Pelajari Yuk KOL Management untuk Bisnis, Biar Makin Cuan!

8 Min Read
Published:
August 23, 2023
Updated:
August 23, 2023

Pentingnya KOL management

KOL (key opinion leader) management berperan penting dalam perkembangan sebuah bisnis. Pasalnya, sosok KOL dapat mempengaruhi persepsi dan ketertarikan audiens terhadap suatu produk. Ketika sebuah brand memiliki KOL yang tepat dan berpengaruh, kemungkinan brand tersebut berkembang sangatlah besar.

Menurut Nielsen, 92% konsumen lebih mempercayai rekomendasi pribadi seseorang daripada iklan. Bahkan, audiens milenial cenderung lebih suka promosi dalam bentuk mulut ke mulut daripada sekadar campaign biasa. Berkaca dari hal tersebut, wajar jika pada akhirnya banyak brand maupun perusahaan menggunakan KOL dalam strategi marketingnya.

Agar strategi tersebut berjalan dengan baik, perusahaan membutuhkan KOL management. Teman Belajar mungkin bertanya-tanya, apa sih KOL management itu? Nah, simak penjelasan dan ulasan lengkapnya lewat artikel yang sudah Tim Belajar Lagi siapkan ini, ya!

Pengertian KOL

Definisi key opinion leader

Selama ini, sosok KOL kerap orang samakan dengan influencer. Menurut HubSpot, KOL hampir mirip dengan influencer dalam hal jumlah pengikut. Namun, audiens dari KOL sebenarnya jauh lebih tertarget.

Misalnya, seseorang yang rutin memproduksi konten tentang kecantikan pastilah memiliki audiens yang memang benar-benar tertarik akan hal itu. Semua unggahannya konsisten pada topik kecantikan. Maka, brand-brand produk kecantikan dapat menggunakan sosok itu sebagai KOL.

Karena KOL memiliki identitas yang jelas, sosok tersebut lebih sering audiens percayai karena autentik. Nah, sifat autentik itulah yang kemudian mampu membuat KOL mempengaruhi pendapat atau opini audiens. Pada akhirnya, bekerja sama dengan KOL secara tidak langsung dapat menguntungkan sebuah brand.

Intinya, bermitra dengan KOL akan membawa brand terhubung ke audiens yang lebih tertarget dan tepat. Keberadaan KOL bisa mendorong audiens untuk percaya akan sebuah produk, bahkan menggerakkan audiens untuk membelinya.

Perbedaan KOL dengan influencer

Meski sama-sama memiliki banyak pengikut, ada perbedaan mendasar antara key opinion leader dengan influencer. Biar lebih jelas, Teman Belajar simak penjelasan berikut ini, ya.

Melansir dari Active Campaign, key opinion leader merupakan sosok yang memang sudah ahli pada bidang dan kariernya. Keahlian KOL membuat mereka punya kredibilitas dan pengaruh besar ke audiens. Cermati kata kuncinya: ahli dan terpercaya.

Sementara, influencer perannya hanya pada mempengaruhi orang lain (audiens) lewat media sosial. Influencer dapat meliputi selebriti, blogger, vlogger, hingga sosok-sosok berpengaruh di Instagram. Banyak audiens mengikuti influencer karena menyukai kepribadian mereka atau karena sosoknya banyak dikenal orang.

Influencer sendiri biasanya bisa kamu kategorikan ke dalam tingkatan berbeda-beda. Biasanya berdasarkan jumlah pengikutnya. Berikut contoh level influencer Instagram berdasarkan pengikut:

Nah, KOL sendiri punya pengaruh lebih besar dari influencer. Audiens mengikuti sosok KOL bukan karena ketertarikan semata, tetapi kredibilitas. Sekalipun jumlah pengikut KOL tidak sebanyak influencer, kredibilitas dan kemampuan KOL dapat menjaring opini positif dari audiens.

Jangkauan dari KOL dapat berdampak lebih besar daripada influencer. Bagan kerja dari KOL bisa kamu lihat sebagai berikut:

Siapa yang bisa jadi KOL?

Sosok-sosok KOL

Karena KOL memang lebih spesifik dan tertarget daripada influencer, maka sebuah brand harus dapat menentukan sosok yang tepat. Sosok KOL nantinya membantu brand dalam mempromosikan produk. Berikut orang-orang yang bisa menjadi KOL:

Profesi dan pengalaman khusus

Seperti sudah kamu baca sebelumnya, KOL mempunyai profesi, pengalaman, dan pengetahuan yang terkait pada bidang tertentu. Kebanyakan KOL hanya akan bekerja sama dengan produk yang relevan dengan kemampuan atau keahlian mereka.

