Data analyst menjadi pekerjaan yang makin populer dan itu sebabnya banyak kursus menyediakan pembelajaran tentang bidang tersebut. Maklum saja, kebutuhan perusahaan akan sumber daya profesional untuk mengolah dan mengelola data kian tinggi. Dengan mempelajari analisis data, kita berpeluang memperoleh pekerjaan sebagai data analyst yang marak dicari.
Meski kita tidak punya latar belakang pendidikan di bidang analisis data, kita masih berkesempatan mempelajarinya melalui kursus. Namun sebelumnya, kita perlu mengetahui gambaran kurikulumnya hingga target pembelajarannya seperti apa.
Kali ini Tim Belajarlagi menyajikan beberapa ulasan mengenai rekomendasi kursus data analyst sekaligus pentingnya kursus tersebut. Kita pelajari dan cermati satu per satu, siapa tahu ada salah satu kursus yang cocok untuk kita coba. Simak, ya!
Mengapa kebutuhan akan data analyst semakin meningkat?
Di zaman sekarang, data ada di mana-mana dan kita menggunakannya setiap hari, terutama dalam lingkup pekerjaan. Bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan baik juga tidak lepas dari data-data yang ada lengkap dengan pengelolaan dan pengolahannya. Berbagai keputusan dapat diambil secara strategis berkat pengolahan data yang tepat.
Apalagi di zaman serba digital seperti sekarang. Sebuah bisnis pastilah dibanjiri dengan aneka data. Mulai dari data konsumen beserta perilakunya, data transaksi, data operasional, data kinerja pemasaran, dan masih banyak lagi. Data-data tersebut bukan cuma angka, melainkan juga pembawa informasi penting yang menggambarkan kondisi bisnis.
Beberapa peran data dalam bisnis antara lain:
- Memberikan gambaran mengenai karakteristik dan kebiasaan konsumen
- Menyajikan laporan mengenai kinerja pemasaran, penjualan, dan sebagainya
- Menjadi landasan dalam membuat prediksi tren pasar di waktu mendatang
- Mendorong pebisnis membuat keputusan lebih rasional berbasis data (bukan sekadar asumsi)
- Menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan inovasi dan pengembangan produk di masa mendatang
Sementara, ada empat jenis analisis data yang biasa digunakan di perusahaan:
- Analisis deskriptif: Data memberi tahu kita apa yang telah terjadi.
- Analisis diagnostik: Data memberi tahu kita tentang mengapa dan bagaimana sesuatu terjadi.
- Analisis prediktif: Data memberi tahu kita tentang kemungkinan yang terjadi di masa depan.
- Analisis perspektif: Data memberi tahu kita bagaimana sebaiknya bertindak.
Perusahaan yang menggunakan data-data dengan baik cenderung lebih stabil dalam mempertahankan bisnis. Tak hanya itu, bisnis pun menjadi lebih berkembang dengan selalu mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang fluktuatif.
Berkaca dari hal tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa di masa-masa sekarang hingga mendatang, kebutuhan akan data analyst pasti akan terus naik. Hampir tidak ada perusahaan yang bekerja dengan “membiarkan” data menjadi angka belaka. Pebisnis memerlukan tenaga ahli untuk mengolah dan mengelola data-data sebaik mungkin.
Rekomendasi kursus data analyst terbaik
Berikut beberapa rekomendasi kursus data analyst yang bisa kita coba. Sebelum memilih kursus, jangan lupa sesuaikan juga dengan level dan kebutuhan belajar kita.
1. Google Data Analytics Professional Certificate

Google Data Analytics Professional Certificate merupakan salah satu kursus data analyst yang bisa kita ikuti secara daring dan sifatnya fleksibel. Kursus ini memberi pengantar tentang analisis data secara mendalam yang dapat kita pelajari selama enam bulan.
Keunggulan kursus ini adalah sengaja dirancang untuk para pemula yang sama sekali tidak memiliki latar pendidikan soal analisis data. Kita akan belajar memvisualisasikan data, mengevaluasi data, dan menggunakan perangkat yang berhubungan dengan analisis. Misalnya, spreadsheet, SQL, hingga pemrograman R.
Kursus ini bisa kita akses melalui Coursera dengan biaya sekitar £47. Pada akhir kursus, kita akan memperoleh sertifikat yang nantinya dapat menunjang CV kita. Dengan program pembelajaran intensif, biaya untuk kursus ini masih masuk akal, terutama bagi pemula.
2. IBM Data Analyst Professional Certificate

