Yuk, Intip Teori Kebiasaan Mempertimbangkan Hal untuk Beli Produk oleh Konsumen!

2 mins
Ads
Content
Copywriting
Creative
Marketing Theory
Sales

Hai, Teman Belajar! Sebagai konsumen, kita tak jarang mempertimbangkan berbagai hal dalam membeli sebuah produk, bukan? Ternyata, hal itu ada teorinya loh, Teman Belajar. Teori itu disebut dengan consumer choice behavior atau teori kebiasaan konsumen dalam memilih sebuah produk. Secara teori, ada lima hal penting yang bisa kita pelajari dalam mengetahui kebiasaan konsumen dalam membeli. Apa saja lima hal tersebut? Yuk, kita bahas!

Pertama adalah Functional Value. Dalam membeli produk, seseorang biasanya mempertimbangkannya dengan melihat dari fungsional sebuah produk tersebut. Dia biasanya akan melihat lebih jauh tentang fungsinya, apakah produk itu bisa bermanfaat buat kehidupannya. 

Contohnya adalah saat kita membeli barang mewah seperti mobil atau motor. Kita pasti bakal pertimbangin fitur yang menguntungkan dan berguna secara fungsional di kehidupan sehari-hari kita.

Teori kedua adalah Social Value. Teori ini adalah tentang seseorang yang membeli sesuatu karena faktor sosial. Misalnya circle sosial di kehidupan, demografi, atau budaya. Seseorang akan membeli sebuah produk saat teman-teman atau orang terdekat satu lingkarannya membeli sesuatu. Bisa dikatakan, dia membeli karena ikut-ikutan orang-orang di sekitarnya karena terpengaruh dari mereka. 

Teori ketiga adalah Emotional Value. Kebiasaan membeli produk ini terjadi ketika kita membeli produk karena perasaan takut tidak diakui ketika beli produk tersebut. Bisa dikatakan, ini terkait dengan perasaan takut ketinggalan trend atau Fear of Missing Out (FOMO). Ternyata, FOMO memiliki pengaruh yang besar banget dalam pengambilan keputusan untuk membeli sebuah produk lho, Teman Belajar. Ini disebabkan motivasi membeli hanya karena ingin ikutan trend yang lagi booming.

Keempat adalah Epistemic Value. Siapa nih yang biasanya beli barang hanya gara-gara penasaran pengen coba produknya saja? Kalau kamu mengalaminya, kamu merupakan salah satu konsumen yang termasuk ke dalam teori keempat ini. Kondisi ini akan memberikan kepuasan diri dari rasa keingintahuan akan sebuah barang atau produk yang telah dibeli.

Teori terakhir adalah Conditional Value. Ini terjadi ketika kita membeli sebuah barang atau produk karena ada suatu kondisi tertentu yg mendorong kita membeli barang tersebut. Misalnya, pas Ramadhan kita membeli kurma buat buka puasa atau beli baju lebaran buat lebaran.

Nah, itu tadi adalah teori-teori tentang kebiasaan konsumen dalam membeli sebuah produk atau barang. Semua teori tersebut sangat relate dengan kebiasaan sehari-hari kita ya! Dari kelima pertimbangan tadi, mana yang lebih sering dialami oleh Teman Belajar, nih?

Masih banyak teori-teori Digital Marketing yang bisa kita pelajari lagi lho, Teman Belajar. Semua hal tentang Digital Marketing bisa kamu lihat di website Belajarlagi.id. Eits, masih kurang? Kamu bisa ikutan kelas Fullstack Digital Marketing di Cohort berikutnya. Untuk info lebih lanjut, kamu bisa pantengin laman Twitter @belajarlagiHQ. Sampai jumpa, Teman Belajar!