Fokus dari konten-konten KOL bukan untuk viral semata, melainkan memberikan fakta akurat dan terpercaya ke audiens. Melalui keahlian mereka, KOL mampu memberikan opini logis mengenai suatu produk dan akhirnya menggiring audiens ke opini positif.

Keahlian terbukti

Dengan kemampuan dan keahlian yang sudah terbukti, KOL berpotensi membuat konten yang memuat deskripsi lebih jelas. Selain itu, KOL juga akan memberikan suatu opini atau pendapat pribadi mengenai produk yang mereka gunakan. Opini tersebut lebih terpercaya dan bisa menjadi jaminan mutu suatu brand.

Dapat meningkatkan kredibilitas brand

Terakhir, sosok yang layak menjadi KOL adalah orang yang mampu meningkatkan kredibilitas brand. Tingkat rasa percaya audiens akan sosok KOL semestinya relevan dengan kepercayaan brand. Tanpa kualitas dan keahlian yang bagus, sulit untuk seseorang mempengaruhi audiens akan suatu produk.

Manfaat KOL marketing

Guna KOL marketing

Nah, bekerja sama dengan KOL sendiri sudah sering menjadi strategi marketing berbagai perusahaan. Apalagi audiens pada zaman sekarang banyak yang mengikuti sosok-sosok berpengaruh seperti KOL. Berikut beberapa manfaat menggunakan KOL marketing dalam bisnis:

Membantu brand menarget audiens

Entah sebuah perusahaan butuh meningkatkan brand awareness ataupun konversi, KOL dapat dengan cepat membantu perusahaan menjangkau audiens paling tepat. Secara spesifik, KOL bahkan bisa menumbuhkan suatu komunitas yang berfokus pada minat tertentu sekaligus relevan dengan brand.

Katakanlah perusahaan memiliki produk smoothie organik. Produk tersebut sebenarnya sifatnya sudah khusus dan spesifik. Demi memperoleh target market yang tepat sasaran, perusahaan bisa bermitra dengan KOL yang berfokus dan punya keahlian pada gaya hidup sehat.

Dalam hal ini, perusahaan tidaklah harus memasang iklan pada berbagai media sosial yang belum tentu tepat sasaran. Cukup pilih KOL dengan reputasi dan kredibilitas terpercaya di bidang tersebut. Hampir dipastikan banyak audiens dari KOL tersebut berpotensi menjadi pelanggan baru.

Membantu meningkatkan penjualan

KOL sanggup membantu meningkatkan kesadaran audiens akan sebuah merek atau produk. Hal ini secara langsung dapat pula berpengaruh ke penjualan. Bayangkan jika setidaknya 50% audiens KOL mengikuti opini ataupun rekomendasi KOL, bukankah perusahaan mendapatkan laba cukup besar dari situ?

Selain itu, perusahaan boleh juga berkolaborasi dengan KOL untuk menciptakan produk baru yang sifatnya eksklusif. Belakangan ini beberapa brand makanan mengeluarkan menu khusus hasil kolaborasi dengan chef untuk menarik perhatian pelanggan. Keahlian dan pengalaman seorang KOL bermanfaat juga memberikan masukan atau strategi lebih tepat ke perusahaan dalam hal menjangkau audiens.  

Meningkatkan jangkauan

Bukan cuma membantu perusahaan menggaet audiens lebih tepat, peran KOL juga bisa lebih besar dari itu. Jangan salah, jangkauan sosok KOL juga tidak kalah lebar daripada influencer, kok.

Sekarang banyak lho sosok KOL yang mengikuti jutaan pengikut, baik itu di Instagram, YouTube, dan lain-lain. Sosok-sosok kredibel seperti inilah yang seharusnya bisa perusahaan ambil. Alih-alih membuat paid ads terlalu banyak, perusahaan dapat mencoba berfokus pada kerja sama dengan KOL.

Baca Juga: Tips Jitu Belajar Copywriting Berikut Rekomendasi Kursusnya

Apa itu KOL management?

Pengertian KOL management

Agar strategi KOL marketing dapat berjalan dengan baik, perusahaan membutuhkan KOL management yang tepat. KOL management adalah cara suatu brand atau perusahaan dalam mengatur pemasaran melalui sosok KOL. Nah, KOL management yang baik nantinya dapat menciptakan hubungan strategis dan harmonis antara brand, KOL, dan audiens.

Perusahaan tidak bisa sembarangan saat bermitra dengan KOL. Oleh sebab itu, KOL management bertugas menjembatani agar perusahaan dan KOL memiliki tujuan dan visi yang sama. Pasalnya, KOL itulah yang nantinya akan membantu perusahaan dalam memasarkan produk ataupun promosi.

