- Tier awal membuka fan funding dan Shopping pada 500 subscriber, sedangkan tier penuh YPP membuka bagi hasil iklan pada 1.000 subscriber.
- Jam tonton dari Shorts di Shorts Feed tidak masuk ambang 4.000 jam, jadi jalur Shorts memakai hitungan penayangan.
- Pendaftar baru butuh 20 juta penayangan Shorts atau 8.000 jam tonton, sedangkan anggota YPP perlu 10 juta penayangan per 90 hari untuk menerima bagi hasil Shorts bulanan.
- Estimasi RPM Shorts berkisar sekitar US$0,03 sampai US$0,20 per 1.000 penayangan, bergantung pada sumber, niche, dan negara audiens (cek terbaru).
- Keputusan baru keluar setelah tinjauan yang biasanya sekitar 1 bulan, dan isi channel ikut dinilai.
Dikutip dari YouTube Help, syarat monetisasi YouTube Shorts adalah memiliki 1.000 subscriber dan memenuhi salah satu dari dua ambang berikut:
- 10 juta penayangan Shorts valid dalam 90 hari terakhir, atau
- 4.000 jam tonton publik video panjang dalam 12 bulan terakhir.
Memenuhi angka tersebut belum otomatis membuat channel disetujui. YouTube tetap meninjau channel untuk memastikan kontennya memenuhi kebijakan monetisasi.
Mulai 1 Februari 2027, ambang untuk kreator baru akan berubah menjadi 20 juta penayangan Shorts dalam 90 hari atau 8.000 jam tonton dalam 365 hari, tetap dengan 1.000 subscriber. Lantas, bagaimana cara mendaftar dan berapa penghasilan yang bisa diperoleh? Simak penjelasannya berikut.
Apakah YouTube Shorts Benar-benar Menghasilkan Uang?
Dikutip dari vidIQ, pertanyaan apakah YouTube Shorts menghasilkan uang dijawab ya, tetapi pendapatan iklannya biasanya terlalu kecil untuk menjadi satu-satunya sumber penghasilan. Jawaban ini perlu diluruskan sejak awal karena banyak kreator menghitung target dari angka penayangan tanpa memahami bagaimana uangnya dibagi.
Berdasarkan dokumen YouTube Shorts monetization policies, pendapatan Shorts dibagikan lewat empat tahap setiap bulan:
- Pengumpulan: pendapatan iklan yang tayang di antara video pada Shorts Feed dikumpulkan menjadi satu.
- Pembentukan Creator Pool: sebagian pendapatan dialokasikan ke Creator Pool dan sebagian menutup biaya lisensi musik.
- Pembagian pool: Creator Pool dibagi berdasarkan porsi penayangan engaged tiap kreator di setiap negara.
- Bagi hasil: kreator menyimpan 45% dari alokasinya.
Selain itu, dikutip dari ringkasan penghasilan mitra YouTube, iklan di halaman tonton video panjang dibayarkan 55% dari pendapatan bersih. Pada Shorts, musik memengaruhi ukuran Creator Pool, tetapi tidak mengubah porsi bagi hasil kreator yang tetap 45%.
Insight pentingnya adalah Shorts dibayar dari kolam pendapatan bersama, bukan dari iklan yang menempel pada satu video. Itu sebabnya nilai per penayangannya lebih kecil dibandingkan video panjang.
Berdasarkan riset MilX dan AIR Media-Tech, RPM Shorts berkisar US0,03–US0,20 per 1.000 penayangan. Artinya, 1 juta penayangan menghasilkan sekitar US30–US200. Karena itu, Shorts lebih tepat dilihat sebagai mesin pertumbuhan audiens. Kreator dapat memanfaatkannya untuk membuka peluang kerja sama dengan brand, fan funding, dan membangun komunitas yang kemudian mengikuti konten video panjang.
Pelajari juga strategi konten TikTok marketing sebagai pembanding strategi video pendek di platform lain.
