuhi pertanyaan ini:

  • Seberapa besar pangsa pasar dari akuntansi dan bagaimana peluang bisnisnya?
  • Siapa target market paling ideal bagi produk tersebut dan bagaimana karakteristik mereka?
  • Bagaimana cara terbaik untuk menjangkau pelanggan paling potensial?

Nah, tujuan analisis tadi akan membantu mengarahkan perusahaan menemukan cara terbaik dalam mengembangkan bisnis.

2. Teliti lanskap pasar keseluruhan

Setelah memahami mengapa harus melakukan analisis pasar, langkah selanjutnya yang mesti dilakukan perusahaan adalah melihat pasar secara menyeluruh. Informasi yang mesti dikumpulkan misalnya ukuran pasar, pesaing, peluang, dan lain-lain.

Untuk meneliti lanskap pasar keseluruhan, perusahaan dapat menggunakan tools tertentu guna membantu analisis. Beberapa poin penting yang diperhatikan antara lain bagaimana tingkat konsolidasi pasarnya, bagaimana lalu lintas pasarnya, sampai berapa ukuran pasarnya.

3. Analisis kompetitor

Bagian yang menarik dari analisis pasar dalam bisnis adalah mengamati kompetitor. Perusahaan harus memiliki pemahaman mendalam akan penawaran produk, harga, dan strategi pemasaran dari pesaing. Pasalnya, analisis kompetitor akan membantu perusahaan menemukan celah untuk memasarkan produk secara lebih efektif.

Pertama, kunjungi website kompetitor. Pelajari produk yang mereka tawarkan dan cara mereka memposisikannya. Dari situ, perusahaan menemukan area tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk memberikan nilai lebih unik ke pelanggan.

Kedua, cek harga yang ditetapkan pesaing. Ini akan memberi gambaran mengenai perbandingan produk serupa yang selama ini beredar di pasaran.

Terakhir, cermati saluran pemasaran apa saja yang pesaing gunakan. Jika ada platform yang bekerja dengan baik untuk mereka, bisa jadi itu menjadi platform terbaik juga bagi perusahaan.

4. Kenali target audiens

Cara selanjutnya adalah memfokuskan pada orang-orang yang jelas menjadi target audiens. Sebuah bisnis dikatakan sukses jika mampu menjadi jawaban bagi masalah audiens. Perusahaan harus memastikan target audiens mereka sudah tepat untuk produk yang ditawarkan.

Beberapa informasi ini bisa perusahaan kumpulkan untuk makin mengenali para audiensnya:

  • Usia dan jenis kelamin. Ini akan memberi gambaran mengenai bahasa atau topik apa yang mesti dilemparkan ke audiens.
  • Tingkat pendapatan. Informasi ini sangat berguna untuk memberi referensi mengenai daya beli dan gaya hidup audiens.
  • Pekerjaan dan pendidikan. Dari sini, perusahaan bisa membayangkan bagaimana audiens akan membuat keputusan pembelian dan seberapa besar tingkatnya.
  • Penggunaan media sosial. Dengan mengetahui media sosial mana yang lebih sering dipakai audiens, perusahaan dapat menyesuaikan platform yang lebih tepat untuk kebutuhan pemasaran kelak.

Intinya, mengetahui karakteristik audiens sangat membantu keberhasilan pemasaran produk. Makin mengenal audiens, makin besar pula peluang keuntungan yang nanti diperoleh.

5. Dapatkan wawasan tentang kebutuhan audiens

Nah, mengenal sifat audiens biasanya tidak cukup. Dalam bisnis, perusahaan harus mendalami mereka dan menggali apa sih yang menjadi kebutuhan dan preferensi audiens. Tujuannya agar perusahaan lebih tepat memposisikan layanan atau produk ke pelanggan.

Untuk memahami kebutuhan audiens, yang bisa perusahaan lakukan misalnya:

  • Online survey. Ini cara paling mudah untuk mengetahui kebutuhan pelanggan. Survei secara online ini dapat dilakukan secara organik maupun berbayar. Misalnya, menggunakan platform seperti Typeform.
  • Focus group. Kumpulkan enam sampai delapan audiens yang menjadi target market dan diskusikan mengenai kebutuhan mereka. Ini akan sangat membantu perusahaan menemukan apa yang jadi preferensi audiens secara lebih mendalam.