Dalam manajemen ini, tim akan mengidentifikasi, memetakan, merencanakan, hingga melibatkan KOL dalam strategi marketing. Tugas terpenting dari management KOL adalah menentukan sosok KOL terbaik yang mampu memberikan opini paling akurat dan positif atas sebuah brand.

Menurut Active Campaign, berikut beberapa tips untuk melakukan pendekatan terhadap sosok KOL lewat email:

  • Beri subjek email yang jelas dan sopan
  • Buat pesan yang ringkas dan jelas (tidak bertele-tele)
  • Lakukan riset mendalam terhadap calon KOL dan sertakan dalam pitching
  • Jelaskan kepada KOL mengapa sosoknya relevan dan cocok untuk brand
  • Beri penawaran, misalnya kompensasi, backlink, dan lain-lain
  • Hindari mengirim email yang sama berulang kali karena terkesan seperti spam
  • Andai KOL tak kunjung memberi respon, coba hubungi lewat media lain (misalnya LinkedIn)

Selain merencanakan strategi dan mengelola KOL, tugas dari KOL management antara lain sebagai berikut:

  • Mengelola penawaran dengan KOL
  • Mengatur hasil pemasaran dengan KOL
  • Memastikan kegiatan atau konten KOL sudah sesuai dengan perjanjian
  • Memiliki soft skill komunikasi yang baik agar dapat memelihara hubungan baik dengan KOL

Fungsi KOL management

Dalam perencanaan marketing, KOL management memegang peran dan fungsi yang sangat penting. Tim tersebut secara tidak langsung turut membantu kesuksesan pemasaran sebuah brand. Lalu, apa saja peran dari KOL management?

Mengidentifikasi audiens KOL

Tim manajemen KOL bertugas mengenali dan memahami audiens dari KOL. Tujuannya agar perusahaan dapat mengetahui cocok tidaknya sosok KOL tersebut dengan tujuan atau value perusahaan. Dalam hal ini, tim manajemen KOL bisa melakukan riset terhadap banyak KOL hingga mengerucutkan beberapa nama saja.

Dari beberapa nama tersebut, tim tersebut mesti menentukan sosok KOL mana yang paling cocok untuk bekerja sama. Setelah ada KOL terpilih, manajemen KOL mulai membuat rencana branding dan konten bersama-sama dengan KOL untuk mencapai target yang mereka inginkan.

Mengetahui jumlah pengikut KOL

Salah satu proses penting dalam pemilihan KOL adalah mencermati jumlah pengikut KOL. Meski jumlah pengikut bukanlah prioritas dalam KOL, tetap saja perusahaan punya kebutuhan menjangkau audiens lebih luas. Itu artinya, butuh sosok yang mampu meningkatkan brand awareness.

Makin besar jumlah pengikut KOL, potensi brand awareness pun makin meluas. Dengan begitu, brand atau produk menjadi lebih dikenal audiens.

Selain itu, tim manajemen KOL juga harus cermat dalam mendeteksi adanya fake account atau ghost account yang ada pada KOL. Jangan sampai pengikut KOL terlihat besar, tetapi sebenarnya banyak yang fake account.

Memahami relevansi KOL dengan brand

KOL management harus benar-benar memastikan latar belakang dari KOL sudah sesuai dengan brand. Keberadaan KOL management dapat membantu perusahaan dalam melihat fokus konten-konten dari KOL yang akan mereka ajak kerja sama.

Ketika konten dari KOL sudah relevan dengan brand, akan jauh lebih mudah untuk mengajak KOL berpartner. Ingat, pendekatan dengan KOL juga harus perusahaan lakukan dengan cermat. KOL bisa tahu lho mana perusahaan yang benar-benar melakukan riset dan mana yang tidak.

Mengetahui engagement KOL

Engagement dapat menjadi gambaran bagaimana interaksi antara KOL dengan audiens-nya. Makin tinggi keterlibatan audiens dengan konten-konten KOL, itu berarti menjadi tanda yang bagus. Apalagi fokus pemasarannya adalah lewat konten yang KOL buat ke audiens.

Jadi, angka pengikut yang tinggi mesti KOL management validasi kembali dengan engagement rate-nya. Zaman sekarang ada lho sosok-sosok populer di Instagram yang punya pengikut banyak, namun tingkat keterlibatan dengan audiens sangat rendah.

Engagement yang tinggi bisa menjadi dasar penting untuk mengukur apakah nanti konten KOL yang bekerja sama dengan perusahaan dapat bekerja baik atau tidak. Makin baik engagement, makin besar pula peluang menjangkau audiens lebih banyak.

