Innilo dan Strategi ATM Wings Group Jadi Market Follower

Sales
Marketing Theory

Innilo Wings Milo tengah menjadi perbincangan di media sosial setelah Wings Food meluncurkan Innilo, minuman susu dan cokelat malt yang disebut memiliki kemiripan dengan Milo. Pertanyaannya, “Apa strategi Wings Group membuat produk seperti Innilo yang mirip dengan Milo?” Innilo sendiri hadir dalam kemasan saset yang dibanderol dengan harga terjangkau serta menyasar distribusi general trade.

Kemunculan Innilo bukan strategi marketing baru bagi Wings. Selama bertahun-tahun, Wings sudah dikenal sebagai market follower yang secara konsisten “menempel” produk-produk besar dari kompetitor seperti Unilever dan Indofood.

Pola tersebut biasa kita kenal juga dengan strategi Amati-Tiru-Modifikasi (ATM) Wings Group. Lantas, bagaimana strategi market follower ini bisa menjadi model bisnis yang menguntungkan? Tim Belajarlagi akan membedah tiga strategi Wings Group lewat artikel ini!

Innilo, Produk Terbaru yang Mengikuti Jejak Milo

Pola market follower Wings kembali terlihat lewat kehadiran Innilo yang diluncurkan pada September 2026. Innilo masuk ke kategori minuman cokelat malt yang mirip dengan kompetitor pendahulunya, yaitu Milo.

Kemiripan Innilo dan Milo bisa langsung terlihat dari sisi visual. Keduanya menggunakan warna hijau sebagai warna dominan pada kemasan, lengkap dengan copy yang menonjolkan kandungan vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya. Dari sisi positioning, Innilo juga masuk ke kategori yang sudah familiar bagi konsumen Milo, tetapi menawarkan alternatif dengan harga yang lebih terjangkau.

Sebelum Innilo, Wings juga memasuki kategori yang sudah dikuasai pemain besar dengan menawarkan produk alternatif. Contoh klasiknya adalah Mie Sedaap, yang masuk ke pasar mi instan ketika Indomie sudah menjadi pemain utama. Strategi serupa juga dapat ditemukan di sejumlah kategori FMCG lain yang mempertemukan produk Wings dengan merek besar dari kompetitor seperti Unilever dan Indofood.

3 Strategi ATM Wings Group di Balik Peluncuran Innilo

Di balik peluncuran Innilo, ada tiga strategi ATM yang dilakukan oleh Wings Group, yaitu:

1. Inovasi “Analyzer” (Menganalisis Sebelum Membuat)

Sebagai market follower, Wings hanya perlu menjadi analyzer sehingga tidak harus memulai riset dari nol. Perusahaan dapat menganalisis produk kompetitor yang sudah berhasil di pasaran, kemudian mengadaptasi elemen yang dianggap berhasil sekaligus menambahkan hal yang belum dimiliki kompetitor. Innilo menjadi contoh pendekatan yang masuk ke pasar minuman cokelat malt saset yang sudah dikuasai Milo.

Strategi ini dapat menekan biaya dan risiko kegagalan R&D karena Wings masuk ke kategori dengan permintaan yang sudah terbukti, bukan menciptakan produk baru dari awal.

2. Menyasar Segmen Low-End yang Kurang Terlayani

Wings menemukan celah bahwa sebagian konsumen membutuhkan produk serupa, tetapi dengan harga yang lebih rendah. Strategi ini terlihat pada Innilo yang hadir sebagai alternatif Milo dengan harga lebih murah.

Pendekatan ini relevan dengan masyarakat Indonesia yang cukup sensitif terhadap harga tinggi. Meski margin per unit bisa lebih kecil, segmen harga terjangkau dapat menawarkan potensi volume konsumen yang lebih besar.

3. Fokus Sales, Bukan Branding

Innilo memanfaatkan kekuatan Wings di sisi sales dan distribusi yang sudah luas. Fokusnya bukan hanya membangun brand awareness, melainkan juga memastikan produk tersedia di banyak titik penjualan.

Bagi Wings, pendekatan ini memungkinkan Innilo menang dalam persaingan harga, ketersediaan, dan efisiensi distribusi tanpa harus mengeluarkan sumber daya sebesar kompetitor.

Kenapa Strategi Ini Bisa Bertahan Puluhan Tahun?

Meski dianggap hanya melakukan ATM, sebenarnya Wings sudah kuat di jaringan distribusi yang luas. Produk Wings bisa ditemukan dengan mudah, mulai dari supermarket besar hingga warung kecil di berbagai daerah, sehingga produk baru seperti Innilo bisa langsung menjangkau konsumen secara cepat.

Bagi yang menerapkan strategi ATM, distribusi yang inklusif menjadi aset yang sangat berharga. Jaringan yang sudah terbangun selama puluhan tahun akan sulit ditiru kompetitor dalam waktu singkat.

Apa yang Bisa Dipelajari Bisnis Lain dari Strategi Wings?

Strategi Wings membuktikan bahwa bisnis tidak harus selalu menjadi first mover untuk bisa memenangkan pasar. Bagi UMKM yang belum memiliki modal besar untuk melakukan riset dan inovasi, menjadi market follower bisa menjadi solusi selama dilakukan dengan cara yang tepat.

Beberapa pelajaran yang bisa diterapkan adalah:

  1. Jadi follower bukan berarti gagal berinovasi. Menganalisis kompetitor secara sistematis bisa menjadi strategi R&D yang efisien, mulai dari melihat produk yang laku, target market, hingga hal yang masih bisa diperbaiki.
  2. Cari segmen yang terlewat dari market leader. Produk besar tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan seluruh konsumen, sehingga celah seperti harga, fitur, dan layanan dapat dimanfaatkan sebagai peluang.
  3. Kenali di mana bisnis bisa menang dan fokus di sana. Tidak semua bisnis harus bersaing melalui branding karena keunggulan juga bisa dibangun melalui distribusi, harga, efisiensi operasional, pelayanan, atau kedekatan dengan segmen tertentu.

Memahami positioning dan segmentasi pasar sangat penting dalam dunia bisnis. Di digital marketing, dua hal ini dapat dijadikan panduan untuk memahami kompetitor, menemukan celah pasar, dan menentukan posisi yang tepat sebelum merancang strategi pemasaran.

Corporate Training Belajarlagi

Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan tim dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah, Corporate Training Belajarlagi dapat menjadi pilihan untuk mengembangkan kompetensi digital marketing, brand strategy, dan analisis pasar secara lebih terstruktur. Hubungi Corporate Training Belajarlagi untuk pelatihan perusahaan Anda!

Referensi

‍

Temukan Hal Menarik dan Asyik Lainnya

Yuk, Langganan Newsletter Kami

Topik apa yang paling menarik untuk anda?
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Cookie Consent

By clicking “Accept”, you agree to the storing of cookies on your device to enhance site navigation, analyze site usage, and assist in our marketing efforts. View our Privacy Policy for more information.

Cookie preferences