Mengenal Marketplace Specialist dari Tugas, Skill, dan Gajinya 2026

Dina Pertiwi
8 Min Read
Published:
March 16, 2026
Updated:
March 16, 2026

Seperti apa job desc marketplace specialist itu? Teman Belajar pasti sering menemukan loker marketplace specialist di job portal, tetapi masih bingung role ini pekerjaannya apa? Apakah hanya sekedar upload produk? Ternyata bukan, ya. Di era pertumbuhan marketplace yang pesat, banyak brand yang menggunakan toko online sebagai kanal penjualan utama.

Dalam perkembangan itu, role ini memang sering disebut, tetapi tidak banyak yang tahu apa itu marketplace specialist. Nah, kali ini kita akan mengupas pengertian marketplace specialist lengkap dengan job desk, skill yang dibutuhkan, sampai gaji dan prospek karir untuk Teman Belajar yang ingin berkarir di bidang ini. Simak sampai tuntas, ya!

Definisi dan Perannya dalam Bisnis Marketplace Specialist

Marketplace specialist adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengelola dan mengoptimalkan performa produk dan brand di marketplace. Role ini memiliki fokus untuk memastikan bahwa produk mudah ditemukan buyer, baik di beranda maupun di hasil pencarian dan menghasilkan penjualan yang optimal. Selain itu, kita harus mampu memahami algoritma dan fitur platform yang berubah-ubah, mulai dari fitur campaign sampai ke sistem iklan.

Meskipun sama-sama bergerak di bidang marketing, jangan kira bahwa role ini sama dengan digital marketing, ya. Karena sebenarnya kedua peran ini beda responsibility-nya. Digital marketing lebih fokus ke optimalisasi website, SEO, sampai ads. Sementara marketplace specialist bertanggungjawab untuk optimalisasi listing dan ranking produk, harga promo, campaign, sampai ke analisa penjualan.

Saat ini peran marketplace specialist bisa dibilang sedang banyak dibutuhkan. Menurut data dari Good Stats, jumlah usaha di e-commerce Indonesia pada tahun 2024 naik 15,3% menjadi 4 juta. Ini merupakan perkembangan yang cukup signifikan dan membuat kebutuhan akan posisi ini juga meningkat. Dan penting untuk dipahami karena ada banyak marketplace, role ini tidak hanya mengelola satu platform, melainkan juga harus menangani beberapa platform sekaligus

Tugas Harian yang Sebenarnya Dilakukan Marketplace Specialist

Menurut IED, jobdesk marketplace specialist mencakup menyusun strategi pasar dengan cara menganalisis data pembelian, behavior konsumen, dan menyesuaikan dengan tren pasar. Tapi untuk pekerjaan day-to-day-nya diuraikan secara sederhana seperti berikut ini:

  • Yang pertama kita perlu mengoptimasi listing produk. Ini dimulai dari menyusun judul produk yang mengandung keyword relevan, memilih foto produk yang menarik, hingga menulis deskripsi yang informatif.
  • Setelah itu pekerjaan akan dilanjutkan dengan mengelola iklan berbayar di marketplace, seperti TopAds atau Shopee Ads. Pekerjaan ini termasuk menentukan budget, memilih keyword iklan, dan memantau performa campaign.
  • Monitoring dashboard performa toko, seperti jumlah kunjungan produk, conversion rate, serta performa penjualan setiap produk dan mengubahnya dalam bentuk laporan. Untuk yang ini bisa dilakukan secara berkala, baik mingguan, bulanan, atau kuartal tergantung dengan kebutuhan.
  • Memperbarui harga dan stok produk secara berkala, agar tetap kompetitif dengan harga pasar dan memastikan ketersediaan produk untuk memenuhi permintaan buyer.

