- ChatGPT adalah kecerdasan buatan dari OpenAI yang menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) serta Large Language Model (LLM).
- Dengan penggunaan yang terus meningkat, OpenAI senantiasa merilis model terbaru. Per September 2026 ini, pengguna gratis ChatGPT sudah memiliki akses model GPT-5.6 Luna.
- Kini ChatGPT tidak terbatas pada interaksi lewat teks, tetapi juga suara, gambar, hingga dokumen.
- Pelajari cara menggunakan ChatGPT melalui laptop dan ponsel serta temukan informasi mengenai fitur dan pembaruannya.
Dengan kepopuleran yang terus meningkat, Teman Belajar butuh meningkatkan pemahaman cara menggunakan ChatGPT secara tepat. Secara umum, perangkat kecerdasan buatan ini dapat Teman Belajar akses melalui laptop, ponsel, bahkan hingga WhatsApp. Kuncinya memperoleh fungsi maksimal dari ChatGPT bukan sekadar cara mengaksesnya, tetapi juga menyusun prompt atau perintah yang benar.
ChatGPT sendiri terus berkembang pesat dari tahun ke tahun seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna. Maka, sebagai pengguna pun Teman Belajar butuh terus beradaptasi pada berbagai update atau perubahan yang ada. Artikel kali ini akan menyajikan cara menggunakan ChatGPT beserta fitur terkini.
Apa Itu ChatGPT dan Cara Kerjanya Singkat
ChatGPT adalah kecerdasan buatan dari OpenAI yang menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) serta Large Language Model (LLM). Kedua teknologi tersebut dikembangkan agar mampu memahami bahasa manusia, memproses berbagai konteks percakapan, sampai memberikan respon yang sesuai dengan perintah yang diberikan.
Ketika Teman Belajar menuliskan instruksi tertentu ke ChatGPT, perangkat tersebut akan berusaha menangkap konteks dan memproses informasi. Kemudian, ChatGPT otomatis memberikan jawaban berdasarkan pola bahasa yang sudah dipelajari sebelumnya. Oleh sebab itu, ChatGPT banyak digunakan untuk mencari ide, menyusun draf, menganalisis data, dan sebagainya.
Dengan penggunaan yang terus meningkat, OpenAI senantiasa merilis model terbaru. Per September 2026, pengguna gratis ChatGPT sudah memiliki akses model GPT-5.6 Luna. Model ini mempunyai penalaran tingkat lanjut (Think) dengan berbagai fitur seperti pencarian website, analisis data, mengunggah dokumen, hingga membuat gambar.
Bahkan, ChatGPT sekarang tidak lagi terbatas hanya pada teks, melainkan sudah multimodal. Itu artinya, perangkat ini sudah dapat berinteraksi dengan berbagai input:
- Teks. Menulis, berdiskusi, bertanya, hingga merangkum informasi.
- Suara. Berbicara langsung ke ChatGPT sekaligus memperoleh jawaban dalam bentuk suara.
- Gambar. Mampu memahami gambar, foto, diagram, ataupun bentuk visual lainnya.
- Dokumen. Menganalisis dokumen, presentasi, spreadsheet, dan dokumen pendukung lainnya.
ChatGPT akan memberikan hasil terbaik jika Teman Belajar menyusun prompt yang jelas dan spesifik, seperti dibahas dalam teknik prompt engineering.
Cara Menggunakan ChatGPT Gratis di Laptop
Sebelum mempelajari cara menggunakan ChatGPT di laptop, Teman Belajar pahami dulu akses yang didapatkan dari versi gratis perangkat ini (dengan batasan tertentu):

- Penelusuran website
- Pembuatan gambar
- Analisis mendalam terhadap dokumen dan data
- Pengunggahan dokumen atau gambar di prompt
- Penggunaan Library dengan penyimpanan hingga 500 MB
- Integrasi ke GitHub dan Canva
Berikut langkah menggunakan ChatGPT di laptop:
1. Akses ChatGPT dari chatpgt.com
2. Login atau Sign Up dengan akun Google
3. Di bagian kolom “Ask Anything”, ketikkan prompt atau teks perintah yang Teman Belajar inginkan, atau dapat juga memanfaatkan fitur voice yang tersedia

