Tahun 2025 American Eagle sempat kesandung masalah cuma gara-gara plesetin satu kata aja.
Yap, brand jeans dari Amerika Serikat ini pernah viral karena kampanyenya bersama Sydney Sweeney dianggap rasis dan tone deaf.
Rasisme di Amerika Serikat sendiri jadi masalah besar yang jadi concern masyarakat sana. Makannya begitu ada blunder semacam ini, tagline boikot American Eagle pun menggema.
Di sisi lain, tahu kompetitornya sedang ada masalah, GAP langsung sigap ambil momentum cerdas dengan bikin strategic contrast marketing bersama global girl group KATSEYE.
Hasilnya mereka dapat simpati dari masyarakat luas, lho!
Nah, supaya lebih paham tentang masalah American Eagle dan strategi yang diterapkan GAP, silakan baca rangkuman dari tim Belajarlagi berikut ini, ya!
Kronologi Kontroversial Marketing American Eagle.
Seperti yang udah tim Belajarlagi spill di awal, kontroversi ini berawal dari copy iklan yang diplesetin pada Juli 2025 lalu.
Copy iklan American Eagle bareng Sydney Sweeney pakai tagline “Sydney Sweeney Has Great Jeans”. Nah sebenarnya di teaser videonya sendiri ada kata “genes” atau gen yang dicoret lalu diganti menjadi jeans.
Di salah satu video, Sweeney bilang:
“Genes are passed down from parents to offspring, often determining traits like hair colour, personality, and even eye colour… My jeans are blue.”
Dari kampanye permainan kata itu banyak kritikan yang muncul, karena:
- Konteks rasis atau eugenika yang memunculkan echo narasi putih (kulit Sweeney) dan biru (mata Sweeney) yang relate dengan teori ras superioritas.
- Standar kecantikan Barat dan eksklusivitas.
- Tone deaf dalam komunikasi simbol dan bahasa, istilah “great genes” punya konotasi historis yang sensitif.
Iklan American Eagle bareng Sweeney ini viral jadi obrolan di media sosial secara global, gak cuma Amerika Serikat aja.
Impresinya sampai 4 miliar dalam 7 hari dan brand awareness mereka meningkat sampai brand valuasinya naik 200 juta USD.
Tapi sayangnya trafik toko fisik mereka turun sekitar 9% YoY di minggu pertama setelah kampanye mulai.
GAP X KATSEYE yang Lebih Inklusif

Sekitar 3 minggu setelah iklan American Eagle dan Sweeney ramai dibahas di mana-mana, GAP, salah satu brand busana dari Amerika Serikat yang juga punya produk jeans bikin kampanye bersama KATSEYE.
FYI, KATSEYE adalah global girl group dari HYBE X Geffen yang semua membernya berasal dari berbagai negara alias multinasional. Ada yang dari Amerika, Swiss, Filipina, dan Korea.
Banyak narasi yang muncul kalau iklan GAP X KATSEYE ini seolah-olah merespon secara halus kampanye American Eagle X Sydney Sweeney yang dianggap lebih eksklusif.
Kalau tim Belajarlagi lebih memandang cara GAP merespon kontroversi American Eagle dengan strategi contrast marketing.
GAP gak secara gamblang menyerang atau menyindir American Eagle, tetapi menciptakan pesan brand yang kontras.
GAP mau menunjukkan ke semua orang kalau positioning denim mereka adalah simbol global unity and expression, bukan simbol untuk mengagungkan kalangan atau ras tertentu.
Dengan kata lain, GAP memanfaatkan momentum ketika American Eagle diserang karena dianggap rasis, lalu mereka menampilkan kebalikannya dengan bekerja sama bareng public figure yang dianggap sesuai nilai GAP: muda, beragan, dan jadi cermin inklusivitas budaya global.
Hasilnya sesuai dugaan, iklan GAP gak kalah viral plus diomongin di mana-mana.
Dalam 3 hari pertama, video iklan GAP dapat sekitar 20 juta views. Total views (video atau konten terkait) sekitar 400 juta di semua platform.
Ini jadi postingan Instagram dan TikTok paling banyak disukai dan dibagikan dalam sejarah GAP sampai saat ini dengan earned media value kurang lebih 1,7 juta USD.
Kampanye GAP X KATSEYE bikin kunjungan ke toko fisik naik sekitar +2,8% dan +8,5% setelah peluncuran kampanye. Serta hoodie GAP X KATSEYE sold out cepat.
Yang gak kalah penting, obrolan di media sosial tentang GAP didominasi komentar positif dan berhasil dipandang sebagai brand yang inklusif.
Bijak Memilih Strategi Marketing untuk Kesuksesan Kampanye Perusahaan
Dari masalah American Eagle kita bisa belajar kalau perusahaan perlu lebih bijak dalam menentukan pendekatan marketing yang digunakan.
Bekerja sama dengan tim profesional dapat membantu bisnis merancang strategi yang relevan, terukur, dan selaras dengan tujuan brand.
Melalui layanan digital marketing dari Belajarlagi Agency, setiap kampanye dirancang secara strategis oleh para ahli agar brand tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata bagi pertumbuhan bisnis.
Hubungi Belajarlagi Agency untuk konsultasi sekarang!
