Moderator memiliki peran penting dalam berlangsungnya acara diskusi. Acara-acara yang membutuhkan moderator diantaranya adalah seminar, presentasi, dan debat.
Supaya acara yang dipandu bisa berjalan dengan baik, moderator perlu memiliki kemampuan public speaking yang baik. Dengan begitu harapannya peserta diskusi, penonton, dan host atau master of ceremony (MC) bisa saling terhubung tanpa merusak esensi acara.
Selain public speaking, ada beberapa skill lain yang perlu dikuasai moderator. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan membahas pengertian hingga skill yang dibutuhkan moderator yang perlu Teman Belajar ketahui!
Pengertian Moderator
Moderator adalah orang yang bertindak sebagai penengah pada suatu acara pembicaraan atau pendiskusian masalah. Oleh sebab itu, kita akan dengan mudah menjumpai moderator pada acara-acara seperti presentasi, debat, seminar, rapat kerja, kajian, dan talk show.
Sebagai penengah, moderator akan memandu acara supaya berjalan dengan tertib, efektif, dan memastikan semua bisa berpartisipasi dengan adil. Tanpa moderator, dikhawatirkan akan terjadi chaos karena semua peserta ingin berbicara sesuai kepentingannya sendiri-sendiri.
Tugas Moderator
Moderator memiliki tugas utama sebagai penengah agar acara diskusi bisa berjalan sesuai dengan topik dan waktu yang telah ditentukan. Selain sebagai penengah, moderator juga memiliki tugas penting lainnya yaitu sebagai berikut:
1. Membuka dan menutup acara diskusi
Dalam acara diskusi, moderator perlu membuka acara dengan terlebih dahulu menyapa audiens, memperkenalkan diri, dan menjelaskan topik diskusi. Setelah diskusi selesai, moderator wajib menutupnya dengan mengucapkan terima kasih serta menyampaikan pesan penutup jika ada.
2. Membacakan tata tertib diskusi
Diskusi yang melibatkan moderator biasanya bersifat formal sehingga ada tata tertib yang berlaku seperti durasi berbicara, cara mengajukan pertanyaan, cara menyanggah, serta batasan topik. Dengan membacakan tata tertib, diharapkan suasana diskusi menjadi lebih tertib, sopan, dan adil bagi semua pihak.
3. Memperkenalkan narasumber atau peserta diskusi
Dalam acara diskusi, biasanya ada beberapa narasumber yang hadir. Oleh karena itu, moderator perlu memperkenalkan nama, latar belakang, dan keahlian masing-masing narasumber kepada audiens supaya mereka bisa memahami kredibilitas dan sudut pandang narasumber.
4. Mengatur alur dan jalannya diskusi
Setiap diskusi memiliki tema atau topik yang telah ditentukan. Jika pembahasan narasumber keluar dari topik, moderator harus mengarahkan kembali topik diskusi semula. Di sini, moderator perlu tegas, komunikatif, dan diplomatis.
Baca juga: 10+ Teknik Presentasi Efektif: Tips dan Trik Praktis Wajib Tahu!
5. Memanajemen waktu diskusi
Sesi diskusi biasanya dibatasi oleh waktu. Supaya pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab bisa mendapat porsi yang seimbang, maka moderator perlu benar-benar memperhatikan waktu sehingga kemampuan time management perlu punya. Jika ada peserta yang berbicara melebihi durasi, moderator perlu mengingatkannya dengan tegas.
6. Memandu agar setiap peserta bisa mendapatkan hak bicara
Dalam diskusi, akan ada lebih dari 1 narasumber. Karena itu, moderator bertugas untuk memastikan semua narasumber bisa memiliki kesempatan yang sama dalam berpendapat atau bertanya.
7. Menjaga netralitas
Seringkali diskusi diisi dengan narasumber dari kubu yang berbeda, entah pro atau kontra dengan topik yang ditentukan. Namun moderator tidak boleh memihak salah satu kubu atau memaksakan opini pribadi. Moderator perlu netral dan menyadari bahwa tugasnya hanya sebagai penengah.
8. Mengendalikan situasi dan menyelesaikan konflik
Jika terjadi perdebatan yang memanas, interupsi, atau ketegangan yang berpotensi menimbulkan percekcokan antar peserta, moderator bertugas untuk menenangkan suasana, menjaga etika diskusi, dan mengembalikan pembahasan ke jalur yang tepat.