4. Pastikan menulis prompt secara spesifik, contohnya:

5. Setelah selesai menulis prompt, ketik tombol “Enter” pada laptop dan tunggu beberapa saat sampai ChatGPT memberikan jawaban
6. Contoh hasil atau jawaban ChatGPT


7. Teman Belajar dapat mencoba memperoleh jawaban penalaran lebih mendalam dengan mengaktifkan fitur Think pada ChatGPT


8. Jika ingin mengetahui lebih banyak hal lagi, Teman Belajar tinggal melanjutkan percakapan di kolom chat yang tersedia

9. ChatGPT pun akan memberikan respon berdasarkan obrolan yang sebelumnya sudah dibangun

10. Ingat, ChatGPT hanya perangkat AI yang membantu pekerjaan Teman Belajar. Sebelum menggunakan hasil jawaban yang diberikan, pastikan Teman Belajar membaca ulang, mencermati, dan melakukan validasi terhadap akurasinya.
Selain itu, ChatGPT juga rentan pada halusinasi AI yang menyebabkan jawaban yang diberikan pun bisa saja salah.
Cara Menggunakan ChatGPT di HP dan WhatsApp
Selain bisa Teman Belajar akses dari laptop, ChatGPT juga praktis untuk digunakan dari ponsel. Berikut cara-caranya:
Cara menggunakan ChatGPT di HP
Dengan mengakses ChatGPT melalui ponsel, Teman Belajar dapat melakukan riset atau mendalami obrolan tanpa harus repot membuka laptop. Langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi ChatGPT melalui Apps Store (iPhone) ataupun Google Play Store (Android)
- Pilih “Daftar” dengan menggunakan akun Google atau Apple ID
- Isi data-data yang diminta
- Lakukan verifikasi dengan memakai nomor ponsel
- Begitu verifikasi selesai, Teman Belajar bisa langsung menggunakan ChatGPT
- Langkah penggunaannya sama seperti yang ada di laptop, yaitu menuliskan prompt di kolom chat atau memanfaatkan fitur voice
Voice mode pada ChatGPT memungkinkan Teman Belajar berbicara pada perangkat dan memperoleh respon berupa suara. Karena fiturnya terjadi di ruang obrolan, Teman Belajar pun bisa mendengarkan jawaban sembari menyimak respon dalam bentuk teks. Ini menjadi pilihan praktis bagi Teman Belajar yang lebih suka berbicara daripada mengetik.
Namun, ada batasan voice mode bagi pengguna ChatGPT versi gratis. Saat ini Teman Belajar dapat mengakses voice mode selama periode 24 jam yang sedang berjalan. Sebagai catatan, batasan ini pun dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan cek pembaruan aturannya hanya di situs resmi OpenAI.
Cara menggunakan ChatGPT di WhatsApp
Sempat ada 50 juta pengguna mengakses ChatGPT melalui WhatsApp. Namun, OpenAI secara resmi mengumumkan bahwa penggunaan ChatGPT lewat WhatsApp tidak lagi tersedia sejak 15 Januari 2026. Hal ini dikarenakan ada perubahan kebijakan dan ketentuan tertentu dari WhatsApp.
Selanjutnya, pada akhir Oktober 2026 ini, OpenAI merilis berita bahwa ChatGPT kembali tersedia di WhatsApp, hanya saja terbatas untuk European Economic Area (EAA). Itu artinya, pengguna WhatsApp di Indonesia masih belum bisa menggunakan ChatGPT lewat aplikasi tersebut.
Bagi pengguna di WhatsApp EAA, mereka dapat memakai ChatGPT tanpa harus memiliki akun dengan mengirim pesan ke kontak terverifikasi 1-800-CHATGPT di nomor +1-800-242-8478. Biasanya ada limit atau batas penggunaan, setidaknya 30 menit per bulan secara gratis.
Dari penjelasan cara menggunakan ChatGPT melalui beberapa perangkat, Teman Belajar dapat mencermati kelebihan masing-masing melalui tabel berikut:

