Rahasia Walt Disney Sukses Bangun Rumah Produksi Disney Melalui Disneyland

2 mins read
Creative
Marketing Theory

Teman Belajar, pasti tidak asing kan dengan Disney? Walt Disney, pencipta karakter-karakter kartun Disney, sukses membangun sebuah studio produksi film Disney. 

Tapi uniknya, pada 1954 lalu, Walt malah membeli tanah seluas 160 hektar dan membangun sebuah area wahana bermain bernama Disneyland di California. Jadi, sembari membesarkan rumah produksinya, Walt juga mengelola bisnis lain Disneyland.

Langkah besar itu membuat Disney menjadi lebih sukses, lho Teman Belajar! Mereka jadi memiliki customer experience yang lebih baik. Nggak heran, Disney menjadi salah satu perusahaan terbaik di dunia saat ini. 

Saat membangun Disneyland, Walt Disney punya tim bernama "imagineers". Tim ini membuat buku tentang bagaimana mereka sukses membangun Disneyland. Dalam buku itu, mereka menyebut menggunakan prinsip psikologis manusia sebagai rahasianya. Lalu apakah itu saja? Berikut beberapa rangkuman dari buku itu. 

1. Paham kondisi audiens

Kebanyakan playground dibuat untuk anak-anak. Dari sinilah mereka coba membuat Disneyland playground yang ramah keluarga. 

Ide yang relate dengan kondisi konsumen mereka ini membuat kita mudah mengingat Disneyland. Ini adalah bentuk dari The self-reference effect.

2. Recency bias

Disney menyuruh timnya untuk sering berkunjung ke Disneyland. Namun hal itu bukan tanpa sebab. 

Hal itu ditujukan agar mereka tahu apa yang harus terus diinovasi. Inovasi produk penting karena kita punya efek psikologis recency bias. Efek psikologis tersebut terjadi  saat pikiran kita cenderung mudah mengingat sesuatu hal yg fresh atau baru saja terjadi.

3. Narrative bias

Narrative bias adalah bagaimana kita bisa lebih memahami suatu hal lewat sebuah cerita dan melibatkan sisi emosional kita. Ini kenapa Diisneyland dibuat dengan bentuk yang nyaris nyata seperti film yang mereka buat, sehingga seolah kita masuk ke dunia film tersebut.

Nah itu tadi insight Digital Marketing soal Disneyland. Ikuti terus artikel-artikel di website belajarlagi.id. dan Twitter @BelajaralagiHQ ya, Teman Belajar!

Daaann, kalau kamu masih ingin memperdalam ilmu Digital Marketing, kamu bisa daftar di kelas-kelas Digital Marketing yang tersedia di BelajarlagiHQ! Sampai bertemu di kelas!