Selain keempat hal di atas, pekerjaan marketplace specialist juga termasuk mengelola kampanye di hari besar seperti harbolnas, event flash sale, sampai ke promo di tanggal kembar. Untuk menjalankan campaign ini, biasanya kita akan berkoordinasi dengan tim logistik untuk memastikan ketersediaan stok dan kesiapan pengiriman, tim kreatif untuk materi visual, dan tim manajemen untuk membantu menentukan strategi harga dan promo.

Marketplace specialist juga harus memiliki kemampuan analitis untuk menganalisis data kompetitor seperti harga pasar, strategi promo pesaing, sampai memantau ulasan produk untuk mengidentifikasi peluang perbaikan. Jadi, pekerjaan ini bisa dibilang gabungan antara kemampuan analitis, kreativitas, dan pemikiran strategis yang bekerja secara bersamaan.

Baca juga Apa Itu Pemasaran Marketplace? Definisi, Manfaat, dan Jenis-jenisnya

Skill Wajib Marketplace Specialist yang Dicari Perusahaan

Jika kamu tertarik dengan profesi ini, maka ada beberapa skill wajib marketplace specialist yang harus dikuasai. Menurut Coursera, skill yang dicari perusahaan itu terdiri atas 3 hal, yakni hardskill, softskill, dan penguasaan tools yakni:

Di sisi hardskill, Teman Belajar diharapkan mampu memahami SEO marketplace, membaca data performa (seperti CTR, CVR, dan ROAS), menguasai fitur iklan di semua platform, dan memahami dasar supply chain management. Kamu juga perlu pemahaman dasar copywriting agar bisa membuat judul dan deskripsi produk yang bisa menarik klik dan membantu konversi pembelian.

Tapi bukan hanya hardskill, ada softskill yang wajib dikuasai juga. Kemampuan tersebut meliputi problem solving saat menghadapi kendala di lapangan serta komunikasi lintas departemen. Selain itu, penting juga untuk mampu beradaptasi dengan perubahan algoritma platform yang sering terjadi tanpa pemberitahuan.

Teman Belajar juga perlu menguasai beberapa tools untuk pekerjaan ini. Di antaranya adalah perlu memahami sistem kerja Seller Center di masing-masing platform, Google Sheets atau Excel untuk membuat laporan performa, serta fitur analitik seperti Shopee Insight atau Tokopedia Analytics. Apakah tertarik mempelajari ini semua?

Jenjang Karir dan Kisaran Gaji Marketplace Specialist di Indonesia

Untuk jenjang karir dan kisaran gaji posisi marketplace specialist cukup menjanjikan. Level ini sesuai dengan pengalaman kerja. Jika belum punya, maka bisa dimulai di entry level juga dengan urutan sebagai berikut:

  • Di entry level untuk 0-2 tahun pengalaman akan dimulai dengan admin toko online, staf, atau junior marketplace specialist. Fokus tanggung jawabnya adalah upload produk, update stok, dan menjalankan basic customer service. Di level ini biasanya akan menerima gaji paling rendah di angka Rp4 juta atau sesuai UMR daerah sampai Rp5 Juta.
  • Kemudian di tingkat mid-level, dengan pengalaman 1-3 tahun akan menjadi marketplace specialist dengan responsibility mencakup strategi optimasi, iklan, monitoring, dan analisis penjualan. Gaji pada tingkat ini berada di kisaran Rp5 juta sampai Rp10 juta, tergantung skala perusahaan dan lokasi kerja.
  • Senior level mencakup posisi senior marketplace specialist dengan pengalaman 3-5 tahun. Tanggung jawab yang diemban biasanya lebih besar termasuk monitoring semua platform dan merancang strategi campaign di level yang lebih besar. 
  • Teman Belajar dengan pengalaman di atas lima tahun juga bisa dipromosikan ke level manajer dengan jabatan E-commerce Manager dengan tanggung jawab atas seluruh performa marketplace dan strategi jangka panjang. Di level senior dan manajer ini gaji biasanya berada di kisaran Rp10 juta sampai Rp15 juta

Jika ingin cepat naik jabatan atau lompat ke perusahaan yang lebih besar, pastikan Teman Belajar memiliki track record yang mumpuni. Misalnya memiliki catatan peningkatan revenue yang terukur dan data-driven. Industri yang banyak membutuhkan posisi ini biasanya bergerak di bidang FMCG, fashion, beauty and skincare, elektronik, hingga brand lain yang direct to consumer. 