Cara Menggunakan ChatGPT dengan Benar untuk Hasil Maksimal
Penggunaan ChatGPT akan memberikan hasil terbaik selama Teman Belajar mampu menyusun prompt atau perintah secara jelas dan spesifik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat prompt antara lain:
- Tentukan tujuan. ChatGPT hanya bisa memberikan hasil maksimal jika perintah dari Teman Belajar punya tujuan jelas. Tetapkan apakah hendak menyuruhnya merangkum, menulis, menyiapkan draf, menganalisis, dan sebagainya. Hindari menyuruh ChatGPT melakukan banyak hal spesifik dalam satu prompt.
- Beri peran pada ChatGPT. Peran spesifik akan membantu ChatGPT meresponi jawaban lebih tepat. Misalnya, beri saja peran seperti “Kamu adalah seorang SEO specialist”, “Kamu adalah konsultan digital marketing”, dan sejenisnya.
- Identifikasi kebutuhan audiens. Pada siapa pekerjaan Teman Belajar ditujukan juga penting untuk diketahui ChatGPT. Tone, gaya bahasa, maupun jawaban dari perintah akan berbeda-beda tergantung pada siapa audiensnya.
- Tuliskan instruksi spesifik dan masukkan detail. Berikan konteks detail, rinci, dan spesifik pada prompt. Jika perlu utarakan apa latar belakangnya, seperti apa target audiensnya, dan sebagainya.
- Pakai bahasa yang jelas. Kunci penulisan prompt pada ChatGPT adalah dilarang bertele-tele. Gunakan bahasa yang lugas sekalipun prompt yang dibuat cukup panjang.
- Beri contoh output yang diharapkan. Maksimalkan prompt dengan menyertakan jenis output seperti apa yang Teman Belajar inginkan. Misalnya, dalam bentuk tabel, infografis, rangkuman 100 kata, dan sebagainya.
- Sertakan apa yang mesti dihindari. Teman Belajar dapat pula memasukkan aturan “do” dan “dont’t” ke dalam prompt. Contohnya, hindari memakai bahasa formal, hindari mengambil referensi 10 tahun yang lalu, dan sebagainya.
Kamu bisa juga mencoba menyusun prompt terstruktur dengan kerangka Belajarlagi P.R.O.M.P.T, yaitu enam langkah menyusun instruksi AI yang efektif, sudah dipakai di kelas Gen AI dan dapat diadopsi untuk penggunaan AI secara umum. Langkah-langkahnya:
- Pinpoint the Outcome: Menentukan hasil akhir yang diinginkan
- Relevant Context: Memberi konteks yang relevan
- Outline Task & Output: Menguraikan tugas dan bentuk keluaran
- Make AI Think With You: Mengajak AI berpikir bersama
- Probe & Validate: Menggali dan validasi jawaban
- Tune & Iterate: Menyempurnakan dan iterasi
Contoh penggunaan kerangka (sebelum vs sesudah) dalam penulisan prompt yang bisa Teman Belajar adaptasikan:
Apakah ChatGPT Gratis dan Kapan Perlu Berlangganan
ChatGPT bisa Teman Belajar akses secara gratis dengan GPT-5.6 Luna, hanya saja memang terdapat keterbatasan pemakaian fitur seperti unggah dokumen, voice chat, deep search, codex serta lambat dalam image generator. Sementara, biaya berlangganan ChatGPT mulai dari Go, Plus, dan Pro berkisar antara Rp75.000 sampai Rp1.889.000 per bulan. Dengan fitur berbayar, Teman Belajar dapat menikmati GPT-6 Astra dengan fitur lebih tak terbatas.
Jadi, kapan butuh berlangganan? Cek dulu kebutuhannya seperti apa. Akses gratis dapat dipilih jika Teman Belajar banyak memakainya untuk brainstorming, merangkum, riset sederhana, tanya jawab biasa, dan hanya sesekali mengunggah dokumen. Kenali jika penggunaan ChatGPT sudah mulai melebihi batas Free, mungkin itu tanda Teman Belajar perlu upgrade (terutama untuk tugas yang makin kompleks).
Sederhananya, penggunaan ChatGPT yang tepat bukan terletak pada berbayar atau gratis. Kuncinya ada pada bagaimana cara Teman Belajar menggunakan ChatGPT tersebut. Itu adalah sebuah keterampilan atau kemampuan yang sebenarnya bisa dilatih.

Selain ChatGPT, perangkat AI bernama Claude pun belakangan makin populer. Jika kamu juga ingin mengasah keterampilan menggunakan Claude, ikuti Mini Bootcamp Claude dari Belajarlagi. Informasi kelas dan pendaftaran Mini Bootcamp Claude bisa Teman Belajar akses di Mini Bootcamp Claude Belajarlagi.
.avif)




