Penyelenggaraan Jakarta Fahsion Week (JFW) 2026 mendadak jadi bahasan warganet setelah Erspo ikut serta berpartisipasi di dalamnya. Bukan karena prestasi, melainkan karena brand lokal yang satu ini menggandeng salah satu muse yang lagi punya citra negatif di kalangan warganet Indonesia.
Karena warganet sedang menggaungkan cancel culture untuk muse tersebut, Erspo pun jadi ikut kena getahnya. Mereka ikut dihujat karena dianggap kurang bijak dalam memilih muse.
Di sisi lain, kompetitor Erspo yaitu Mills langsung ambil celah dengan menggaet tiga influencer yang salah satunya pernah “berseteru” sama muse Erspo tersebut. Langkah Mills dalam memanfaatkan momen ini terbukti berhasil menaikkan talkability dan brand image mereka.
Cara Mills Ambil Hati Netizen dengan Moment Based Marketing
Melanjutkan penjelasan sebelumnya, karena dinilai salah pilih muse, Erspo beneran di hujat oleh banyak netizen.
Masalah ini semakin diperkeruh dengan blunder salah satu host live Erspo yang pernah berucap kalau cacian netizen tidak akan mematikan rezeki mereka. Pernyataan yang arogan ini jelas semakin membuat netizen naik pitam.
Menariknya di tengah kontroversi Erspo ini, Mills sebagai direct competitor langsung mengambil alih momentum dengan mengunggah foto tiga influencer popular Indonesia yang sedang memakai jersey mereka.
Tanpa runway, tanpa event besar, mereka hanya menggaet sosok yang bisa menarik perhatian netizen. Apalagi salah satu dari mereka bisa dibilang pernah berseteru dengan muse Erspo yang lagi dihujat netizen tadi.
Di sini Mills disebut sedang melakukan strategi moment-based marketing atau memanfaatkan isu atau percakapan sosial yang sedang tren untuk meningkatkan relevansi merek.
Mills bisa dengan mudah mendapatkan media exposure tanpa harus membuat kampanye mahal, tetapi tetap menunjukkan kalau mereka peka dengan dinamika sosial.
Efeknya jelas, banyak orang yang kemudian langsung membicarakan Mills dalam konteks positif. Tidak sedikit juga yang membandingkan kualitas produk Mills dan Erspo. Jadi Mills ikut tergambar sebagai brand yang relevan, inklusif, dan modern.
Memanfaatkan Momentum Viral dengan Strategi Tepat
Memanfaatkan momentum yang sedang ramai memang bisa membantu perusahaan mendapatkan perhatian lebih besar. Namun, supaya hasilnya positif untuk perkembangan perusahaan, maka perlu menerapkan strategi tepat dalam mengeksekusinya.
Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan tim yang mampu membaca tren, memahami perilaku audiens, hingga menerjemahkan insight menjadi kampanye yang relevan dan berdampak bagi bisnis.
Belajarlagi Agency membantu perusahaan merancang strategi digital marketing yang lebih terukur, mulai dari social media management, content marketing, hingga paid ads. Dengan pendekatan berbasis data dan kreativitas, setiap kampanye dirancang untuk tidak hanya meningkatkan awareness, tetapi juga menghasilkan pertumbuhan bisnis yang nyata.
Ingin membangun strategi marketing yang lebih relevan dan efektif untuk perusahaan? Konsultasikan kebutuhan bisnismu bersama tim Belajarlagi Agency.