Baca juga Panduan Belajar Marketplace untuk Sukses Jualan Online

Dari Nol hingga Jadi Marketplace Specialist dalam 6 Bulan

Secara umum posisi ini membutuhkan gelar bachelor degree atau strata 1. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk Teman Belajar yang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang cocok juga bisa memulai karir ini. Selama memiliki skill yang dibutuhkan dan serius belajar secara terstruktur, serta konsisten dalam waktu 6 bulan akan bisa memahami ini. 

Berikut roadmap belajarnya:

  • 1-2 bulan pertama, pahamilah dasar platform marketplace. Pelajari bagaimana algoritma marketplace seperti Shopee dan Tokopedia bekerja, bagaimana struktur listing produk, serta fitur dasar di seller center.
  • Di bulan 3-4, coba praktik langsung dengan membuka toko online sendiri atau membantu UMKM yang sudah memiliki toko online. Cobalah menjalankan iklan berbayar dengan budget kecil dan pelajari cara membaca data performa.
  • Memasuki bulan 5-6, mulai pelajari optimasi lanjutan seperti menyusun strategi bundling produk, mengikuti campaign flash sale, sampai menganalisis strategi harga dan promo kompetitor. Di waktu ini kamu bisa mulai menyusun portofolio marketplace specialist dari hasil belajar selama enam bulan ini. Masukkan data peningkatan traffic produk atau data penjualan selama menjalankan toko online.

Teman Belajar juga bisa menggunakan sumber pembelajaran gratis seperti Shopee University, atau Tokopedia Seller Academy, YouTube channel seller berpengalaman misalnya Dewa Eka Prayoga yang terkenal sebagai Dewa Seller, serta komunitas di Telegram atau Facebook Group. Jangan khawatir, banyak profesional yang mulai belajar dari nol tanpa pengalaman formal. Perbedaannya biasanya terletak pada kecepatan mereka belajar dari data dan keberanian untuk terus bereksperimen dengan strategi.

Selain membutuhkan skill teknis, menjadi marketplace specialist yang andal juga memerlukan pemahaman tentang perilaku konsumen di setiap platform marketplace agar bisa menyesuaikan strategi dan performa. Dengan memahami data performa, strategi promo, dan cara kerja algoritma, kamu bisa membuat keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan penjualan.

Bootcamp FSDM Belajarlagi

Jika ingin memperdalam skill ini, Teman Belajar bisa mempelajari digital marketing secara lebih menyeluruh melalui program Digital Marketing Full Stack dari Belajar Lagi. Yuk, pelajari detail programnya di Digital Marketing Full Stack by Belajarlagi.

Referensi

  • Coursera. What Is a Digital Marketing Specialist? Tasks, Skills, and How to Become One. 
  • IED. Marketing Specialists: who they are, what they do and how to become one.
  • Good Stats. Jumlah Usaha E-Commerce Indonesia Tembus 4 Juta pada 2024. 

#
Digital Marketing
Belajarlagi author:

Dina Pertiwi

Freelance SEO Content Writer dengan 3+ tahun pengalaman menulis artikel berbagai topik, seperti fashion, gaya hidup, edukasi, dan teknologi. Memiliki ketertarikan khusus pada storytelling yang engaging dan berbasis riset.

Temukan Hal Menarik dan Asyik Lainnya

Yuk, Langganan Newsletter Kami

Topik apa yang paling menarik untuk anda?
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Cookie Consent

By clicking “Accept”, you agree to the storing of cookies on your device to enhance site navigation, analyze site usage, and assist in our marketing efforts. View our Privacy Policy for more information.