Tim Learning & Development (L&D) di perusahaan besar menangani berbagai tahapan pengembangan karyawan, mulai dari analisis kebutuhan pelatihan, perancangan program, penyusunan materi, hingga evaluasi. Proses tersebut membutuhkan waktu dan koordinasi, terutama ketika banyak pekerjaan masih dilakukan secara manual dan berulang.
Untuk membantu meningkatkan efisiensi kerja, InJourney Airports berkolaborasi dengan Belajarlagi menyelenggarakan pelatihan AI dan Google Workspace Enterprise bagi tim L&D. Program ini dirancang agar peserta mampu memanfaatkan teknologi AI dalam mendukung pekerjaan sehari-hari, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program pembelajaran, tanpa mengabaikan kualitas hasilnya.
Tentang Program AI-Powered L&D Workflow
Pelatihan bertajuk AI-Powered L&D Workflow ini berlangsung selama dua hari secara luring di Surabaya pada Oktober 2026. Melalui kolaborasi dengan Belajarlagi, InJourney Airports membekali tim L&D dengan keterampilan mengintegrasikan AI dan Google Workspace Enterprise ke dalam proses kerja mereka.
Setiap sesi dirancang berdasarkan tanggung jawab dan kebutuhan pekerjaan sehari-hari peserta. Mereka tidak hanya mempelajari fitur berbagai tools AI, tetapi juga mempraktikkannya untuk menyelesaikan pekerjaan yang repetitif, seperti analisis data pelatihan, produksi materi pembelajaran, dan evaluasi program.
Dengan pendekatan berbasis praktik, peserta dapat memahami bagaimana AI membantu mempercepat proses kerja, meningkatkan efisiensi, dan mengotomatisasi tugas tertentu tanpa mengesampingkan peran manusia dalam memeriksa hasilnya.
AI di Seluruh Siklus L&D, dari Analisis Kebutuhan sampai Evaluasi

Pemanfaatan AI dalam program ini mencakup seluruh siklus Learning & Development, bukan hanya satu pekerjaan tertentu. Peserta terlebih dahulu diajak memetakan proses kerja L&D untuk mengidentifikasi aktivitas yang berpotensi dipercepat, ditingkatkan, atau diotomatisasi dengan bantuan AI.
Dari pemetaan tersebut, peserta mempraktikkan penggunaan AI dan Google Workspace untuk mendukung beberapa tahapan berikut:
- Analisis kebutuhan pelatihan: AI membantu mengolah data Training Needs Analysis (TNA), menemukan pola kesenjangan kompetensi (learning gaps), dan mengidentifikasi prioritas pembelajaran.
- Perancangan program belajar: Gemini dimanfaatkan untuk menyusun learning outcomes, learning journey, struktur sesi, aktivitas pembelajaran, hingga asesmen berdasarkan kebutuhan peserta.
- Produksi materi pembelajaran: Peserta mempraktikkan pembuatan berbagai kebutuhan materi, seperti facilitator guide, handout, instruksi aktivitas, dan presentasi dengan bantuan AI.
- Pengembangan dashboard: Peserta belajar membangun dashboard interaktif menggunakan Gemini Canvas dan Google Sites untuk menyajikan informasi pembelajaran.
- Evaluasi program: Google Forms dan Gemini di Google Sheets dimanfaatkan untuk mengolah data evaluasi, mengidentifikasi tren, serta menghasilkan insight dan rekomendasi pembelajaran.
Meski AI membantu mempercepat analisis dan produksi materi, validasi tetap menjadi bagian penting dalam setiap tahapan. Peserta diajak memeriksa kembali informasi, hasil analisis, dan rekomendasi yang dihasilkan AI agar keputusan L&D tetap mempertimbangkan data serta konteks organisasi, bukan sekadar mengikuti keluaran teknologi.
Memanfaatkan Google Workspace Enterprise yang Sudah Digunakan Sehari-hari
Salah satu pendekatan dalam pelatihan ini adalah memanfaatkan ekosistem Google Workspace Enterprise yang sudah digunakan oleh tim L&D InJourney Airports. Dengan begitu, peserta tidak perlu beradaptasi dengan terlalu banyak aplikasi baru untuk mulai mengintegrasikan AI ke dalam pekerjaan mereka.
Peserta mempelajari pemanfaatan AI bersama aplikasi yang sudah familier, seperti Google Docs, Google Sheets, dan Google Slides. Pendekatan ini membantu menghubungkan teknologi AI dengan alur kerja yang telah berjalan sehingga penerapannya lebih relevan dengan kebutuhan operasional.
Selain mempelajari fitur tools, peserta juga menghasilkan karya melalui sesi praktik. Hasilnya mencakup paket mini materi pembelajaran berdasarkan learning design serta dashboard sederhana yang mengintegrasikan data menggunakan AI dan Google Sites.
Karya tersebut menjadi bekal awal bagi peserta untuk menerapkan hasil pelatihan ke dalam workflow L&D InJourney Airports. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi juga menghasilkan contoh penerapan yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan tim.
Program Pelatihan AI Serupa untuk Tim L&D dan HR
Belajarlagi dapat merancang program pelatihan AI yang disesuaikan dengan kebutuhan dan workflow tim L&D, HR, maupun fungsi lainnya di BUMN dan perusahaan besar. Materi, tools, serta aktivitas praktik dapat disesuaikan dengan tantangan pekerjaan dan tujuan pengembangan kompetensi setiap organisasi.

Ingin mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam pekerjaan tim Anda? Hubungi Belajarlagi Corporate Training untuk mendiskusikan kebutuhan pelatihan dan merancang program yang relevan dengan tujuan perusahaan.



