Belajarlagi X Bayer Indonesia: SATRIA Bootcamp untuk Petani Muda Kreator

Belajarlagi dan Bayer Indonesia menghadirkan SATRIA Bootcamp untuk membekali petani muda dengan skill storytelling dan produksi konten digital.
Daftar Isi
[tampilkan]
[sembunyikan]

Petani di Indonesia sedang mengalami sejumlah tantangan, mulai dari isu produktivitas hingga regenerasi. Petani muda sendiri jarang mendapat sorotan meskipun jika diceritakan ke khalayak luas melalui kanal digital akan sangat autentik, menarik perhatian, dan punya nilai yang kuat sebagai konten.

Melihat tantangan ini, Bayer Indonesia bersama Belajarlagi mengadakan program SATRIA Bootcamp Young Farmer Digital Influencer Program sebagai cara membangun kemampuan petani muda bersuara lewat konten digital pada 2 – 3 September 2026 di Magelang, Jawa Tengah. Program ini hadir sebagai bagian dari First 1000 Voices  untuk mengaktifkan jaringan petani muda di berbagai daerah.

Tantangan Petani Muda untuk Bersuara di Ruang Digital

Konten-konten masa kini cenderung menyajikan gaya hidup masyarakat perkotaan. Sehingga kehadiran petani muda yang berani menjadi content creator tentu bisa menjadi pembeda. Sayangnya banyak yang belum tahu cara mengubah aktivitas bertani sehari-hari menjadi cerita yang menarik dan layak untuk dibagikan. Kebanyakan masih kesulitan menentukan sudut pandang, menyusun alur cerita, dan memproduksi konten yang layak tonton dengan alat sederhana.

Padahal kehadiran petani muda di ruang digital dapat membantu mengubah persepsi publik tentang profesi bertani sekaligus memperkuat keberlanjutan sektor pertanian. Untuk menjawab tantangan tersebut, Bayer Indonesia dan Belajarlagi bekerja sama mengembangkan dan merancang SATRIA Bootcamp.

Tentang SATRIA Bootcamp Farmer Creator Program

Tentang SATRIA Bootcamp Farmer Creator Program

SATRIA Bootcamp dirancang untuk membekali petani muda dengan kemampuan membuat strategi konten, storytelling digital, membangun engagement, dan personal influence. Setiap peserta diarahkan untuk menghasilkan satu prototipe video pendek yang merepresentasikan cerita dan perspektif untuk mereka sebagai petani muda.

Program ini berlangsung dalam tiga fase yang saling berkelanjutan:

  1. Build Your Digital Voice, peserta membangun kemampuan dasar produksi konten dan prototipe awal;
  2. Build Your Influencer, dengan pendalaman positioning, produksi konten intensif, dan pengembangan audiens;
  3. Collective Project, berupa pendampingan dan amplifikasi bersama untuk mengaktifkan jaringan petani secara kolektif.

Program dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai tiga fase di atas sehingga bootcamp tidak berhenti di satu pelatihan saja. Cara tersebut efektif mendorong peserta untuk terus berkembang dan berkontribusi di ruang digital.

Area Pembelajaran dalam Bootcamp

SATRIA Bootcamp berfokus pada kemampuan praktis yang dibutuhkan petani muda untuk membuat dan mengembangkan certia menjadi konten digital yang menarik.

1.  Menemukan Cerita Bernilai dari Aktivitas Sehari-hari

Peserta belajar mengubah rutinitas bertani menjadi ide konten yang kuat, mulai dari menentukan sudut pandang, menyusun kalimat pemikat, hingga merumuskan pesan yang jelas.

2.  Memproduksi Konten dengan Ponsel

Peserta belajar teknik dasar produksi video menggunakan ponsel, mencakup pengambilan gambar, penentuan sudut kamera, jenis bidikan, dan pencahayaan, sehingga tidak memerlukan peralatan mahal untuk mulai berkarya.

3.  Mengevaluasi dan Menyempurnakan Karya

Peserta belajar menilai kekuatan cerita, kesesuaian dengan audiens sasaran, dan kualitas visual karyanya, lalu memperbaikinya berdasarkan masukan.

Terdapat sesi praktik di semua sesi sehingga peserta bisa langsung menghasilkan video pendek secara utuh di kelas dengan bimbingan mentor dan fasilitator.

Pendekatan Belajar Berbasis Praktik Langsung

SATRIA Bootcamp tidak hanya mengajarkan tentang teori namun juga mengajak peserta untuk langsung mencoba dan menghasilkan karya nyata selama sesi. Setiap materi dipadukan dengan praktik dan latihan agar pengetahuan lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Peserta mendapat kesempatan mengambil gambar di area pelatihan, membuat video pendek, lalu menerima umpan balik dari fasilitator maupun sesama peserta. Sepanjang proses, fasilitator dari tim Belajarlagi mendampingi peserta untuk mempertajam ide cerita dan menyempurnakan hasil karya.

Pemahaman peserta diukur melalui pre-test dan post-test, sementara peserta yang memenuhi kriteria mendapatkan sertifikat kelulusan. Dengan pendekatan ini, peserta bisa  pulang membawa keterampilan yang sudah dipraktikkan di kelas.

Program Serupa untuk Institusi Anda

Program pemberdayaan komunitas seperti yang dijalankan bersama Bayer Indonesia dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan organisasi Anda, mulai dari jumlah peserta, fokus keterampilan, hingga durasi dan format pelaksanaan.

Pendekatan ini telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dan institusi lintas industri, termasuk Bayer Indonesia, Bank Indonesia, BCA, serta lebih dari 60 mitra korporasi. Penerapannya pun dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pemberdayaan komunitas binaan dan pelatihan konten serta komunikasi digital hingga pengembangan kapabilitas tim internal.

Corporate Training Belajarlagi

Jika Anda memiliki kebutuhan pengembangan komunitas atau kapabilitas tim yang ingin dirancang secara khusus, Belajarlagi dapat membantu menyusun program yang sesuai dengan tujuan organisasi Anda. Hubungi Belajarlagi Corporate Training untuk informasi kerjasama!

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Related Case Study

Temukan Hal Menarik dan Asyik Lainnya

Yuk, Langganan Newsletter Kami

Topik apa yang paling menarik untuk anda?
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.