Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia tercatat mencapai 65,5 juta pada tahun 2025 atau meningkat sekitar 1 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor, salah satunya perkembangan digitalisasi yang semakin pesat.
Melalui platform digital, UMKM kini memiliki peluang untuk memasarkan produk maupun layanan mereka ke berbagai daerah di Indonesia.
Namun, masih banyak UMKM yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Jika tidak segera beradaptasi, kondisi ini dikhawatirkan dapat membuat UMKM tertinggal dalam persaingan bisnis.
Sebagai upaya mendukung UMKM agar lebih berkembang, Bank Indonesia KPw. Cirebon bersama Belajarlagi menghadirkan program pelatihan dan pendampingan UMKM Go Digital. Program ini dirancang untuk membantu UMKM memaksimalkan kehadiran bisnis mereka di berbagai kenal digital, mulai dari marketplace, website, hingga media sosial.
Melatih UMKM di Cirebon untuk Lebih Melek Digital

Onboarding UMKM Go Digital 2026 merupakan program pelatihan dan pendampingan intensif yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Cirebon. Program ini dirancang untuk memfasilitasi transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, dari ekosistem bisnis konvensional menuju ekosistem digital.
Program ini diharapkan dapat membantu peserta untuk memahami dasar-dasar dalam melakukan pemasaran digital, membangun identitas usaha yang mudah ditemukan secara online, serta mengoptimalkan strategi pemasaran melalui media sosial dan marketplace agar meningkatkan daya saing dan jangkauan bisnis mereka serta hasil penjualan yang lebih maksimal.
Sebanyak 30 UMKM terpilih mengikuti pelatihan mulai Mei 2026. Pada sesi ini terdapat mentoring di mana mentor dari Belajarlagi akan mendampingi peserta saat mengerjakan tugas.
Belajar Memanfaatkan Kanal Digital dan Kecerdasan Buatan
Marketplace, website, dan media sosial menjadi tiga platform digital yang penting dikuasi oleh UMKM karena menjadi tempat utama yang sering digunakan masyarakat Indonesia saat mencari dan membeli produk secara online.
Agar proses pemasaran digital menjadi lebih efektif, peserta juga dibekali pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung aktivitas bisnis mereka. AI bisa membantu UMKM dalam membuat konten, menyusun strategi pemasaran, hingga membangun website secara mandiri.
Untuk mendukung tujuan tersebut, program pelatihan ini menghadirkan berbagai materi seputar digital marketing dan pemanfaatan AI untuk bisnis.
- Pengenalan AI dan ChatGPT untuk digital marketing;
- Aktivasi website atau landing page e-commerce menggunakan AI;
- Strategi konten dan copywriting dengan AI;
- Aktivasi marketplace (Shopee);
- Optimasi marketplace (Shopee);
- Pemanfaatan affiliate program untuk meningkatkan penjualan UMKM;
- Pembuatan konten visual dan desain grafis dengan AI;
- Aktivasi dan optimasi media sosial untuk bisnis;
- Teknik live selling menggunakan Tiktok Shop atau Shopee.
Bentuk pendampingan yang diberikan tim Belajarlagi meliputi mentor yang siap membimbing dan memberikan masukan pada peserta terkait tugas yang diberikan setelah sesi pelatihan atau pemaparan materi.
Belajarlagi Siap Bantu Sukseskan Program Perusahaanmu
Melalui Belajarlagi Corporate Training, perusahaan maupun institusi dapat menyelenggarakan program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari digital marketing, data analyst, soft skill, dan masih banyak lagi.
Setiap program dirancang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi implementasi agar pembelajaran lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peserta.

Jika perusahaanmu ingin menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, tim Belajarlagi Corporate Training siap membantu untuk konsultasi dan perancangan program lebih lanjut.



