Cara Singkat Memperbaiki CDI Motor yang Rusak Atau Mati

shares |

Masih banyak pengendara yang belum tau bahwa CDI ialah salah satu komponen yang sangat penting bagi sepeda motor. Adanya CDI akan mensugesti kinerja dari sepeda motor. Tanpa adanya CDI , pengapian motor tidak mampu terjadi , artinya kita tidak mampu menghidupkan motor. CDI ini memiliki fungsi yang sangat vital , makanya kita harus selalu memeriksa komponen CDI untuk menjaga performa motor. 

Cara Singkat Memperbaiki CDI Motor yang Rusak Atau Mati- Lantas , bagaimanakah cara untuk mengetes dan memperbaiki komponen CDI yang rusak atau tidak berfungsi? Perhatikan penjelasan di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Cara Singkat Memperbaiki CDI Motor yang Rusak Atau Mati_

Menguji Kondisi CDI Motor

Sebelum kita mengetahui cara memperbaiki komponen CDI , yang pertama kita lakukan ialah melaksanakan tes pada kondisi CDI ini. Untuk itu , kita membutuhkan sebuah alat voltmeter sebagai alat bantu. Langkah awal pengetesan kondisi CDI yaitu mengarahkan kabel hitam voltmeter pada ground dan kabel merah voltmeter pada kabel CDI yang mengarah pada coil , jangan hingga terbalik mengarahkannya. Kemudian , gunakan kick starter untuk menghantarkan energi pada CDI. Kita mampu meminta tolong sobat untuk melakukannya. Apabila voltase CDI berada diatas 200 volt , dipastikan CDI masih dalam kondisi baik. Namun apabila voltase di bawah 200 volt , CDI sudah dipastikan rusak dan kita harus memperbaikinya.

Memperbaiki CDI yang Rusak

Peralatan yang diperlukan untuk memperbaiki CDI:
  • Multimeter/volt meter
  • Obeng

Berikut cara mudah dan ampuh memperbaiki CDI motor rusak atau mati:
  1. Pastikan posisi voltmeter mampu mengukur tegangan kerja hingga dengan diatas 300 volt.
  2. Hubungkan kabel yang berwarna merah pada voltmeter kabel CDI yang menuju ke episode koil.
  3. Hubungkan kabel yang berwarna hitam pada voltmeter kebagian massa atau ground pada sepeda motor. Lebih mudahnya anda mampu hubungkan kabel berwarna hitam tersebut ke episode body sepeda motor.
  4. Langkah selanjutnya ialah dengan mencoba untuk menghidupkan sepeda motor tersebut , baik menggunakan elektrik starter maupun kick starter.
  5. Perhatikan jarum yang ditunjukkan pada voltmeter. Jika jarum yang ada di voltmeter bergerak dengan posisi jarum menunjuk kan tegangan diatas 200 volt maka mampu dikatakan bahwa ada tegangan listrik yang bekerja pada CDI tersebut , mampu disimpulkan kondisi CDI masih bagus.
  6. Berbeda saat jarum yang ada di voltmeter dalam kondisi membisu , walaupun sepeda motor dicoba untuk dihidupkan. Pada kondisi ini mampu disimpulkan kemungkinan CDI sepeda motor mengalami kerusakan.
  7. Cara di atas mampu dipastikan kebenarannya dengan catatan kondisi tegangan dan arus listrik dari spul ataupun pulser masih baik. Cara mengetahui 2 komponen tersebut masih baik ialah dengan mengukur tegangan yang keluar dari kedua komponen tersebut. Cara melaksanakan pengukurannya juga sama , yaitu menghubungkan kabel merah kebagian kabel spul yang menuju CDI dan kabel hitam dihubungkan ke bodi sepeda motor atau ground.
  8. Jika tidak ada alat ukur voltmeter , maka mampu dilakukan pengecekan CDI sepeda motor dengan langkah yang cukup sederhana , yaitu lepas kabel di CDI yang menuju ke koil. Setelah itu tempelkan ke episode bodi sepeda motor lalu coba nyalakan sepeda motor tersebut. Jika terdapat percikkan api , maka dimungkinkan CDI masih dalam kondisi yang cukup bagus.

Lantas pada episode ini kita akan membahas mengenai cara memperbaiki komponen CDI. Sewaktu menjumpai CDI dalam kondisi rusak , kita mampu membongkarnya. Ada beberapa komponen CDI yang mesti kita cek. Apabila kita sudah mengetahui kerusakannya , maka kita mampu mengganti komponen tersebut. Namun , apabila kerusakan CDI sangat parah , atau kita ingin cari aman tidak mau ambil resiko , maka di sarankan untuk mengganti komponen CDI dengan yang baru. Kita tau bahwa fungsi CDI sangat penting untuk menjaga performa sepeda motor.

Apabila CDI sepeda motor sudah mati , maka ada peluang untuk mampu diperbaiki. Namun proses perbaikan CDI sepeda motor membutuhkan keahlian dibidang elektronika. Hal tersebut disebabkan karena komponen-komponen didalam CDI sepeda motor terdiri dari pemguat pulsa/amplifier , koil , saklar tyristor , kapasitor serta generator pulsa. Anda mampu membongkar CDI dan mengecek satu demi satu komponen tersebut. Apabila anda sudah menemukan komponen yang rusak tersebut , maka silahkan anda ganti komponen tersebut. Harga dari CDI juga tidak terlalu mahal , berkisar antara Rp 100.000 hinga Rp. 200.000.

Dari beberapa poin di atas , kita mengetahui pentingnya fungsi CDI untuk menjaga performa motor kita. Tentu , untuk hasil yang maksimal dalam memperbaiki komponen CDI , sebaiknya kita menghubungi bengkel resmi atau yang berpengalaman. apabila kita tidak memiliki kepandaian yang cukup , maka sebaiknya tidak mencoba-coba. Semoga goresan pena di atas mampu menginspirasi kita sekalian.

Memperbaiki CDI merupakan suatu hal yang harus kita ketahui bersama. CDI ialah salah satu dari banyak komponen paling penting yang akan mensugesti performa sepeda motor. Semoga Cara Singkat Memperbaiki CDI Motor yang Rusak Atau Mati. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

0 Komentar:

Post a Comment