Iklan Apple Watch Ini Nakutin, Kira-kira Kenapa ya?

Teman Belajar, ngerasa serem nggak sih ketika kita menonton salah satu iklan produk Apple Watch ini?

Pada iklan tersebut, videonya hanya menggambarkan pemandangan-pemandangan alam seperti lautan dalam atau padang pasir yang luas. Tapi yang bikin seram adalah iringan audionya yang berisikan rekaman-rekaman keadaan emergency kepada 911 yang membuat kita ikutan panik. 

Namun, di tengah-tengah video, seorang pelapor keadaan darurat mengatakan dia tak memiliki ponsel. Dia menggunakan Apple Watch untuk menelepon polisi. Nah! Ini dia strategi marketing-nya, Teman Belajar!

Di video ini, Apple mencoba menerapkan "twisting the knife strategy" melalui fear marketing. Jadi nggak heran ya, kita bisa ikutan takut atau panik saat menonton video iklan tersebut. 

Tapi apa dan bagaimana sebenarnya strategi itu? Yuk, kita bahas!

Twisting the knife adalah strategi kiasan yang berusaha meyakinkan konsumen dengan kesan sedikit "mengancam". Kesan yang ditimbulkan pun bisa seperti ini: "kalau kamu tidak beli produk ini, maka kamu akan rugi."

Di video ini Apple berusaha memberikan kesan FOMO (Fear of Missing Out) pada konsumennya. Tujuannya, agar audiens ketakutan dan segera membeli Apple Watch.

Strategi ini sebenarnya sudah umum digunakan. Namun demikian, semakin lama strategi ini dinilai semakin kurang efektif seiring dengan product knowledge konsumen yang meningkat.

Apalagi Apple adalah brand gadget ternama dan eksklusif. Bisa dikatakan, audiens atau konsumen produk Apple akan riset terlebih dahulu tentang keunggulan produk sebelum membelinya.

Tapi, Apple sebagai top brand tentunya telah memikirkan strategi ini dibuat untuk target marketnya. Bisa dikatakan, video ini ditujukan untuk target market yang masih belum aware dengan produk Apple.

Nah, Teman Belajar. Itu tadi ulasan singkat tentang strategi yang cukup mendebarkan yang dilakukan oleh Apple. Kalau kamu masih penasaran dengan ulasan lain tentang studi kasus marketing, kamu bisa loh kulik artikel-artikel lainnya di website belajarlagi.id dan twitter @belajarlagiHQ!

Masih ingin memperdalam ilmu digital marketing? Yuk segera daftarkan diri kamu di kelas umum dan kelas spesialisasi digital marketing di BelajalagiHQ. Sampai jumpa di kelas!