Kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi menjadi kompetensi penting bagi generasi muda yang akan menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, pengembangan kapasitas mahasiswa tidak cukup hanya melalui pembelajaran akademik, tetapi juga perlu didukung pengalaman yang mendorong mereka berpikir kritis, bekerja sama, dan mengambil inisiatif.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Bank Indonesia Institute bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) dan Belajarlagi menyelenggarakan Leadership Camp GenBI 2026. Program bertema Be a Future Leader ini diikuti oleh 308 mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) dari wilayah Jawa.
Melalui program intensif selama 2,5 hari di Yogyakarta, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang menggabungkan pengembangan soft skill, literasi kebanksentralan, kolaborasi, dan praktik langsung. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Leadership Camp GenBI Menggabungkan Materi dan Praktik
Leadership Camp GenBI 2026 diselenggarakan pada 29 September hingga 1 Oktober 2026 secara luring di Yogyakarta. Selama program berlangsung, peserta tidak hanya memperoleh materi kepemimpinan, tetapi juga mengikuti aktivitas yang mendorong interaksi, diskusi, dan kerja sama antarmahasiswa.
Pendekatan pembelajaran ini memberikan ruang bagi peserta untuk memahami konsep sekaligus mengeksplorasi penerapannya dalam berbagai situasi. Pengalaman belajar secara langsung juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai komisariat untuk bertukar perspektif dan membangun solidaritas.
Program ini berfokus pada pengembangan sejumlah kompetensi, termasuk kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, solidaritas, dan kemampuan menerjemahkan pengetahuan menjadi tindakan nyata. Selain itu, peserta didorong untuk memperkuat literasi kebanksentralan agar lebih memahami tugas, peran, fungsi, serta kebijakan Bank Indonesia.
Kombinasi kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di lingkungan profesional maupun masyarakat. Melalui aktivitas yang beragam, peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan menyampaikan gagasan secara efektif.
Enam Pilar Pembelajaran untuk Mengembangkan Kepemimpinan

Leadership Camp GenBI 2026 menggunakan enam pilar pembelajaran, yaitu Inspire, Learn, Experience, Collaborate, Create, dan Act. Kerangka ini menghubungkan pengembangan wawasan dengan pengalaman praktis, kolaborasi, serta dorongan untuk menghasilkan karya dan mengambil tindakan.
1. Inspire untuk Menumbuhkan Visi Kepemimpinan
Pilar Inspire mendorong peserta membangun motivasi dan visi sebagai calon pemimpin masa depan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mempersiapkan Indonesia menuju 2045.
2. Learn untuk Memperkuat Literasi Kebanksentralan
Pada pilar Learn, peserta didorong memperluas pemahaman mengenai kebijakan dan peran Bank Indonesia. Pembelajaran juga dikaitkan dengan pembuatan artikel dan konten digital sebagai sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melatih kemampuan memahami materi sekaligus mengomunikasikan informasi secara lebih mudah dipahami.
3. Experience untuk Belajar melalui Simulasi
Pilar Experience memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar melalui simulasi pengelolaan sumber daya. Aktivitas ini dirancang untuk mendorong pemahaman mengenai pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya, dan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Melalui pengalaman langsung, peserta dapat mengeksplorasi penerapan konsep dalam situasi yang lebih praktis.
4. Collaborate untuk Memperkuat Solidaritas
Kepemimpinan juga membutuhkan kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Pilar Collaborate menekankan pentingnya kolaborasi dan solidaritas lintas komisariat GenBI.
Salah satu aktivitas yang mendukung tujuan tersebut adalah Collaboration Night, yang menjadi ruang bagi peserta untuk berinteraksi dan membangun hubungan dengan mahasiswa dari berbagai daerah.
5. Create untuk Mengasah Kreativitas dan Komunikasi
Pada pilar Create, peserta didorong menghasilkan karya yang berkaitan dengan kebijakan Bank Indonesia. Bentuk tugasnya meliputi artikel populer sepanjang 500 kata atau konten talking head berdurasi 60 detik.
Aktivitas ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengolah informasi menjadi konten yang ringkas, komunikatif, dan relevan bagi audiens. Selain kreativitas, proses tersebut juga berkaitan dengan kemampuan menyusun pesan dan menyampaikan gagasan secara efektif.
6. Act untuk Mendorong Kontribusi Nyata
Pilar Act mengajak peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan mengedukasi masyarakat mengenai kebijakan Bank Indonesia melalui tulisan atau konten digital.
Pilar ini menempatkan pembelajaran sebagai langkah awal untuk berkontribusi. Peserta tidak hanya diharapkan memahami materi, tetapi juga mampu membagikan informasi yang relevan kepada masyarakat melalui media yang sesuai.
Melalui enam pilar tersebut, Leadership Camp GenBI 2026 menggabungkan pengembangan wawasan, pengalaman praktis, kolaborasi, dan produksi karya. Pendekatan ini memberikan kerangka pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan kompetensi kepemimpinan sekaligus literasi kebanksentralan mahasiswa.
Mengembangkan Program Pelatihan Sesuai Kebutuhan Institusi
Leadership Camp GenBI 2026 menunjukkan bagaimana program pengembangan kompetensi dapat disusun dengan menggabungkan tujuan pembelajaran, aktivitas praktis, dan kolaborasi antarpeserta. Pendekatan ini dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi institusi yang ingin menghadirkan pelatihan dengan materi dan metode yang sesuai dengan karakteristik peserta.
Belajarlagi telah bermitra dengan lebih dari 10 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) serta berbagai institusi lainnya dalam menghadirkan program pelatihan dan pengembangan kompetensi.
Melalui Belajarlagi Corporate Training, perusahaan dan institusi dapat mendiskusikan kebutuhan pengembangan SDM, mulai dari kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, hingga kompetensi profesional lainnya. Program dapat dirancang sesuai tujuan organisasi, karakteristik peserta, dan kompetensi yang ingin dikembangkan.

Jika institusi Anda sedang merencanakan program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas tim, kunjungi Belajarlagi Corporate Training untuk mendiskusikan kebutuhan dan pendekatan pembelajaran yang sesuai.