Semua informasi dan wawasan audiens akan mendorong perusahaan memposisikan diri lebih tepat dan menjadi solusi terbaik bagi audiens.

6. Lakukan analisis SWOT

Teknik analisis SWOT akan membantu mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, hingga ancaman yang bisa mempengaruhi bisnis. Berikut contoh analisis SWOT untuk bisnis:

  • Strength. Apa kelebihan bisnis tersebut? Apa yang membuatnya lebih baik daripada bisnis sejenis? Sumber daya atau hal unik apa yang dimiliki?
  • Weakness. Apa kekurangan bisnis tersebut? Apa yang perlu ditingkatkan? Keterbatasan apa yang jadi kendala?
  • Opportunities. Tren apa yang menguntungkan pasar bisnis? Kebutuhan pelanggan apa yang belum terpenuhi? Teknologi baru apa yang bisa dimanfaatkan?
  • Threats. Kondisi apa yang tidak menguntungkan pasar bisnis? Hambatan apa yang dihadapi? Adakah pesaing yang mengancam pasar?

Langkah analisis SWOT ini membantu perusahaan mendapatkan wawasan tentang pasar dan posisi kompetitif bisnis. Analisis yang ada bisa digunakan untuk mengembangkan strategi berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam bisnis.

7. Manfaatkan temuan yang ada

Pada akhirnya, tujuan analisis bisnis bukan hanya mengumpulkan data, melainkan memakai data untuk sebuah keputusan lebih cerdas dan tepat. Langkah pamungkas yang dilakukan misalnya:

  • Sempurnakan unique selling position (USP). Pertajam lagi USP dalam bisnis. Apakah perusahaan menggunakan fitur yang tidak dimiliki pesaing? Jika iya, pertajam bagian itu/
  • Kembangkan saluran pemasaran. Jangkau audiens lebih luas lewat wawasan yang sudah diperoleh melalui analisis pasar.
  • Mitigasi risiko. Gunakan analisis SWOT untuk membuat perencanaan pada situasi darurat. Dengan begitu, bisnis lebih siap menghadapi ancaman dan hambatan yang mungkin muncul.
  • Raih peluang baru. Analisis pasar memungkinkan perusahaan lebih peka dan responsif terhadap perkembangan tren.

Baca Juga: 9 Strategi Branding untuk Meningkatkan Citra dan Positioning

Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi analisis pasar?

Dalam melakukan analisis pasar, beberapa faktor utama yang dipertimbangkan meliputi ukuran pasar, persaingan, segmen pasar, perilaku konsumen, dan tren pasar. Data ini diperoleh dari berbagai sumber seperti survei pelanggan, laporan industri, analisis data pasar, dan data pesaing bisnis. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan di pasar, serta merumuskan strategi bisnis yang tepat untuk memaksimalkan peluang dan mengatasi permasalahan yang ada.

Perluas audiens bersama Belajarlagi Digital Agency

digital agency

Untuk memperluas pasar bisnis, kamu bisa lho menggunakan jasa Belajarlagi Digital Agency yang sudah berpengalaman membantu banyak bisnis. Baik secara organik maupun paid marketing. Dengan tim berpengalaman serta konsultan berkualitas, Belajarlagi  Digital Agency akan membantu bisnismu terus bertumbuh dan berkembang.

Silakan kunjungi langsung website Belajarlagi untuk informasi lebih lanjut, ya!

Baca Juga: 7+ Cara Memulai Bisnis Cuci Sepatu, Cetak Rekor Penjualan Seperti dr.Tirta

Kesimpulan

Analisis pasar dalam bisnis bertujuan untuk memahami dan mendalami karakteristik pasar secara spesifik. Dari situ, potensi sebuah bisnis untuk bertumbuh dan berkembang juga terbula luas.

Maka, analisis pasar menjadi hal yang paling tidak boleh terlewatkan dalam berbisnis. Lakukan dengan cermat demi kemajuan bisnis di masa depan!

#
UMKM
Belajarlagi author:

Jessica Dima

Freelance SEO content writer yang 5+ berpengalaman menulis artikel dengan berbagai topik: pekerjaan, gaya hidup, edukasi, dan kesehatan mental. Selain SEO, ia mempunyai passion khusus pada storytelling.

Temukan Hal Menarik dan Asyik Lainnya

Yuk, Langganan Newsletter Kami

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.