Bikin Copywriting yang Menarik, Bisa Nggak sih?

3 mins read
Copywriting
Ads
Marketing Theory

Teman Belajar, apakah kalian pernah merasa kesengsem atau jatuh cinta dengan sebuah iklan karena copywriting-nya yang sederhana namun elegan? Minjar pernah nih. Jatuh cinta dengan iklan-iklannya produk Apple. :")

Apple sering sekali membuat copywriting yang sederhana. Tapi, umm, gimana ya. Pesan-pesan yang disampaikan itu dapet dan kena, gitu. 

Yuk, kita kulik, sebenarnya bagaimana sih cara membuat copywriting yang menarik, seperti Apple?

1- Kenali Audiens

Hal dasar dalam menulis copywriting adalah tahu siapa segmentasi audiens yang akan membaca tulisan kita. Kalau kita telah mengetahui siapa audiens kita, kita bisa tentukan gaya bahasa yang bagaimana yang cocok untuk dibaca dan masuk ke audiens kita. Tentunya, copywriting harus relevan dengan kata-kata yang biasa didengar oleh audiens.

2-  What is Your Goals?

Selain mengenali audiens, kamu juga harus tahu setting goals apa yang ingin dicapai dari copywriting tersebut. Sederhananya, apa sih yang ingin kamu capai pada iklan tersebut? Tujuan ini bisa diidentifikasi lewat marketing funnel yang sesuai dengan yang kamu inginkan.

3- Gunakan konsep AIDA

Salah satu konsep penulisan di dunia marketing adalah konsep AIDA. Dengan menggunakan konsep ini untuk copywriting kamu, kamu bisa meningkatkan konversi sampai 8,1 persen, loh.

Lalu, bagaimana menerapkan AIDA dalam copywriting? Pertama-tama, kita harus memahami terlebih dahulu apa itu konsep AIDA. 

AIDA ini terdiri atas Attention, yang berarti kalimat yang kita buat bisa menarik perhatian dan  Interest yang artinya kalimat yang akan kita buat harus membuat audiens tertarik dengan produk kita. 

Lalu, Desire yang artinya kalimat kita harus mendorong orang untuk mulai cari tahu. Terakhir, kalimat penutup kita harus bersifat Action, artinya mendorong orang untuk berbuat sesuatu atau beraksi sesuatu yaitu membeli produk kita. 

https://t.co/ioPaaBDcdH

4- Menggunakan kata-kata "magic"

Dalam membuat copywriting, kamu bisa menggunakan kata-kata “magic” berikut ini loh, Teman Belajar. Beberapa kata itu adalah Gratis!, Beli sekarang!, Persediaan terbatas!, dan kata-kata sejenisnya. Kata-kata ini bisa digunakan untuk lebih mengajak audiens menggunakan produk yang ditawarkan. 

Gimana, Teman Belajar? Mudah kan teorinya? Kamu bisa banget loh menerapkan teori ini secara sederhana saat mempromosikan produk kamu. Kalau masih kurang, tenaaang. Nantikan ulasan tentang copywriting bagian kedua, yang bisa kamu pantengin di website belajarlagi.id.

Kalau Teman Belajar ingin memperdalam lebih lanjut tentang ilmu-ilmu digital marketing, yuk daftarkan diri kamu di kelas-kelas digital marketing yang tersedia di BelajarlagiHQ! Sampai bertemu di kelas, Teman Belajar!