Syarat Monetisasi YouTube Shorts dari Dua Jalur
Syarat monetisasi YouTube Shorts ada di dua jalur, yakni:
- Tier awal yang membuka fan funding dan Shopping pada 500 subscriber
- Tier penuh YPP yang membuka bagi hasil iklan pada 1.000 subscriber.
Kekeliruan yang umum adalah menganggap keduanya satu jalur, sehingga usaha diarahkan ke target yang salah. Tabel berikut merangkum perbedaannya:

1. Tier Awal: 500 Subscriber untuk Fan Funding
Tier awal memungkinkan kreator mendaftar lebih cepat dengan 500 subscriber, 3 unggahan publik dalam 90 hari terakhir, dan 3.000 jam tonton dalam setahun atau 3 juta penayangan Shorts dalam 90 hari. Jalur ini memberi akses awal ke fan funding dan Shopping, bukan bagi hasil iklan penuh. YouTube Blog juga menyebut tier ini diluncurkan bertahap, dimulai dari lima negara lalu diperluas, sehingga kreator perlu memeriksa ketersediaannya di tab Earn pada YouTube Studio.
Ambang tier awal tidak berubah pada pembaruan 2027. Bagi kreator yang sulit mengejar 20 juta penayangan, tier awal bisa menjadi langkah pertama yang lebih terjangkau, karena 3 juta penayangan Shorts per 90 hari jauh lebih rendah. Tier ini membuka pendapatan dari penonton lewat fan funding, bukan dari iklan, sehingga fokus kontennya perlu membangun komunitas yang mau mendukung secara langsung.
Setelah tabel, jelaskan tiap tier dalam h3.
- Tegaskan bahwa jam tonton dari Shorts tidak dihitung untuk ambang 4.000 jam. Kreator Shorts perlu mengejar jalur penayangan Shorts, bukan jam tonton.
- Jelaskan sistem jendela bergulir: penayangan dihitung dalam periode 90 hari terakhir yang diperbarui setiap hari, bukan per kuartal tetap, sehingga angkanya bisa naik turun.
- Ingatkan syarat tambahan: channel harus berada di negara yang didukung, tidak memiliki teguran Pedoman Komunitas aktif, dan mematuhi kebijakan monetisasi.
2. Tier Penuh: 1.000 Subscriber untuk Iklan
Jalur Shorts untuk tier penuh mensyaratkan 1.000 subscriber dengan 10 juta penayangan Shorts valid dalam 90 hari terakhir. Jam tonton dari Shorts di Shorts Feed tidak dihitung untuk ambang 4.000 jam, sehingga kreator Shorts perlu mengejar jalur penayangan, bukan jam tonton. Penayangan dihitung dalam jendela 90 hari terakhir, jadi angkanya bergerak mengikuti performa terbaru dan bukan per kuartal tetap. Yang dihitung hanya penayangan Shorts publik di Shorts Feed, sedangkan menurut YouTube Help, penayangan berikut tidak masuk hitungan:
- Shorts privat, tidak publik, atau terhapus.
- Kampanye iklan.
- Image Posts yang tampil di Shorts Feed.
Angka hanyalah sebagian dari syarat channel untuk monetisasi Shorts. Dikutip dari YouTube Help, channel juga harus memenuhi ketentuan berikut:
- Kebijakan: mengikuti kebijakan monetisasi channel YouTube.
- Negara: berada di negara atau wilayah yang didukung YPP.
- Teguran: tidak memiliki teguran Pedoman Komunitas aktif.
- Keamanan akun: verifikasi 2 langkah aktif pada Akun Google.
- Fitur lanjutan: memiliki akses fitur lanjutan di YouTube.
- AdSense: memiliki satu akun AdSense for YouTube aktif.
Daftar ini menunjukkan bahwa syarat monetisasi YouTube Shorts versi lengkap tidak berhenti pada jumlah subscriber dan penayangan.