Skill untuk Menjadi Moderator Profesional

Diskusi bisa berjalan lancar apabila dipimpin oleh moderator yang profesional. Untuk menjadi moderator yang profesional, setidaknya ada tujuh skill yang perlu Teman Belajarlagi kuasai, diantaranya adalah:
1. Public speaking
Moderator harus mampu berbicara dengan jelas, terstruktur, dan mudah dipahami. Sebab moderator akan mengarahkan jalannya diskusi dari awal hingga akhir. Lalu karena tampil di depan banyak orang, moderator juga harus percaya diri dan tenang. Dengan kemampuan public speaking dan bahasa tubuh yang tepat, efektivitas komunikasi di panggung pun bisa dikuasai secara maksimal.
2. Komunikasi asertif
Komunikasi asertif adalah kemampuan menyampaikan pendapat, aturan, atau teguran secara tegas namun tetap sopan. Moderator perlu bersikap asertif saat mengatur waktu, menertibkan audiens, atau menegur narasumber yang bicara di luar topik diskusi. Dengan kemampuan komunikasi asertif, moderator dapat mengendalikan forum tanpa menyinggung perasaan pihak lain.
3. Diplomasi
Dalam diskusi akan muncul pendapat pro dan kontra. Tetapi moderator perlu menggunakan skill diplomasi untuk bersikap netral dalam menghadapi perbedaan pendapat. Sebagai penengah, moderator hanya perlu meredam ketegangan dan menjaga kondusifitas.
4. Pendengar yang baik
Moderator harus mampu mendengarkan secara aktif setiap pendapat, pertanyaan, dan tanggapan selama diskusi berlangsung. Dengan menjadi pendengar yang baik, moderator dapat menangkap inti pembahasan, merangkum poin penting, dan mengarahkan diskusi dengan tepat.
5. Responsif
Responsif berarti cepat tanggap terhadap situasi dan kebutuhan forum. Moderator harus siap menghadapi kondisi tak terduga seperti diskusi yang memanas, pembicara keluar topik, atau perubahan waktu. Sikap responsif membantu moderator mengambil keputusan cepat agar acara tetap berjalan lancar dan tertib.
Baca juga: 10+ Contoh Pembukaan Presentasi dalam Bahasa Inggris, Praktikkan Yuk!
Cara Menjadi Moderator yang Baik
Supaya diskusi bisa berjalan dengan baik, maka dibutuhkan sosok moderator yang baik pula. Setidaknya ada 5 cara mudah yang bisa Teman Belajar lakukan untuk menjadi moderator yang baik!
1. Menguasai materi atau topik diskusi
Moderator bisa tampil percaya diri jika ia menguasai topik diskusi, meskipun tidak harus menjadi ahli.
Dengan menguasai topik diskusi, moderator bisa dengan mudah memahami pendapat narasumber, mengarahkan diskusi dengan bijak, menghindari pembahasan yang menyimpang, serta menyusun pertanyaan atau rangkuman dengan tepat.
2. Manajemen waktu
Meskipun dalam acara besar akan disediakan time keeper, namun moderator juga perlu fokus dalam membagi waktu supaya rangkaian acara berjalan sesuai jadwal.
3. Kontrol emosi
Tidak jarang akan timbul perdebatan panas yang bisa memicu pertikaian. Pada momen ini, moderator tidak boleh tersulut emosi dan harus mampu mengendalikan diskusi dengan bijaksana. Dengan kontrol emosi yang baik, moderator dapat mengarahkan diskusi supaya kembali kondusif.
4. Bersikap netral dan adil
Moderator yang baik adalah moderator yang netral. Artinya ia tidak memihak salah satu pendapat atau pihak tertentu. Sikap adil dapat ditunjukkan dengan memberikan kesempatan bicara yang sama sehingga tercipta suasana diskusi yang demokratis dan seimbang.
5. Komunikasi yang jelas dan tegas
Moderator perlu menyampaikan arahan, aturan, dan keputusan dengan bahasa yang jelas, tegas, namun tetap sopan. Komunikasi yang baik membantu peserta memahami alur diskusi dan meminimalkan kesalahpahaman.
Training Public Speaking untuk Korporasi
Selain moderator, masih banyak bidang pekerjaan yang membutuhkan skill public speaking yang mumpuni. Sebut saja MC, sales, content creator, hingga level manajerial sekalipun,
Kabar baiknya, skill public speaking ini bisa dilatih dan dikembangkan secara sistematis. Melalui program corporate training dari Belajarlagi, perusahaan dapat membekali timnya dengan kemampuan komunikasi yang efektif hingga leadership yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selain mengasah soft skill, Belajarlagi juga menyediakan program corporate training untuk meningkatkan kompetensi di bidang IT, data analisis, dan masih banyak lagi.
Ingin menyelenggarakan corporate training untuk perusahaan? Hubungi Belajarlagi untuk informasi lebih lanjut!


.webp)