Sama seperti kursus sebelumnya, IBM Data Analyst Professional Certificate juga ramah bagi para pemula yang belum punya pengalaman di bidang analisis data. Bedanya, durasi kursus ini sedikit lebih panjang, yaitu 11 bulan.
Dalam kursus ini, kita bakal belajar analisis data mulai dari dasarnya hingga pengembangan pengetahuan praktis. Misalnya, Phyton, SQL, Excel, dan analitik memakai program-program lainnya.
Meski ramah bagi pemula, kita setidaknya dibekali dulu dengan ketertarikan akan literasi komputer, matematika, dan mengolah angka. Pasalnya, cakupan kerja data analyst sendiri nantinya tidak akan bisa lepas dari tiga hal tersebut.
Kursus dari IBM ini juga tersedia di Coursera dengan biaya sekitar £47 (bagi pelanggan Coursera). Karena durasi kursus cukup panjang, tentu saja dibutuhkan komitmen tinggi untuk menyelesaikan kursus sampai akhir. Ada sertifikat di akhir kursus yang bisa membantu kita memperoleh pekerjaan.
3. Microsoft Certified: Power BI Data Analyst Associate

Nah, kursus data analyst berikutnya ini sedikit berbeda karena dikhususkan untuk level menengah (intermediate). Microsoft Certified: Power BI Data Analyst Associate cocok untuk para ahli yang sudah familier dengan pemrosesan data dan ingin mengembangkan kemampuan analitik di tingkat lanjut.
Karena skala belajarnya jauh lebih luas, tentunya persyaratan untuk lulus dan memperoleh sertifikat pun cukup ketat. Agar bisa memperoleh sertifikat, kita setidaknya mesti mencapai skor lulus 700 pada Exam PL: Microsoft Power BI Data Analyst.
Kursus dari Microsoft ini sifatnya berbayar dengan biaya sekitar £123. Harga tersebut meliputi kursus secara mandiri melalui video, pemahaman bersama instruktur, sampai ujian sertifikasi.
Buat kita masih awam dan belum mengenal apa itu analisis data, tidak dianjurkan untuk mengambil kursus ini. Kecuali jika tujuannya untuk mengembangkan keterampilan dan kapasitas. ya.
4. Meta Data Analyst Professional Certificate

Kursus analisis data dari Meta ini masih cocok untuk para pemula yang sama sekali belum berpengalaman di bidang pengolahan data. Meta Data Analyst Professional Certificate dapat menjadi pilihan bagi kita yang tertarik berkarier di bidang analitik data.
Pada program kursus ini, kita bakal mempelajari cara mengumpulkan, mengurutkan, mengevaluasi, hingga memvisualisasikan data. Dalam durasi lima bulan, kita dibekali berbagai keterampilan teknis seperti Python, SQL, dan spreadsheet. Selain itu, kita berkesemapatan mempelajari dan memakai AI guna membantu analisis data.
Tidak ada ketentuan khusus untuk mengikuti kursus ini karena pada dasarnya dirancang untuk pemula. Melalui platform Coursera, kursus ini berbayar dengan harga £47.
5. SAS Statistical Business Analyst Professional Certificate

Bagi yang sudah terjun di dunia profesional dan ingin mengasah keterampilan pemodelan statistik dan prediktif, SAS Statistical Business Analyst Professional Certificate dapat menjadi pilihan. Kursus ini cocok untuk para profesional yang sudah memiliki pengalaman dalam pemrograman SAS. Durasi belajarnya pun lebih singkat, yaitu hanya sekitar tiga bulan saja.
Karena levelnya menengah, maka ada ketentuan khusus bagi kita yang tertarik mengikuti kursus ini. Yang terpenting adalah sudah benar-benar memahami pemrograman melalui SAS. Jika masih awam dengan SAS, sangat dianjurkan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasinya terlebih dahulu.
Kursus ini berbayar dengan harga sekitar harga £47 di Coursera. Sekali lagi, pastikan kita sudah benar-benar memiliki cukup keterampilan sebelum mendaftar kursus ini, ya.
Baca Juga: Data Analyst: Tugas, Jenjang Karier, dan Potensi Gaji 2026
6. CompTIA Data Analytics Plus certification