Perubahan Syarat Monetisasi Shorts Mulai 2027
Berdasarkan YouTube Help, perubahan yang berlaku mulai 1 Februari 2027 mencakup tiga hal: perluasan Premium Lite, perubahan penghasilan dan peluang Shorts, serta kenaikan ambang masuk YouTube Partner Program (YPP).
Dampaknya berbeda bagi calon anggota dan kreator yang sudah berada di YPP. Berikut penjelasannya.
Dampak untuk Calon Anggota YPP
Mulai 1 Februari 2027, kreator baru membutuhkan 1.000 subscriber dan salah satu dari dua syarat berikut:
- 20 juta penayangan Shorts valid dalam 90 hari, atau
- 8.000 jam tonton valid dalam 365 hari.
Jalur video panjang juga ikut naik dari 4.000 jam menjadi 8.000 jam, sehingga berpindah jalur tidak menghindari kenaikan syarat. Dibandingkan ambang sebelumnya yang mencapai 10 juta penayangan Shorts, syarat baru membuat target penayangan menjadi dua kali lipat.
YouTube belum menjelaskan apakah tanggal pengajuan atau tanggal keputusan yang menjadi patokan ambang baru. Mengingat proses peninjauan biasanya memakan waktu sekitar satu bulan dan bisa lebih lama saat pengajuan tinggi, kreator yang sudah mendekati ambang lama sebaiknya tidak menunggu hingga akhir Januari 2027 untuk mengajukan.
Dampak untuk Anggota YPP
Mulai 1 Februari 2027, bagi hasil dari Shorts Creator Pool dan pendapatan YouTube Premium untuk Shorts hanya diberikan kepada channel yang memiliki minimal 10 juta penayangan Shorts valid dalam 90 hari.
Namun, penurunan views di bawah angka tersebut tidak otomatis mengeluarkan kreator dari YPP. Ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan:
- Tidak dikeluarkan dari YPP: kreator tetap berada di YPP meskipun penayangan turun di bawah 10 juta, dan penghasilan lain seperti dari video panjang tidak terpengaruh.
- Terima syarat baru sebelum tenggat: kreator perlu menerima syarat baru di YouTube Studio paling lambat 31 Januari 2027 agar fitur monetisasi terkait tetap menghasilkan mulai 1 Februari 2027.
- Jaga channel tetap aktif: salah satu caranya adalah mengunggah minimal 2 video panjang atau 5 Shorts dalam setiap 90 hari.
Jadi, perubahan 2027 tidak hanya menaikkan ambang bagi kreator baru, tetapi juga memperkenalkan syarat khusus untuk memperoleh bagi hasil Shorts bagi kreator yang sudah berada di YPP.
Cara Mendaftar Monetisasi YouTube Shorts
Pendaftaran dilakukan lewat YouTube Studio setelah channel memenuhi ambang, dan keputusan baru keluar setelah tinjauan. Kreator juga bisa memilih Get notified di area Earn agar menerima email begitu ambang terpenuhi. Berikut cara monetisasi YouTube Shorts dari pendaftaran sampai aktivasi.
Langkah pendaftarannya adalah sebagai berikut.
- Masuk ke YouTube, klik foto profil, lalu buka YouTube Studio.
- Pada menu kiri, pilih Earn (Penghasilan) dan periksa status kelayakan channel.
- Pilih Apply Now, lalu klik Start untuk meninjau dan menerima Base terms.
- Atur akun AdSense for YouTube, atau hubungkan akun yang sudah aktif.
- Tunggu status In Progress pada langkah Get Reviewed, yang menandakan pengajuan sudah diterima.
Diterima di YPP belum berarti Shorts langsung menghasilkan. Menurut YouTube Help tentang kebijakan monetisasi Shorts, hanya mitra yang sudah menerima Shorts Monetization Module yang dapat memperoleh bagi hasil Shorts, dan penayangan sebelum modul diterima tidak memenuhi syarat bagi hasil. Artinya, aktifkan modul di YouTube Studio segera setelah diterima, karena penayangan yang lewat tidak bisa diklaim mundur.
