Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mencapai angka 65,5 juta di tahun 2025, naik 1 juta dibandingkan tahun 2024 lalu.
Kenaikan yang signifikan ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk faktor digitalisasi. Melalui platform digital, UMKM bisa memasarkan produk atau jasanya hingga ke seluruh Indonesia. Apalagi jasa logistik yang semakin berkembang turut memudahkan penjual untuk mengirimkan produk dagangannya sampai ke luar kota, jauh dari tempat tinggalnya.
Sayangnya belum semua UMKM bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memperluas pasar dan meningkatkan omzet bisnisnya. Dikhawatirkan hal ini bisa membuat mereka tertinggal dan kalah saing.
Untuk membuat UMKM naik kelas, Bank Indonesia Kpw. Kepulauan Riau bersama Belajarlagi mengadakan program UMKM Go Digital. Program pelatihan dan pendampingan ini akan membantu UMKM untuk bisa memaksimalkan kehadiran mereka di platform digital, seperti marketplace, website, dan media sosial.
UMKM Riau Siap Go Digital di Tahun 2026
Onboarding UMKM Go Digital 2026 merupakan program pelatihan dan pendampingan intensif yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Program ini dirancang untuk memfasilitasi transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, dari ekosistem bisnis konvensional menuju ekosistem digital.
Program ini diharapkan dapat membantu peserta untuk memahami dasar-dasar dalam melakukan pemasaran digital, membangun identitas usaha yang mudah ditemukan secara online, serta mengoptimalkan strategi pemasaran melalui media sosial dan marketplace agar meningkatkan daya saing dan jangkauan bisnis mereka serta hasil penjualan yang lebih maksimal.
Dilaksanakan pada bulan Mei hingga Oktober 2026, sebanyak 50 UMKM binaan diajak untuk mengikuti serangkaian acara mulai dari sesi pelatihan, mentoring, monitoring, hingga verifikasi.
UMKM Belajar Memanfaatkan AI dan Platform Digital Lainnya

Tiga platform digital yang penting dikuasai UMKM adalah marketplace, website, dan media sosial. Ketiga platform ini menjadi kanal yang paling sering diakses masyarakat Indonesia saat mencari maupun membeli produk secara online.
Untuk memudahkan pemasaran di platform digital tadi, UMKM diajarkan untuk mampu memanfaatkan Artificial Intelligence (AI). Penggunaan AI yang tepat bisa membantu mereka mengelola konten hingga membuat website sendiri
Untuk bisa mencapai tujuan program, materi yang diajarkan pada pelatihan kali ini mencakup:
- Pengenalan AI dan ChatGPT untuk digital marketing
- Aktivasi website atau landing page e-commerce menggunakan AI
- Strategi konten dan copywriting dengan AI
- Aktivasi marketplace (Shopee)
- Optimasi marketplace (Shopee)
- Pemanfaatan affiliate program untuk meningkatkan penjualan UMKM
- Pembuatan konten visual dan desain grafis dengan AI
- Aktivasi dan optimasi media sosial untuk bisnis
- Teknik live selling menggunakan Tiktok Shop atau Shopee
Bentuk pendampingan yang diberikan tim Belajarlagi meliputi mentor yang siap membimbing dan memberikan masukan pada peserta terkait tugas yang diberikan setelah sesi pelatihan atau pemaparan materi.
Setelah pelatihan dan pendampingan selesai, tim Belajarlagi dan Bank Indonesia Kepulauan Riau melakukan sesi monitoring, evaluasi, dan verifikasi hingga akhir Oktober 2026. Pada sesi ini, tim akan melakukan penilaian dan evaluasi program untuk menentukan berhasil tidaknya UMKM dalam mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk bisnisnya.
Belajarlagi Siap Bantu Sukseskan Program Perusahaanmu
Melalui Belajarlagi Corporate Training, perusahaan dan institusi dapat menghadirkan program pelatihan yang dirancang sesuai kebutuhan, mulai dari digital marketing, AI untuk bisnis, social media, hingga pengembangan skill kerja lainnya.
Tidak hanya fokus pada teori, setiap program juga dirancang lebih aplikatif melalui praktik langsung, pendampingan, hingga evaluasi implementasi agar hasil pelatihan lebih maksimal dan berdampak nyata bagi peserta.

Jika perusahaanmu ingin mengadakan program pelatihan yang relevan, engaging, dan sesuai kebutuhan industri saat ini, silakan hubungi Belajarlagi Corporate Training untuk konsultasi lebih lanjut!