CompTIA Data Analytics Plus Certification adalah kursus data analyst yang dikhususkan bagi orang yang sudah punya pengalaman minimal satu tahun di bidang pengolahan data. Kursus ini menyoroti pemahaman profesional pemula dalam pengumpulan data, manipulasi, visualisasi, dan pelaporan.
Kursus ini cocok untuk pekerja yang baru saja terjun di bidang data analisis dan ingin mengembangkan keterampilan lebih mendalam. Melalui kursus ini, ada sertifikasi yang bisa membuat kita terlihat lebih menonjol dibandingkan profesional lain. Itu artinya, kesempatan karier yang lebih baik juga ikut terbuka.
Untuk memperoleh sertifikasi, peserta diwajibkan lulus ujian dengan skor minimal 675 (dari skala 100-900). Oleh sebab itu, kursus ini memang menargetkan peserta dengan pengalaman kerja awal daripada pemula. Biaya untuk mengikuti kursus dan sertifikasi ada di kisaran £98.
7. Binus Center dan Binus Online Learning

Binus Center dan Online Learning menawarkan program kursus bersertifikat bagi kita yang ingin belajar analisis data. Program di dalamnya tersedia mulai dari pembelajaran mandiri sampai blended learning.
Materi pembelajarannya cukup beragam, seperti pengolahan data memakai Excel dan SQL, analisis data dengan Python, visualisasi data, dan masih banyak lagi. Selain teori, kita juga akan belajar praktik yang lebih aplikatif untuk berkarier nanti. Uniknya, kursus ini terbuka bagi mahasiswa ataupun umum.
8. Data Science Center – DSC UI

Sementara, Data Science Center dari UI juga menyediakan berbagai kursus di area analisis data, terutama untuk peserta dengan latar belakang non-programmer. Melalui kursus ini, kita belajar mengenai pengantar data science, analisis data, statistik dasar, hingga studi kasus.
Pada akhir program, kita akan memperoleh sertifikasi yang nantinya berguna dalam melamar pekerjaan. Sebagai pemula, kita bisa mencoba mengikuti kursus analisis data lewat program ini.
Selain belajar secara individu, perusahaan pun dapat memberikan pelatihan mengenai analisis data ke karyawan dengan lingkup lebih besar. Terutama bagi perusahaan-perusahaan yang ingin meningkatkan kapasitas dan keterampilan karyawan dalam hal data.
Corporate Training Belajarlagi menawarkan program pelatihan dalam mengembangkan keterampilan digital, salah satunya adalah data analytics. Dengan memberikan pelatihan data analytics ke karyawan, perusahaan turut menyiapkan kesiapan karyawan dalam beradaptasi pada perubahan tren digital yang begitu cepat. Dampaknya pun nantinya akan terlihat ke pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
Corporate Training Belajarlagi diselenggarakan dengan pembelajaran yang komprehensif, baik secara teori maupun praktik. Sistem belajarnya juga seru dan interaktif bersama para pakar yang sudah ahli di bidangnya. Perusahaan dapat bersama-sama dengan Tim Belajarlagi menyusun kurikulum agar lebih tepat sasaran.
Untuk informasi lebih lengkap atau butuh berkonsultasi terkait Corporate Training data analytics, bisa langsung cek di sini, ya.
Baca Juga: 17 Daftar Kursus yang Paling Banyak Dicari dalam Dunia Kerja
Kesimpulan
Dengan meningkatnya kebutuhan akan data analyst di berbagai sektor industri, kita perlu mempertimbangkan ikut kursus di bidang analisis data. Bukan sekadar memperluas wawasan dan kemampuan, tetapi juga meningkatkan peluang kerja menjadi lebih baik. Melalui kursus, kita bisa belajar pengolahan data tanpa perlu punya latar pendidikan pemrograman.
Dalam menentukan kursus yang akan kita ikuti, sebaiknya kita cek dulu seperti apa kurikulum dan di tingkat mana level kesulitannya. Pastikan memilih yang lebih ramah untuk pemula. Selain itu, pertimbangkan biaya kursusnya agar masih sesuai dengan bujet.
.webp)