Sistem otomatis dan peninjau manusia menilai channel secara keseluruhan, dan keputusan biasanya sekitar 1 bulan. Memenuhi angka adalah syarat masuk, bukan jaminan diterima. Jika ditolak, kreator punya pilihan berikut:
- Banding: diajukan dalam 21 hari setelah keputusan.
- Daftar ulang setelah penolakan pertama: unggah konten orisinal lalu mendaftar kembali setelah jeda 30 hari.
- Daftar ulang setelah penolakan berulang: jeda yang berlaku menjadi 90 hari.
Kesalahan yang Membuat Pengajuan Monetisasi Ditolak
Jika pengajuan pertama ditolak, peninjau kemungkinan menemukan bagian signifikan channel yang belum sesuai kebijakan. Artinya, penolakan berkaitan dengan kesesuaian isi channel, bukan hanya soal angka yang belum tercapai. Berikut kesalahan yang perlu dihindari:
- Konten tidak autentik: sejak 15 Juli 2025 kebijakan "konten berulang" berganti nama menjadi "konten tidak autentik", mencakup konten yang berulang atau diproduksi massal, termasuk konten AI dari templat generik tanpa sudut pandang orisinal kreator.
- Materi orang lain tanpa perubahan berarti: kebijakan konten yang digunakan ulang tetap berlaku meski kreator asli memberi izin, misalnya klip film atau acara TV yang disambung tanpa narasi dan kompilasi dari media sosial lain.
- Teguran Pedoman Komunitas yang masih aktif: channel baru bisa mendaftar setelah teguran berakhir atau banding berhasil.
- Konten tidak ramah pengiklan: hanya penayangan konten yang mengikuti pedoman ramah pengiklan yang memenuhi syarat bagi hasil Shorts.
- Mengejar jam tonton lewat Shorts: jam tonton Shorts tidak dihitung untuk ambang 4.000 jam.
- Persona AI untuk topik sensitif: channel yang menampilkan persona AI sebagai ahli kesehatan, hukum, keuangan, atau politik tidak diizinkan untuk monetisasi.
Pelajari juga soal halusinasi AI agar konten berbasis AI tetap otentik dan terverifikasi.
Dikutip dari YouTube Help, peninjau tidak memeriksa semua video, tetapi dapat berfokus pada bagian berikut:
- Tema utama: topik yang dominan di channel.
- Video paling banyak ditonton: konten yang paling banyak menarik penonton.
- Video terbaru: unggahan paling akhir.
- Porsi waktu tonton terbesar: konten yang menyumbang waktu tonton terbanyak.
- Metadata: judul, thumbnail, dan deskripsi video.
- Bagian About: deskripsi channel.
Membangun channel dengan konten orisinal adalah jalur paling aman karena kebijakan resmi mengharuskan konten merupakan karya asli kreator atau telah diubah secara signifikan jika menggunakan materi dari pihak lain. Artinya, syarat monetisasi YouTube Shorts hanya separuh cerita. Kemampuan merencanakan, mengemas, dan memproduksi konten yang menarik tetap menjadi fondasi untuk membangun audiens secara konsisten.
Pelajari juga contoh hook TikTok yang efektif yang prinsipnya berlaku lintas platform video pendek.
Ambang angka dan kebijakan monetisasi dapat berubah, tetapi keterampilan membuat konten tetap relevan di berbagai platform. Tidak ada angka atau kebijakan yang bisa menjamin monetisasi, sehingga kualitas konten menjadi salah satu faktor yang paling bisa kamu kendalikan.

Ingin kemampuan membuat kontenmu diakui secara resmi dan lebih dipercaya klien maupun perusahaan? Pertimbangkan Sertifikasi BNSP Digital Marketing dari CertiHub Belajarlagi, yang juga menguji kompetensi dalam mempersiapkan konten digital. Pelajari selengkapnya di CertiHub Belajarlagi.