Manfaat KOL management

Manfaat manajemen KOL

Saat bermitra dengan KOL, perusahaan tentu mendapatkan keuntungan tersendiri. Terlebih jika strategi kerja sama tersebut benar-benar disiapkan dengan baik oleh KOL management. Berikut beberapa manfaat memiliki KOL management dalam perusahaan:

Menaikkan citra brand

Mempunyai KOL yang tepat dapat membantu perusahaan menaikkan citranya. Opini atau image positif dari audiens pun dapat terbentuk dengan adanya KOL.

Berdasar dari hal tersebut, manajemen KOL dapat terlibat untuk mengarahkan KOL menjadi cerminan dari brand. Tim tersebut harus memastikan bahwa konten-konten dari KOL benar-benar mewakili brand image perusahaan. Tanpa adanya manajemen KOL, perusahaan akan cukup kewalahan dalam memonitor KOL.

Rencana pemasaran lebih sistematis

Berhubungan dengan KOL berarti harus siap dengan berbagai agenda dan jadwal KOL yang sangat padat. Nah, KOL management dapat mengatur rencana pemasaran dengan KOL menjadi lebih terstruktur serta sistematis. Tujuannya tentu agar kegiatan pemasaran berjalan lancar.

Selain itu, manajemen KOL dapat pula memberi masukan ke KOL mengenai jam posting, menyesuaikan waktu terbaik yang KOL miliki. Harapannya agar konten tersebut mendapat engagement rate tinggi.

Alur campaign lebih teratur

Pada akhirnya, KOL management dapat mengatur semua alur marketing campaign menjadi lebih teratur. Secara umum, ada tiga fase dari pembuatan campaign: pra campaign, campaign, dan pasca campaign.

Manajemen KOL dapat memastikan semua alur marketing berjalan sesuai jadwal dan pastinya secara sistematis. Dengan begitu, risiko jadwal bentrok dengan KOL pun dapat dihindari. Perusahaan bisa lebih tenang selama tim manajemen KOL menyusun strategi pemasaran dengan sistematis dan efektif.

Baca Juga: 4 Prospek Karier di Bidang Performance Marketing, Banyak Dicari!

Matriks kesuksesan KOL

Bagaimana cara mengetahui sebuah KOL management berjalan dengan baik atau tidak? Ada KPI atau matriks yang dapat mengukur berhasil tidaknya KOL marketing. Secara umum, ada dua matriks penting, yakni brand awareness metrics dan direct response metrics.

Brand awareness metrics berfokus pada langkah atau strategi dalam meningkatkan kesadaran audiens akan sebuah brand. Hal ini dapat manajemen KOL ukur dari:

  • Impressions
  • Likes
  • Comments
  • Mentions
  • Reach
  • Traffic

Selanjutnya, direct response metrics berfokus pada strategi untuk menarik audiens melakukan tindakan. Direct response metrics juga memberikan gambaran mengenai ROI dari campaign. Manajemen KOL dapat mengukurnya dari:

  • Clicks
  • Sales
  • Conversions
  • Leads
  • Downloads
  • Subscribes

Kesimpulan

Bekerja sama dengan key opinion leader (KOL) dapat menjadi strategi marketing terbaik yang bisa perusahaan lakukan saat ini. Lewat KOL, sebuah produk berpotensi menjadi lebih mudah audiens kenal. Itu artinya, KOL secara tidak langsung dapat pula meningkatkan penjualan.

KOL berbeda dengan influencer. KOL merupakan sosok dengan profesi atau keahlian tertentu yang punya pengaruh besar ke audiens. Meski jumlah pengikut KOL tidaklah sebanyak audiens, kredibilitas KOL dapat mempengaruhi audiens pada opini tertentu. 

Kredibilitas seorang KOL dapat perusahaan gunakan untuk menciptakan citra brand yang baik di mata audiens. Pada akhirnya, sebuah brand dapat mendapatkan kepercayaan dari audiens lewat KOL tersebut.

Agar KOL marketing berjalan lancar, perusahaan butuh KOL management yang baik. Secara umum, tugas mereka adalah mengidentifikasi, memetakan, merencanakan, hingga melibatkan KOL dalam strategi marketing.

KOL management sendiri sebenarnya erat juga dengan strategi dalam digital marketing, lho. Kalau tertarik mempelajarinya, kamu dapat mengikuti Full-Stack Digital Marketing Bootcamp dari Belajar Lagi. Cek dan update jadwalnya di website Belajar Lagi, ya!

#
Digital Marketing
#
Social Media
Belajarlagi author:

Jadilah yang pertama tahu

Langganan Newsletter Kami

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.